JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Logistik & Kurir

Asosiasi Pengemudi Truk Dukung Pemberantasan Kendaraan ODOL

by Redaksi JNEWS
2 February 2021
kendaraan ODOL truk ODOL kemenhub
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemhub) tidak main-main dalam menertibkan kendaraan dan truk bermuatan lebih atau yang dikenal dengan istilah ODOL (over load over dimension) yang beredar di jalanan. Bukan tanpa sebab pemerintah sangat aktif memberantas truk ODOL, karena kendaraan jenis ini membuat angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya meroket, terutama yang melibatkan truk angkutan barang.

Sebagai orang yang tergabung ke dalam Yayasan Koin Peduli Driver Truk (KPDT), Gunawan pun menyatakan prihatin atas tingginya angka kecelakaan. Maka dari itu, Gunawan yang menjabat sebagai Ketua di KPDT dan juga aktif dalam organisasi Persaudaraan Pekerja Truk Indonesia (PPTI Nusantara) sangat mendukung langkag pemerintah dalam memberantas truk ODOL.

Menurut Gunawan, penertiban musti dilakukan guna mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di jalanan. Ia pun merasa bahwa sudah tugas bagi organisasi untuk melakukan sosialisasi terkait bahaya truk ODOL.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Makin Intens Potong Truk ODOL yang Membandel

“Tentunya itu juga menjadi tugas kami untuk menyosialisasikan tentang bahaya ODOL dan pentingnya perilaku tertib berlalulintas bagi pengemudi truk dan juga masyarakat. Kerja sama seperti itu akan terus kita lakukan dengan pemerintah daerah untuk meredan terjadinya kecelakaan yang melibatkan angkutan truk,” papar Gunawan.

Menurut Gunawan, usaha di bidang angkutan barang tidak boleh mengabaikan keamanan, harus membutuhkan keamanan yang kondusif. Maka dari itu, Gunawan berpendapat bahwa kemitraan dengan Polri dan pemerintah harus terjalin demi menjaga iklim usaha berjalan baik.

Kita akan bersinergi dengan Polri dan setakeholder lainya untuk mengurangi angka kecelakaan akibat ODOL hal itu tentunya untuk kelancaran angkutan logistik sebagai salah satu sendi penunjang perekonomian nasional, gunawan menjelaskan,” terangnya.

Tidak lupa, Gunawan juga memperhatikan nasib sopir sebagai pengemudi truk ODOL terkait kebijakan tersebut (Zero ODOL). Pihaknya meminta agar pemerintah memperhatikan kesulitan yang dialami para sopir di lapangan yang secara langsung memperoleh dampak kebijakan tersebut.

“Dengan adanya pembatasan truk ODOL, Kami berharap, agar pemerintah memperhatikan nasib para sopir dalam penerapan aturan tersebut, aspirasi tersebut disampaikan kepada pemerintah tentunya harus dengan cara elegan melalui perwakilan karena yayasan KPDT maupun Komunitas sopir truk lainya sudah sepakat menolak bentuk aksi massa dalam penyampaian aspirasi demi menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan serta menghindari perilaku permusuhan yang dapat memecah belah bangsa,” ujanya.

Baca Juga: Berantas ODOL, Kemenhub Bakal Lebih Galak Tahun Ini

Dukung Kebijakan PPKM

Tidak hanya membahas masalah ODOL, Gunawan turut menyuarakan pendapatnya terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai langkah dalam menanggulangi dan memutus rantai penyebaran COVID-19. Bersama dengan KPDT, dirinya sangat mendukung kebijakan tersebut.

“Dalam kondisi ekonomi yang mulai membaik sekarang, memang terkesan pahit dengan kebijakan PPKM. Tapi kalau nggak dilakukan kita gak bisa recovery lebih cepat lagi. Kami yakin, kita harus mengikuti dan mendukung agar bisa kembali bekerja dalam pemulihan ekonomi,” katanya.

Gunawan menilai memang kebijakan PPKM ini tidak bisa memuaskan semua pihak. Meski demikian, hal ini harus dilakukan apabila tidak mau menerima konsekuensi yang lebih parah jika tidak diterapkan, terlebih kebijakan ini untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Tol Kayu Agung, Bakauheni-Palembang Cuma 3 Jam

Tags: #jne #connectinghappiness #ekspreskendaraan ODOLlogistiktruk ODOL
Share198Tweet124
Next Post
Tutorial Box Tissue JNE

Tutorial : Kalender Box Tisu

TERKINI

harga tas plastik naik

Harga Tas Plastik Naik, Saatnya Membawa Kantong Belanja Sendiri dari Rumah

9 June 2026
Tempat Makan di Lembang dengan View Alam yang Menarik

8 Tempat Makan di Lembang dengan View Alam yang Menarik

9 June 2026
seni kepemimpinan

Mengasah Skill Komunikasi, Membangun Seni Kepemimpinan

9 June 2026
Tools untuk Riset Produk agar Lebih Mudah Menentukan Barang Jualan

12 Tools untuk Riset Produk agar Lebih Mudah Menentukan Barang Jualan

9 June 2026
brand sandal lokal asal Bogor

Kisah Sukses Sabiya Boutique, Brand Sandal Lokal Bogor yang Merambah Pasar Asia Tenggara

8 June 2026
Oleh-Oleh Khas Kolombia yang Unik, dari Kopi hingga Kerajinan Tradisional

18 Oleh-Oleh Khas Kolombia yang Unik, dari Kopi hingga Kerajinan Tradisional

8 June 2026

POPULER

12 Tempat Wisata di Lembang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

12 Tempat Wisata di Lembang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

by Penulis JNEWS
6 June 2026

Hobi Murah yang Ternyata Bisa Bikin Hidup Lebih Seimbang

20 Hobi Murah yang Ternyata Bisa Bikin Hidup Lebih Seimbang

by Penulis JNEWS
29 May 2026

Rupiah Melemah, Ini Cara Menjaga Keuangan Tetap Tenang di Tengah Ketidakpastian

Ini Cara Menjaga Keuangan Tetap Tenang di Tengah Ketidakpastian

by Penulis JNEWS
28 May 2026

Itinerary Korea Selatan 7 Hari: Menjelajahi Seoul, Busan, dan Destinasi Populer

Itinerary Korea Selatan 7 Hari: Menjelajahi Seoul, Busan, dan Destinasi Populer

by Penulis JNEWS
23 May 2026

Gyeongbokgung Palace: Sejarah dan Keindahan Istana Ikonik Korea

Gyeongbokgung Palace: Sejarah dan Keindahan Istana Ikonik Korea

by Penulis JNEWS
19 May 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal