JNEWS – Menara Eiffel selalu identik dengan Paris, tetapi banyak orang tidak tahu bahwa bangunan setinggi itu awalnya bukan proyek besar yang direncanakan bertahun-tahun. Menara ini dibangun oleh Gustave Eiffel untuk sebuah pameran. Lucunya, banyak orang menentang ide ini pada awalnya.
Kini, sulit membayangkan Paris tanpa siluet besi raksasa itu. Di balik ketenarannya, ternyata ada banyak cerita unik yang jarang terdengar.
Fakta Unik Menara Eiffel yang Tak Banyak Orang Tahu
Artikel ini mengajak kita melihat sisi lain dari menara paling terkenal di dunia ini. Bukan hanya tentang bentuknya yang ikonik, tetapi juga hal-hal kecil yang menunjukkan betapa rumit dan menariknya proses pembangunan serta sejarahnya.
Beberapa fakta berikut ini bahkan cukup aneh, tidak banyak orang tahu. Beberapa juga mungkin agak mengejutkan, tapi semuanya membuat kita semakin menghargai karya besar yang berdiri sejak akhir abad ke-19 tersebut.

1. Izin Menara Eiffel Sebenarnya Hanya 20 tahun
Dulu menara ini cuma proyek sementara. Saat dibangun, izin berdirinya hanya untuk 20 tahun. Setelah itu rencananya dibongkar dan dilelang sebagai besi tua. Jadi, tahun 1909 seharusnya jadi akhir perjalanan menara ini.
Namun, Gustave Eiffel tidak ingin karyanya hilang begitu saja. Ia mencari cara supaya menara punya fungsi lain. Ia lalu bekerja sama dengan militer dan mencoba menjadikan menara ini sebagai alat komunikasi.
Dalam perjalanannya, menara besi ini justru ditambah ketinggiannya sekitar enam meter agar bisa dipasang antena radio. Pihak militer merasa menara ini berfungsi dengan baik dan bermanfaat, hingga akhirnya Menara Eiffel dibiarkan tetap berdiri hingga sekarang.
Baca juga: Daftar Tempat Paling Indah di Dunia, dari Alam hingga Kota Megah
2. Warga Paris Menolak Menara Eiffel
Saat menara ini dibangun, banyak warga Paris justru marah. Mereka menganggap bentuknya aneh dan merusak suasana romantis kota. Tingginya juga membuat menara terlihat dari mana-mana, dan ini makin bikin orang tidak suka.
Ironisnya, bangunan yang dulu dianggap merusak pemandangan kini malah jadi ikon kota. Bahkan sekarang ada puluhan replikanya di berbagai negara. Ujung-ujungnya, dunia yang jatuh cinta duluan, baru warga Paris menyusul kemudian.
3. Menara Eiffel Pernah Jadi Bangunan Tertinggi di Dunia
Sebelum menara ini berdiri, gelar bangunan tertinggi di dunia dipegang Washington Monument yang tingginya sekitar 169 meter. Prancis ingin memecahkan rekor itu, dan Gustave Eiffel diberi tugas besar untuk membuat sesuatu yang jauh lebih tinggi.
Hasilnya luar biasa. Menara Eiffel berdiri setinggi 300 meter saat pertama kali selesai. Setelah antena dipasang, tingginya mencapai sekitar 330 meter. Selama 41 tahun, menara ini memegang rekor bangunan tertinggi di dunia.
Rekor itu baru terlewati pada 1930 ketika Chrysler Building di New York selesai dibangun. Namun, setelah antena baru ditambahkan pada 1957, tinggi menara ini kembali melampaui Chrysler Building.
Sekarang memang banyak gedung yang lebih tinggi, tapi Eiffel tetap salah satu landmark paling dikenal di dunia.
4. Memotret Menara Eiffel dengan Lampu Menyala di Malam Hari Ternyata Ilegal
Ini salah satu fakta unik yang tidak semua orang tahu. Memotret Menara Eiffel boleh saja. Yang jadi masalah adalah foto lampu-lampunya saat menyala di malam hari.
Lampu yang membuat menara berkilau itu baru dipasang pada 1985 dan masih dilindungi hak cipta. Di Eropa, karya dilindungi sampai penciptanya meninggal plus 70 tahun. Menaranya sudah masuk domain publik, tapi instalasi lampunya belum.
Tapi santai saja. Kalau hanya foto untuk Instagram atau Facebook pribadi, hampir pasti aman. Aturan ini baru berlaku kalau fotonya dipakai untuk keperluan komersial atau dijual.
5. Ada Apartemen Rahasia di Puncak Menara
Tepat di bawah ujung menara, Gustave Eiffel membuat sebuah ruangan pribadi untuk dirinya sendiri. Ukurannya sekitar 93 meter persegi. Ruangan itu punya dapur kecil, kamar mandi, dan area untuk menerima tamu.
Banyak orang mengira Gustave tinggal di sana, tapi tidak ada kamar tidur di situ. Jadi ruangan itu lebih mirip kantor kecil tempat ia bekerja dan melakukan percobaan sains. Ia juga pernah menerima tamu penting di sana, termasuk Thomas Edison.
Apartemen itu masih ada sampai sekarang. Pengunjung tidak bisa masuk, tapi bisa melihatnya dari balik kaca. Di dalamnya ada patung lilin Gustave, putrinya Claire, dan Edison. Lucu kan?

6. Menara Eiffel Tahan Angin Kencang
Dari jauh, menara ini memang terlihat kokoh, tapi sebenarnya bisa bergoyang pelan saat angin kencang. Desain rangkanya yang menyilang membantu angin lewat tanpa menekan struktur secara langsung. Bentuk menaranya yang meruncing juga membuat angin mengalir di sekitarnya, bukan menghantam tengah-tengahnya.
Intinya, menara ini dirancang dengan perhitungan matang supaya tetap kuat meski berdiri di tempat terbuka.
7. Tinggi Menara Eiffel Bisa Berubah sesuai Cuaca
Tinggi menara bisa bertambah atau berkurang sekitar 15 cm tergantung musim. Di musim panas, besi memuai sehingga menara akan sedikit lebih tinggi. Sementara kalau dingin, besinya menyusut dan menara jadi sedikit lebih pendek.
Perubahannya kecil dan tidak terlihat langsung, tapi secara teknis memang terjadi. Menarik kan?
8. Warna Menara Eiffel Sering Diganti
Menara Eiffel selalu terlihat bersih dan terawat. Salah satu alasannya adalah pengecatan ulang yang dilakukan setiap tujuh tahun. Prosedur ini dilakukan demi menjaga keindahan dan mencegah karat.
Menara ini punya bobot sekitar 10.000 ton dan butuh 60 ton cat untuk melapisinya. Lebih unik lagi, sebagian besar prosesnya dilakukan dengan tangan. Sejak dibangun, menara sudah dicat 19 kali.
Sekarang warnanya menggunakan tiga gradasi. Paling gelap di bawah dan semakin terang ke atas, supaya menyatu dengan langit Paris. Dulu warnanya bahkan pernah merah, lalu kuning, sebelum akhirnya menjadi perunggu seperti sekarang. Pernah juga ada rumor menara akan dicat emas untuk Olimpiade 2024.
9. Menara Eiffel Dulu Punya Kantor Pos Kecil
Selain restoran dan bar, menara ini dulu juga pernah punya kantor pos di lantai satu. Ukurannya mungil, tapi benar-benar berfungsi seperti kantor pos biasa. Banyak kolektor perangko datang hanya untuk mengirim surat agar bisa mendapatkan perangko khusus bergambar Menara Eiffel. Sweet banget! Sayangnya kantor pos unik ini sudah tidak ada lagi sekarang.
10. Menara Eiffel Pernah Jadi Billboard Terbesar di Dunia
Tahun 1925, perusahaan mobil Citroën menyewa Menara Eiffel untuk iklan. Mereka memasang 125.000 lampu yang membentuk nama perusahaan di tiga sisi menara. Tulisan itu bisa terlihat dari jarak lebih dari 30 kilometer.
Sayangnya, Citroën bangkrut pada 1934. Ironisnya, salah satu penyebabnya adalah tagihan penggunaan lampu di menara tersebut yang pemakaiannya sangat besar dan tidak sanggup mereka bayar.
11. Lift Menara Eiffel Sengaja Dirusak saat Perang Dunia II
Banyak kejadian menarik di menara ini terjadi saat perang. Pada Perang Dunia I, puncak menara dipakai untuk mengacaukan sinyal radio Jerman.
Sementara itu, pada Perang Dunia II, ketika Paris jatuh ke tangan Jerman, kelompok perlawanan Prancis memutus kabel lift menara. Tujuannya, jika Hitler ingin mengibarkan bendera Nazi di puncak, maka ia harus naik 1.655 anak tangga.
Yah, Hitler memang mencoba naik pakai tangga, tapi bendera pertama terlalu besar dan tertiup angin. Mereka harus menggantinya dengan ukuran lebih kecil. Lalu, pada tahun 1944, anggota damkar Prancis memanjat menara di bawah tembakan dan mengganti bendera Nazi dengan bendera Prancis. Wah, jadi ingat peristiwa Hotel Yamato di Surabaya kan?
Lift baru diperbaiki dua tahun setelah perang berakhir.
12. Ada 72 Nama Tokoh Penting yang Terukir di Menara
Kalau melihat bagian bawah menara, ada deretan nama yang melingkari lantai pertama. Totalnya 72 nama ilmuwan, insinyur, dan ahli yang dihormati Gustave Eiffel. Nama-nama itu ditulis dengan huruf emas dan bisa dilihat dari bawah.
Eiffel ingin memberi penghargaan kepada orang-orang yang berjasa dalam dunia teknik dan ilmu pengetahuan. Nama yang dipilih pun mengikuti aturan tidak boleh lebih dari 12 huruf.
Baca juga: 10 Sungai Terbersih di Dunia, Inspirasi untuk Konservasi Lingkungan
13. Gustave Eiffel Ternyata Juga Terlibat dalam Pembangunan Patung Liberty
Sebelum membangun Menara Eiffel, Gustave Eiffel sudah membantu proyek besar lain. Ia merancang kerangka Patung Liberty bersama pemahat Frédéric Auguste Bartholdi.
Awalnya proyek itu dikerjakan oleh Eugène Viollet-le-Duc, tapi ia meninggal sebelum mulai. Gustave lalu mengambil alih dan menerapkan desain struktur yang kuat tapi tetap ringan. Teknik itu mirip dengan yang ia gunakan pada Menara Eiffel.
Semua fakta menarik di atas menunjukkan bahwa Menara Eiffel bukan hanya bangunan tinggi yang sekadar jadi latar foto para wisatawan. Di balik rangka besinya, ada sejarah panjang, eksperimen ilmiah, hingga cerita-cerita kecil yang membuatnya semakin menarik.
Menara ini membuktikan bahwa sebuah karya bisa melampaui tujuan awalnya dan bertahan jauh lebih lama dari yang dibayangkan.











