JNEWS – Islandia punya banyak air terjun dengan bentuk dan karakter yang menarik. Air terjun di Islandia tersebar di berbagai wilayah, mulai dari kawasan pesisir, lembah, sampai area yang dikelilingi batuan vulkanik dan gletser. Ketinggian, warna air, serta bentuk tebingnya pun beragam.
10 Air Terjun di Islandia Terbaik

Perjalanan melihat air terjun di Islandia juga bisa membawa ke tempat-tempat dengan suasana yang kontras. Kondisi alam di sekitarnya ikut membuat setiap tempat punya pengalaman kunjungan tersendiri.
1. Seljalandsfoss
Seljalandsfoss merupakan salah satu air terjun di Islandia yang paling ikonik. Airnya jatuh dari ketinggian sekitar 60 meter, dengan jalur yang memungkinkan pengunjung berjalan ke balik aliran air. Dari celah batu tersebut, pemandangan air terjun dan lanskap di sekitarnya bisa dilihat dari sudut yang cukup unik.
Sumber airnya berasal dari lelehan es Eyjafjallajökull, gunung berapi yang tertutup lapisan es. Seljalandsfoss berada di pesisir selatan Islandia dan menjadi salah satu tujuan populer dalam perjalanan menjelajahi kawasan tersebut.
Baca juga: 10 Negara Paling Aman di Dunia untuk Tinggal dan Berwisata
2. Skógafoss
Dengan lebar sekitar 25 meter dan tinggi 60 meter, Skógafoss memiliki bentuk yang lebar dan simetris. Aliran airnya menghasilkan kabut tebal, sehingga pelangi kerap muncul ketika terkena sinar matahari. Dalam kondisi tertentu, bahkan bisa terlihat pelangi ganda.
Tidak seperti Seljalandsfoss, air terjun ini lebih cocok dinikmati dari bagian depan atau atas tebing. Permukaan kerikil di dasar air terjun cukup datar dan memungkinkan pengunjung berjalan mendekati jatuhan air. Namun, cipratan dan embusan airnya kuat sehingga pakaian bisa basah.
Di sisi kanan terdapat 527 anak tangga menuju bagian atas tebing. Dari sana, pemandangan Skógafoss dan kawasan pesisir selatan terlihat lebih luas. Jalur ini juga menjadi akses menuju Fimmvörðuháls Trail, salah satu rute pendakian populer di Islandia. Beberapa kilometer awalnya melewati kawasan Waterfall Way, yang memiliki lebih dari 26 air terjun lain.
3. Gullfoss
Gullfoss, artinya Air Terjun Emas, juga menjadi salah satu air terjun di Islandia yang ikonik. Air terjun ini terdiri dari dua tingkat dengan total ketinggian sekitar 32 meter. Tingkat pertama memiliki tinggi 11 meter, kemudian air jatuh lagi sejauh 21 meter ke dalam ngarai Sungai Hvítá yang sempit dan dalam.
Pada hari cerah, aliran Gullfoss bisa tampak berwarna keemasan. Efek tersebut berasal dari sedimen glasial yang terbawa air dan memantulkan cahaya matahari. Kombinasi aliran air yang deras, ngarai berbatu, serta pantulan cahaya membuat pemandangan Gullfoss cukup khas.
4. Dettifoss
Air terjun di Islandia satu ini punya debit aliran air terbesar di Eropa, dengan rata-rata mencapai sekitar 193 meter kubik per detik. Lokasinya berada di Taman Nasional Vatnajökull, Islandia Utara, dengan tinggi sekitar 44 meter dan lebar 100 meter. Air dalam jumlah besar jatuh ke dasar ngarai dengan suara gemuruh yang kuat.
Alirannya berasal dari sungai glasial Jökulsá á Fjöllum, yang mendapat pasokan dari lelehan Vatnajökull, gletser terbesar di Islandia. Ada dua sisi ngarai yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan, yakni sisi barat dan timur. Masing-masing memberikan sudut pandang berbeda terhadap jatuhan air dan aliran sungai di sekitarnya.
5. Goðafoss
Nama Goðafoss berarti Air Terjun Para Dewa. Bentuknya menyerupai tapal kuda dengan lebar sekitar 30 meter dan tinggi 12 meter. Air biru kehijauan mengalir di antara batuan vulkanik berwarna gelap, sehingga tampak kontras.
Goðafoss berada tepat di tepi Ring Road (Rute 1), di antara Akureyri dan Danau Mývatn. Area parkirnya gratis dan berada dekat dengan dek pandang, sehingga akses menuju air terjun cukup mudah.
Lokasinya dapat dikunjungi sepanjang tahun, termasuk musim dingin. Pada Desember hingga Maret, suhu rendah dapat membuat sebagian tepi air terjun membeku dan membentuk struktur es. Saat langit cerah pada malam hari, kawasan ini juga berpeluang menjadi tempat untuk melihat Aurora Borealis.
6. Dynjandi
Dynjandi, atau Fjallfoss, menjadi salah satu daya tarik utama di kawasan Westfjords dan mendapat julukan Permata Westfjords. Alirannya melebar seperti tirai saat turun dari tebing setinggi sekitar 100 meter. Lebarnya sekitar 30 meter di bagian atas dan mencapai 60 meter di bagian bawah.
Dynjandi bukan satu air terjun tunggal, melainkan terdiri atas 7 air terjun bertingkat yang mengalir dari pegunungan menuju laut. Urutannya terdiri atas Bæjarfoss, Hundafoss, Hrísvaðsfoss, Göngumannafoss, Strompgljúfrafoss, Hæstahjallafoss, lalu Dynjandi atau Fjallfoss.
Göngumannafoss memiliki celah kecil di balik aliran air. Sementara itu, Dynjandi menjadi bagian terbesar sekaligus puncak dari rangkaian air terjun tersebut.
7. Svartifoss
Svartifoss atau Air Terjun Hitam dikelilingi oleh pilar basal hitam berbentuk heksagonal yang menggantung di sepanjang dinding batu. Susunan tersebut menyerupai pipa organ raksasa dan menjadi inspirasi bentuk arsitektur Hallgrímskirkja di Reykjavík.
Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 20 meter dan berada di Cagar Alam Skaftafell, bagian dari Taman Nasional Vatnajökull di Islandia Selatan. Lokasinya dicapai melalui jalur pendakian di kawasan Skaftafell.
8. Brúárfoss
Brúárfoss sering disebut sebagai air terjun di Islandia paling biru. Air glasialnya berwarna biru jernih mengalir melalui celah ngarai berbatu vulkanik berwarna gelap.
Sumber alirannya berasal dari Sungai Brúará, yang mendapat pasokan dari lelehan es Langjökull. Ukurannya memang tidak sebesar beberapa air terjun di Islandia lainnya, tetapi warna air dan bentuk ngarai membuat Brúárfoss punya daya tarik tersendiri.
Di dekatnya, ada sebuah jembatan kayu yang membentang tepat di atas aliran sungai. Dari sana, pengunjung dapat melihat air biru mengalir deras melalui celah batu sebelum jatuh ke bagian ngarai di bawahnya.
9. Gljúfrabúi
Gljúfrabúi merupakan air terjun setinggi sekitar 40 meter yang tersembunyi di dalam celah batu sempit menyerupai gua. Letaknya yang tertutup membuat air terjun ini kerap terlewat oleh pengunjung yang datang ke kawasan Seljalandsfoss.
Lokasinya hanya sekitar 500 meter di sebelah utara Seljalandsfoss dan masih dapat diakses dari area parkir yang sama. Untuk melihat air terjun dari dekat, pengunjung perlu masuk ke celah ngarai yang dialiri air, sehingga siap menghadapi cipratan.
10. Hraunfossar
Hraunfossar, disebut sebagai air terjun lava, punya pola aliran yang berbeda dari kebanyakan air terjun di Islandia. Airnya muncul dari sela-sela batuan lava hitam sepanjang sekitar 900 meter, kemudian mengalir menuju Sungai Hvítá.
Air berwarna biru muda ini berasal dari lelehan es Langjökull yang meresap ke dalam tanah dan bergerak melalui lapisan lava berpori. Setelah keluar melalui celah batuan Hallmundarhraun, alirannya turun menuju Sungai Hvítá dalam bentuk rangkaian aliran kecil yang memanjang di sepanjang tebing.
Baca juga: 8 Oleh-Oleh Khas Islandia yang Wajib Dibeli Saat Liburan
Air terjun di Islandia bukan sekadar titik singgah dalam perjalanan. Masing-masing hadir dengan bentuk, aliran, dan lanskap yang membuat perjalanan terasa lebih lengkap. Seljalandsfoss, Skógafoss, Gullfoss, sampai Hraunfossar menunjukkan betapa beragamnya wajah alam Islandia dalam satu perjalanan.