JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

8 Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

by Penulis JNEWS
29 October 2026
Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Minyak goreng yang sudah dipakai biasanya hanya akan berakhir di botol bekas atau langsung dibuang setelah warnanya menghitam. Minyak bekas menggoreng ini memang masih kerap dianggap sebagai limbah yang tidak punya nilai guna. Padahal, ada beberapa cara memanfaatkan minyak jelantah agar limbah dapur ini masih bisa memberikan manfaat.

8 Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah untuk Berbagai Kebutuhan

Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

Ada beberapa cara memanfaatkan minyak jelantah yang bisa dicoba. Berikut pilihan yang bisa dipertimbangkan.

1. Sabun Cuci Baju

Minyak jelantah bisa diolah menjadi sabun cuci baju untuk membantu menghemat pengeluaran rumah tangga sekaligus mengurangi limbah . Bahan yang diperlukan antara lain 200 gram minyak jelantah yang sudah disaring, 33,6 gram natrium hidroksida (NaOH atau soda api), 100 ml air, jahe, jeruk nipis, dan ekstrak daun binahong. Siapkan juga wadah tahan panas, pengaduk, timbangan, serta cetakan sabun.

Pertama, goreng jahe menggunakan sedikit minyak untuk membantu mengurangi bau, lalu saring dan dinginkan. Larutkan NaOH ke dalam air secara perlahan, bukan sebaliknya, karena proses pencampurannya menghasilkan panas tinggi dan bisa memercik. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan wadah yang tahan terhadap bahan kimia tersebut.

Setelah larutan mendingin, tuangkan sedikit demi sedikit ke dalam minyak sambil diaduk hingga mengental. Tambahkan jeruk nipis dan ekstrak daun binahong sesuai formulasi, lalu tuang adonan ke cetakan. Diamkan sabun hingga mengeras, umumnya selama 3 – 5 hari.

Baca juga: Mengenal 10 Alternatif Minyak Goreng Selain dari Kelapa Sawit

2. Pupuk Tambahan

Minyak jelantah pernah diusulkan sebagai bahan baku pupuk organik cair melalui proses fermentasi. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan campuran minyak, air, bekatul, molase atau tetes tebu, dan EM4.

Namun, perlu dicatat bahwa minyak ini tidak boleh langsung dituangkan ke tanah karena dapat mengganggu pergerakan air dan udara di dalamnya.Jika pupuk hasil olahan ini hendak digunakan, posisikan sebagai pupuk tambahan. Tanaman tetap membutuhkan pasokan nutrisi yang sesuai melalui pupuk dasar, seperti pupuk kandang atau kompos, serta pupuk anorganik, seperti urea, SP, dan KCl, sesuai kebutuhan tanaman.

3. Bahan Bakar Lampu Minyak

Minyak jelantah juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar lampu saat listrik padam. Namun, minyak bekas memiliki karakteristik pembakaran yang berbeda dari minyak tanah sehingga penggunaannya perlu hati-hati. Berikut caranya:

  • Siapkan wadah kecil yang tahan panas dan tidak mudah bocor, seperti kaleng biskuit.
  • Tuangkan minyak ke dalam wadah.
  • Ambil kapas secukupnya, lalu padatkan hingga menyerupai sumbu kompor.
  • Masukkan kapas ke dalam minyak.
  • Diamkan beberapa saat sampai minyak meresap dan membasahi kapas.
  • Terakhir, nyalakan kapas menggunakan korek api hingga menyala seperti lampu minyak.

4. Pembersih Lantai

Minyak jelantah juga dapat diolah menjadi cairan pembersih lantai melalui proses pengolahan khusus. Pembuatannya meliputi tiga tahap, yaitu penjernihan minyak untuk mengurangi kotoran, pembuatan karbol sebagai bahan pembersih, dan pengemasan produk.

Cairan pembersih yang dihasilkan dapat diberi pewangi dengan aroma seperti jeruk nipis, apel, melati, atau bougenvil. Namun, formulasi dan proses pembuatannya perlu diperhatikan agar produk mampu membersihkan lantai dengan baik serta aman digunakan.

Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

5. Lilin Aromaterapi

Selain diolah menjadi cairan pembersih lantai, minyak bekas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku lilin aromaterapi. Lilin ini bisa digunakan untuk membantu menciptakan suasana yang lebih rileks di rumah.

Proses pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah meliputi penyaringan untuk memisahkan kotoran, pelelehan bersama bahan pembentuk lilin, pencampuran pewangi yang sesuai, lalu pencetakan. Setelah lilin mengeras, produk dapat dikemas agar lebih rapi.

6. Tambahan Pakan Unggas

Minyak jelantah berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pakan unggas, seperti ayam dan burung puyuh, setelah melalui proses pemurnian. Pengolahannya mencakup tiga tahap, yaitu pemisahan gum untuk menghilangkan lendir dan pengotor, netralisasi untuk mengurangi kadar asam lemak bebas, serta pemucatan menggunakan bahan penyerap atau adsorben untuk mengurangi zat pengotor tertentu.

Setelah dimurnikan, minyak dapat dipertimbangkan sebagai bahan tambahan pakan yang dicampur dengan bahan lain, seperti jagung, dedak, atau bungkil kelapa.

7. Pelumas untuk Mencegah Karat

Minyak dapat membantu mengurangi gesekan pada permukaan logam tertentu. Karena sifat tersebut, minyak bekas juga sering digunakan sebagai pelumas. Pastikan saja, minyak sudah disaring dan dipisahkan dari kotoran, dan hanya diaplikasikan pada logam yang tidak membutuhkan pelumas spesifik.

8. Bahan Biodiesel

Minyak jelantah dapat diolah menjadi biodiesel, yaitu bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang terbuat dari sumber terbarukan, seperti minyak nabati dan lemak hewani. Biodiesel tersusun atas mono-alkil ester dari asam lemak rantai panjang. Minyak jenis ini berpotensi digunakan sebagai bahan bakunya, terutama jika kadar airnya kurang dari satu persen.

Salah satu metode pengolahannya dilakukan dengan mengalirkan listrik ke dalam minyak jelantah hingga terbentuk dua lapisan. Lapisan bawah berwarna cokelat merupakan gliserol, sedangkan lapisan atas yang berwarna kuning keruh merupakan biodiesel.

Baca juga: Langkah dan Tips Membuat Kompos Dapur untuk Mengurangi Sampah Organik di Rumah Tangga

Minyak bekas menggoreng dan memasak sebaiknya tidak dibuang sembarangan karena bisa mencemari tanah dan saluran air. Jika belum bisa mengolahnya sendiri, berbagai cara memanfaatkan minyak jelantah di atas bisa menjadi inspirasi untuk mengurangi limbah rumah tangga.

Namun, jika pengolahan mandiri belum memungkinkan, kumpulkan minyak bekas dalam wadah tertutup, lalu salurkan ke komunitas daur ulang atau jual kepada pengepul yang menerima minyak sejenis. Dengan begitu, minyak bekas memasak bisa dikelola dengan lebih tepat dan memiliki nilai guna.

Post Views: 15
Tags: cara memanfaatkan minyak jelantahlimbah rumah tanggamemanfaatkan jelantahminyak bekasminyak bekas memasakMinyak Gorengminyak goreng bekas
Share187Tweet117

TERKINI

Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

8 Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah agar Lebih Berguna dan Tidak Terbuang

29 October 2026
Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Stroke

Hari Stroke Sedunia: Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Stroke

29 October 2026
JLC member gathering JNE 2026 di Surabaya

JNE Perkuat Kolaborasi Bisnis dengan Pelaku UMKM di Surabaya

28 October 2026
Perayaan Halloween: Sejarah, Tradisi, dan Fakta Menarik di Baliknya

Perayaan Halloween: Sejarah, Tradisi, dan Fakta Menarik di Baliknya

28 October 2026
10 Usaha yang Bisa Dijalankan dari HP Saja dengan Modal Kecil

10 Usaha yang Bisa Dijalankan dari HP Saja dengan Modal Kecil

28 October 2026
karyawan jne ternate bagi-bagi masker

Ajak Jaga Kesehatan, Karyawan JNE Bagikan Masker di Ternate

27 October 2026

POPULER

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

by Penulis JNEWS
23 October 2026

Rumah Ibadah dengan Lokasi Paling Ekstrem di Dunia

9 Rumah Ibadah dengan Lokasi Paling Ekstrem di Dunia

by Penulis JNEWS
23 October 2026

Cara Membuat Rute di Google Maps, Begini Langkah-Langkahnya

Cara Membuat Rute di Google Maps, Begini Langkah-Langkahnya

by Penulis JNEWS
15 October 2026

Jenis Jenang Tradisional yang Populer dan Kaya Rasa

10 Jenis Jenang Tradisional Khas Jawa yang Populer dan Kaya Rasa

by Penulis JNEWS
13 October 2026

Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi

Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi

by Penulis JNEWS
14 October 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal