JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Legendaris Kota Semarang

by Redaksi JNEWS
10 January 2024
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Mengunjungi Lawang Sewu, yang menjadi ikon pariwisata Kota Semarang, karena keunikan dan cerita sejarah di baliknya, memberikan pengalaman tersendiri. Pengunjung seolah-olah berada di benua Eropa masa silam.

Tua, megah, tegap, indah serta eksotis, begitulah gambaran saat berkunjung ke bangunan yang letaknya tepat di jantung Kota Semarang. Lokasi Lawang Sewu cukup strategis dan mudah dijangkau, karena berada di salah satu sisi persimpangan Tugu Muda.

Gedung Lawang Sewu dibangun pada 1903 dan selesai serta diresmikan 1 Juli 1907. Bangunan berlantai 2 ini dijadikan kantor pusat Belanda kala itu yang diberi nama Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij atau dikenal NIS.

Bagian depan bangunan bersejarah ini, dihiasi oleh menara kembar model gothic dan membelah menjadi dua sayap, memanjang ke belakang yang mengesankan kokoh, besar dan indah. Gedung megah bergaya art deco yang bercirikan ekslusif tersebut berkembang pada era 1850-1940 di benua Eropa kala itu.

Banyak orang menyebutnya Lawang Sewu, karena bangunan tersebut memiliki banyak pintu dan jendela. Jika diartikan pintu dalam bahasa Jawa ‘Lawang’ sedangkan ‘Sewu’ itu seribu berarti ‘Pintu seribu’.

Dari pintu utama pengunjung langsung dihadapkan sebuah tangga besar menuju lantai dua. Memang, awal yang dirasakan saat memasuki bangunan ini agak sedikit berbeda. Lorong-lorong yang minim pencahayaan membuat suasana agak sedikit mistis. Akan tetapi, semua itu disambut oleh keindahan pemandangan hiasan kaca-kaca patri yang penuh warna warni di puncak anak tangga.

Dinding dan tiang-tiang yang masih kokoh melengkapi kemegahan struktur bangunannya. Terpesona akan semua itu, pengunjung bisa melanjutkan menelusuri bagian ruangan yang lain.

Memasuki bagian atas dan berdiri di salah satu balkonnya akan terlihat kesibukan kendaraan yang lalu lalang di luar serta disuguhi pemandangan taman kota di tengah bundaran jalan yang indah dan menghijau.

Ketika kita turun dan mengelilingi bagian dasar bangunan, akan ada pintu-pintu tinggi yang berjajar di bagian sayap gedung. Adapula sebuah ruangan yang katanya berisi peninggalan jaman Belanda. Pintunya sangat kokoh dan hingga sekarang konon belum pernah dibuka.

Melihat seluruh kondisi fisik eksterior maupun interiornya, bangunan bersejarah Lawang Sewu ini tetap menyisakan keelokan arsitektur di masa lalu. Puas berkeliling di bagian dasar ruangan, kita bisa menuju ke tempat di mana terdapat penjara bawah tanah. Pengunjung bisa melihat ruangan-ruangan yang dahulunya sebagai tempat penjara dan penyiksaan tahanan.

Penjara tersebut mempunyai kedalaman 3 meter dari permukaan lantai pertama. Pengunjung jangan khawatir tersasar, karena di sini banyak pemandu yang menawarkan diri dan akan memberikan kisah tentang bagaimana dulu kejamnya tentara penjajah Belanda menyiksa para tahanan terutama tahanan dari pejuang kemerdekaan.

Dengan berkunjung ke Lawang Sewu, kita bisa berwisata sambil menyelami masa silam yang akan memberikan pengalaman tersendiri yang berkesan. *

Post Views: 39
Share192Tweet120
Next Post
mesin pemilah sampah berteknologi AI buatan para pelajar

Mesin Pemilah Sampah Berbasis AI Karya Pelajar

TERKINI

Pantai Tanjung Tinggi: Pesona Batu Granit Raksasa dan Laut Biru di Belitung

Pantai Tanjung Tinggi: Pesona Batu Granit Raksasa dan Laut Biru di Belitung

2 September 2026
Pulau Pahawang: Laut Jernih, Terumbu Karang, dan Pesona Wisata Bahari Lampung

Pulau Pahawang: Laut Jernih, Terumbu Karang, dan Pesona Wisata Bahari Lampung

2 September 2026
Kerala Backwaters: Destinasi Eksotis India dengan Jaringan Sungai dan Laguna

Kerala Backwaters: Destinasi Eksotis India dengan Jaringan Sungai dan Laguna

2 September 2026
jalur kereta bogor-sukabumi

Percepat Mobilitas Warga, Jalur Ganda Kereta Bogor-Sukabumi Sukses Diuji Coba

2 September 2026
kacab jne karawang

Kini Pimpin JNE Karawang, Iwan Ridwan: Ruang buat Tumbuh Masih Lebar

2 September 2026
Itinerary Malaysia 3 Hari 2 Malam, Cocok untuk Liburan Singkat

Itinerary Malaysia 3 Hari 2 Malam, Cocok untuk Liburan Singkat

1 September 2026

POPULER

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

Danau Sentani, dari Keindahan Alam hingga Kampung-Kampung di Atas Air

by Penulis JNEWS
12 August 2026

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

Pantai Air Manis, Pantai Legendaris yang Identik dengan Kisah Malin Kundang

by Penulis JNEWS
20 August 2026

Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

Mengenal Fika Swedia: Tradisi Minum Kopi yang Lebih dari Sekadar Coffee Break

by Penulis JNEWS
14 August 2026

Rekomendasi Kuliner Pasar Mayestik yang Wajib Dicoba

7 Rekomendasi Kuliner Pasar Mayestik yang Wajib Dicoba

by Penulis JNEWS
10 August 2026

Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

10 Ras Kucing yang Paling Banyak Dipelihara, dari Persian hingga Maine Coon

by Penulis JNEWS
6 August 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal