JNEWS – Pesatnya transformasi digital telah mengubah cara masyarakat menjalankan usaha dan berinteraksi dalam dunia bisnis. Kemudahan transaksi online, perkembangan media sosial, hingga meningkatnya aktivitas e-commerce membuat teknologi digital dan sistem logistik kini menjadi dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Melihat perkembangan tersebut, JNE Banjarmasin menghadirkan program JNE Goes to Campus di Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) pada Senin, 11 Mei 2026.
Mengusung tema “Integrasi Teknologi Digital & Manajemen Logistik dalam Mendukung Ekosistem E-Commerce”, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 130 peserta yang terdiri dari mahasiswa serta perwakilan kampus dari tiga program studi di bawah Jurusan Administrasi Bisnis, yaitu Prodi D4 Bisnis Digital, D3 Administrasi Bisnis dan D3 Sistem Informasi. Melalui kegiatan ini, JNE ingin berbagi wawasan kepada generasi muda mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan manajemen logistik dalam menghadapi perkembangan industri modern.
Kegiatan ini menghadirkan Herry Herbowo selaku Sales Head Regional Kalimantan serta Kepala Cabang JNE Banjarmasin Bapak Dede Taufik Himawan sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Dede menjelaskan perkembangan industri logistik, perilaku pelanggan di era digital, hingga strategi digital marketing dan e-commerce yang saat ini berkembang pesat di Indonesia.
Salah satu pembahasan yang menarik perhatian peserta adalah semakin aktifnya penggunaan platform digital di kalangan generasi muda dalam berbelanja. Kaum Gen Z dan Milenial cenderung aktif mencari informasi produk melalui review, media sosial, maupun search engine sebelum melakukan pembelian. Hal tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi antara penjual dan pelanggan.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan konsep social commerce dan e-commerce sebagai bagian dari peluang usaha di era digital. Platform seperti Instagram, TikTok, WhatsApp Business, hingga marketplace kini menjadi media yang banyak dimanfaatkan untuk membangun usaha dan menjangkau pelanggan secara lebih luas.
Baca juga: Cari Talenta Kreatif, JNE Gelar Creative Workshop di Kampus Binus
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan program JNE Loyalty Card (JLC), yaitu program keanggotaan dari JNE yang ditujukan bagi pelanggan setia JNE. Selain memberikan benefit berupa poin transaksi, program JLC juga dinilai dapat membantu pelaku usaha dalam mengelola aktivitas pengiriman secara lebih praktis dan menguntungkan, terutama bagi pelaku UMKM dan bisnis online yang rutin melakukan pengiriman barang. Mahasiswa diperkenalkan bahwa di era bisnis digital saat ini, memahami berbagai program loyalitas pelanggan dan layanan logistik dapat menjadi nilai tambah dalam membangun usaha yang kompetitif.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa membangun usaha di masa depan tidak hanya memerlukan produk yang baik, tetapi juga perlu didukung oleh pemanfaatan teknologi digital dan sistem logistik yang efektif. Dengan sistem distribusi yang baik, pelaku usaha dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, memperluas jangkauan pasar, serta menjaga keberlangsungan bisnis di tengah persaingan yang semakin kompetitif,” ujar Herry Herbowo.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab terkait peluang bisnis digital dan perkembangan industri logistik di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai tantangan dan peluang dunia usaha di masa depan.
“Melalui program JNE Goes to Campus, JNE berharap mahasiswa dapat memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja maupun saat ingin membangun usaha sendiri setelah menyelesaikan masa perkuliahan. Dengan memahami pentingnya teknologi digital dan sistem logistik sejak dini, generasi muda diharapkan mampu menciptakan bisnis yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di era digital,” pungkasnya.











