JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Traveling

Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London

by Penulis JNEWS
7 April 2026
Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Banyak orang mengira Big Ben adalah nama menara jam di London yang sangat terkenal itu. Padahal, sebenarnya, Big Ben merupakan nama lonceng besar yang berada di dalam menara jam tersebut. Lonceng inilah yang menghasilkan bunyi khas yang sering terdengar dalam siaran atau penanda waktu penting di Inggris.

Menaranya sendiri punya nama resmi Elizabeth Tower dan menjadi bagian dari kompleks Istana Westminster. Namun, kekeliruan ini sudah menjadi hal yang biasa. Ketika orang menyebut Big Ben maka kemungkinan besar yang dimaksud adalah keseluruhan bangunan menara jam, bukan hanya loncengnya saja.

Sejarah Big Ben dan Elizabeth Tower

Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London

Seperti yang disebutkan di atas, Big Ben memang berada di dalam Clock Tower, nama menara saat awal dibangun, bagian dari kompleks Istana Westminster. Menara tersebut selesai dibangun pada 1859, setelah proyek panjang yang dimulai pascakebakaran besar tahun 1834 yang menghancurkan sebagian gedung parlemen lama.

Desainnya dibuat oleh Augustus Pugin dengan gaya Victoria Gothic yang kental, terlihat dari detail ornamen dan bentuk menaranya yang ramping. Tingginya mencapai sekitar 96 meter, cukup menjadikannya salah satu penanda visual paling kuat di kawasan itu.

Soal nama “Big Ben”, ada yang mengaitkannya dengan Sir Benjamin Hall, pejabat yang mengawasi proyek tersebut. Tapi, ada juga yang menyebut nama petinju Benjamin Caunt yang populer saat itu.

Pembangunan Menara Elizabeth berlangsung dari 1843 hingga 1859, tapi sayangnya tidak berjalan mulus. Masalah biaya sempat menahan progres, ditambah beragam tantangan teknis yang tidak ringan. Lonceng utama yang beratnya sekitar 13,7 ton bahkan sempat retak saat uji coba pertama, sehingga harus diganti dan disesuaikan ulang sebelum bisa digunakan.

Setelah semua siap, lonceng akhirnya berdentang untuk pertama kalinya pada 31 Mei 1859. Sejak saat itu, bunyinya menjadi penanda waktu yang dikenal luas di London.

Ketika Perang Dunia II berlangsung, kawasan Westminster ikut terdampak serangan udara Jerman. Pada 1941, sebagian struktur di sekitar menara mengalami kerusakan akibat pengeboman. Meski begitu, mekanisme jam tetap berjalan dan loncengnya masih berbunyi. Luar biasa kan?

Dalam perjalanannya, sistem jam di menara ini juga pernah mengalami gangguan serius. Pada 1976, kerusakan mekanis membuat jam berhenti cukup lama, sekitar sembilan bulan. Peristiwa ini jadi salah satu gangguan terpanjang sejak pertama kali dioperasikan.

Beberapa dekade kemudian, proyek renovasi besar kembali dilakukan antara 2017 hingga 2021. Fokusnya bukan hanya perbaikan fungsi, tapi juga konservasi menyeluruh agar menara tetap terjaga dalam jangka panjang.

Sejak dibangun, menara jam itu memang tidak ada nama resmi. Orang hanya menyebutnya sebagai Clock Tower. Tahun 2012, nama resmi menara jam ini diubah menjadi Elizabeth Tower. Penamaan ini diberikan untuk memperingati Jubileum Berlian Ratu Elizabeth II. Meski begitu, sebutan Big Ben tetap lebih dikenal dan masih digunakan sampai sekarang, terutama untuk merujuk pada loncengnya.

Baca juga: Daftar Lengkap Tempat Wisata Terpopuler di Dunia dari Eropa hingga Oseania

Big Ben dan Elizabeth Tower Fun Facts

Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London

Meski sering dilihat sebagai satu kesatuan, menara dan lonceng di dalamnya punya banyak detail menarik yang jarang dibahas. Beberapa fakta berikut bisa membantu melihat sisi lain dari Big Ben dan Elizabeth Tower yang biasanya luput dari perhatian.

1. Mekanisme Waktu

Jam di Elizabeth Tower bekerja dengan sistem mekanis yang masih dipertahankan sejak awal. Pengaturannya tidak pakai alat elektronik, melainkan lewat pendulum besar yang sangat sensitif.

Untuk mengoreksi waktu, teknisi cukup menambahkan atau mengurangi koin penny lama di atas pendulum. Satu koin bisa mengubah laju sekitar 0,4 detik per hari.

2. Desain dan Ukuran

Struktur menara ini tidak hanya tinggi, tapi juga penuh detail yang fungsional. Di dalamnya ada 334 anak tangga yang harus dilalui untuk mencapai bagian atas, tanpa bantuan lift. Empat sisi menara masing-masing memiliki dial jam berdiameter sekitar 7 meter.

Di bagian puncak, terdapat Ayrton Light yang menyala saat Parlemen Inggris sedang bersidang di malam hari. Menara ini juga memiliki ruang kecil yang pernah dipakai sebagai penjara untuk anggota parlemen yang melanggar aturan.

3. Lonceng dan Retakan

Lonceng utama yang dikenal sebagai Big Ben memiliki berat sekitar 13,5 ton dan menjadi pusat dari seluruh sistem ini. Dentangnya terdengar setiap jam.

Tidak lama setelah dipasang pada 1859, lonceng ini mengalami retak akibat uji coba yang terlalu keras. Retakan tersebut tidak diperbaiki, hanya disesuaikan penggunaannya. Hasilnya, suara yang dihasilkan jadi sedikit berbeda dan malah menjadi ciri khas.

Sampai sekarang, retakan itu masih ada dan tidak dianggap sebagai kerusakan yang harus dihilangkan. Suara khas inilah yang membuatnya mudah dikenali bahkan tanpa melihat menaranya.

4. Kondisi Saat Ini

Secara struktur, menara ini masih berdiri kokoh meski usianya sudah lebih dari satu abad. Ada sedikit kemiringan yang terjadi, terutama dipengaruhi oleh pembangunan jalur kereta bawah tanah di sekitarnya. Kemiringannya tidak ekstrem dan masih dalam batas aman menurut pengawasan teknik.

Perubahan ini dipantau secara berkala untuk memastikan tidak berkembang menjadi masalah serius. Selain itu, perawatan rutin juga terus dilakukan untuk menjaga kondisi bangunan dan mekanisme di dalamnya. Jadi meskipun ada perubahan kecil, fungsinya tetap berjalan normal.

5. Akses Pengunjung

Big Ben termasuk salah satu destinasi paling populer di London. Dikutip dari situs Visit London, pengunjung bisa masuk ke dalam menara ini melalui tur berpemandu berdurasi sekitar 90 menit.

Selama tur, peserta akan menaiki 334 anak tangga hingga mencapai ruang mekanisme jam, melihat bagian belakang empat dial jam, lalu naik ke Belfry, tempat lonceng ikonik itu berada. Pemesanan tur dilakukan melalui situs resmi Parlemen Inggris dan biasanya perlu dijadwalkan karena kuotanya terbatas.

Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti tur ke gedung Parlemen Inggris yang letaknya tepat di sebelah Elizabeth Tower. Dari sana, suasana dan fungsi bangunan pemerintahan ini bisa dilihat lebih dekat.

Baca juga: Mengintip 7 Istana Termegah di Dunia, dari Asia hingga Eropa

Big Ben tetap dikenal sebagai penanda waktu yang tidak sekadar menunjukkan jam, tetapi juga menyimpan cerita panjang di balik setiap dentangnya. Perubahan nama menjadi Elizabeth Tower tidak menghapus kebiasaan lama dalam penyebutan, malah memperlihatkan bagaimana sejarah dan kebiasaan bisa berjalan berdampingan

Big Ben merupakan objek wisata populer, yang juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di London.

Tags: Clock TowerElizabeth Towerfakta Big BenGedung Parlemen InggrisKota Londonlonceng jamLondon Inggrismenara jam di Londonobjek wisata di Londonsejarah Big Benwisata populer di London
Share186Tweet116
Next Post
cosmo jne fc

Cosmo JNE FC Raih Juara International Friendly Match 2026 di Malaysia

TERKINI

Cara Belajar Bahasa Inggris agar Lebih Cepat Lancar dan Percaya Diri

8 Langkah Cara Belajar Bahasa Inggris agar Lebih Cepat Lancar dan Percaya Diri

7 April 2026
cosmo jne fc

Cosmo JNE FC Raih Juara International Friendly Match 2026 di Malaysia

7 April 2026
Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London

Big Ben: Sejarah, Fakta, dan Keunikan Ikon London

7 April 2026
lebaran betawi

Pemprov DKI akan Gelar Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng

6 April 2026
Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

Pemandian Air Panas Ciater: Sumber Air, Khasiat, dan Hal yang Perlu Diketahui

6 April 2026
acara hilalbihalal JNE

Merajut Silaturahmi Selepas Idul Fitri 1447 H

6 April 2026

POPULER

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

by Penulis JNEWS
24 March 2026

Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat se-Indonesia

6 Alasan Mengapa Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat di Indonesia

by Penulis JNEWS
17 March 2026

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

by Penulis JNEWS
13 March 2026

9 Negara yang Murah untuk Dikunjungi dan Penuh Destinasi Menarik

by Penulis JNEWS
19 March 2026

lebaran tanpa mudik

Kisah-kisah dari Lapangan: Lebaran tanpa Mudik, demi Kiriman Pelanggan

by Redaksi JNEWS
2 April 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal