JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Babak Baru Kali Code: Destinasi Wisata Alam di Depan Mata

by Redaksi JNEWS
11 September 2026
penataan kali code yogyakarta

Peserta menjajal susur Sungai Code menggunakan perahu karet dalam uji coba pengembangan wisata sungai di Kota Jogja

Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Tepat 26 tahun, mimpi Harris Syarif Usman melihat wajah asli Kali Code akhirnya terwujud. Sungai yang membelah di tengah Kota Yogyakarta tersebut kini semakin tertata. Meski masih jauh dari kata bersih, namun potensi mengembangkan wisata alam di kota tersebut sudah di depan mata.

Uji coba susur sungai atau arung jeram dilakukan beberapa kali dengan dijajal dan diawasi langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. Sungai juga dikeruk dan dibersihkan oleh pihak BBWSO sehingga aliran dari utara ke selatan dengan panjang sekitar 6 kilometer menjadi lebih lancar.

“Semoga ini menjadi awal yang baik,” kata Harris kepada JNEWS di Yogyakarta, Senin (7/9/2026).

Tahun 2000, Harris dan komunitasnya di Sungai Code membentuk Gerakan Cinta Code. Harris yang ditunjuk sebagai ketua lantang menyuarakan gerakan perubahan. Kali Code bukan jamban raksasa. Pun bukan tempat pembuangan sampah suka-suka warga. Code harus berubah dan berbenah.

Pelan namun pasti, penataan kawasan kumuh di Kota Yogyakarta mulai berjalan. Bantaran kali dibenahi. Program M3K (Mundhur, Munggah, Madhep Kali) dimatangkan dan dieksekusi seiring dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang garis sempadan sungai, dikuatkan dengan Keputusan Wali Kota Yogyakarta tahun 2021.

Mundur artinya rumah dimundurkan sejauh tiga meter dari talut sungai dengan tujuan ada ruang jalan untuk armada ambulans, pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi saat bencana terjadi. Adapun Munggah artinya rumah naik lebih tinggi dari jalan pinggir kali sehingga apabila terjadi bencana banjir tidak mengakibatkan air kali masuk ke perkampungan warga. Sedangkan Madhep Kali artinya menjadikan sungai sebagai halaman depan, sehingga harus selalu dijaga kebersihannya.

“Dari program M3K ini, rumah di bantaran kali bisa memiliki jalan inspeksi. Yang paling penting, sungai jadi halaman rumah, sehingga diharapkan tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan, termasuk tidak buang air besar karena program jambanisasi juga berjalan dengan baik,” ujar sesepuh Pemerti Code ini.

Baca juga: Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

Penataan kawasan kumuh di Kali Code membutuhkan kerja keras melibatkan elemen penthalelix dari unsur pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, komunitas serta media. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri karena suaranya tidak akan pernah terdengar. Dengan berkolaborasi lintas sektor, penataan Kali Code bisa menjadi rujukan penataan serupa di dua sungai lainnya yakni Sungai Winongo dan Sungai Gadjah Wong.

“Sungai Code ini memang berkaitan dengan garis imajiner, dan Sumbu Filosofi Yogyakarta, sehingga penataannya harus beriringan. Ngarsa Dalem (Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X) berpesan sungai juga perlu Hamemayu Hayuning Bawana yang menjadi filosofi hidup tradisional Jawa yang berarti senantiasa dilestarikan dan dijaga kebersihannya karena mendatangkan keberkahan bagi warga sekitarnya,” ungkap yang tergabung dalam Forum Komunikasi Sungai Yogyakarta.

Babak Baru Wisata Alam

Sebagai daerah pariwisata yang tidak memiliki destinasi alam, Kota Yogyakarta sesungguhnya memiliki potensi mengembangkan Kali Code dan dua sungai lainnya sebagai destinasi wisata alam. Semua syarat ini, lanjut Harris, sebenarnya sudah memenuhi dengan catatan warga kompak untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai. Persoalan sampah ini tak kunjung usai setelah wilayah harus melakukan desentralisasi penanganan sampah mandiri sejak TPA Piyungan ditutup.

Konsekuensi ini berimbas pada masih mudahnya dijumpai sampah-sampah dibuang di jalanan maupun sungai. Pembuang sampah liar ini tak pernah kapok meski beberapa di antaranya kena operasi tangkap tangan, dan dijatahui vonis tindak pidana ringan oleh pengadilan.

Sumber air yang bersih dipastikan mendatangkan kesejahteraan bagi warga. Habitat ikan akan semakin lestari. Pihaknya bersama Pemkot Yogyakarta juga telah menanam tanaman Air Mata Pengantin yang sangat disukai lebah klangceng. Warga bisa memanen madu secara berkala, sembari berbudi daya sayur maupun buah-buahan.

“Konsepnya memang pelestarian dan penghijauan di sepanjang Code. Memang butuh waktu, namun kami yakin semua punya semangat yang sama,” ujarnya.

Sekolah Sungai

Edukasi terus dilakukan Harris dan komunitasnya untuk memajukan Code. Dibuatlah Sekolah Sungai yang menyasar kalangan muda, mahasiswa dan generasi Z. Mereka diajak untuk menyelami lebih jauh tentang Code masa lalu, kini dan kelak nanti. Anak-anak muda dilibatkan dalam berbagai kegiatan seperti bersih-berih sungai, penanaman sayur, pengolahan sampah, dan interaksi menarik lainnya.

Harapannya, generasi muda ini memiliki pengalaman dan ikatan batin untuk kembali ke Code dan menyuarakan aspirasinya lewat berbagai medium maupun platform individu maupun komunitas: bahwa Code sangat potensial untuk dikembangkan asal ada tekad dan kemauan untuk menjaga kelestarian dan kebersihannya.

“Anak-anak muda ini sangat senang diajak berkegiatan di sungai. Tidak hanya mahasiswa dan pelajar dari Yogya, mereka juga datang dari berbagai negara untuk ingin lebih tahu tentang Sekolah Sungai ini. Setiap mereka yang datang memiliki pemikiran yang sama bahwa ternyata Code menyimpan banyak potensi,” imbuhnya.

Terbaru, Pemkot Yogyakarta, Pemkab Sleman dan UGM menandatangani nota kesepahaman untuk merawat Kali Code lebih intens. Pemkab Sleman berkomitmen turut menjaga kebersihan dari hulu, UGM siap menyodorkan inovasi, dan Pemkot Yogyakarta serta komunitas Code sebagai tuan rumah berkewajiban mematangkan program-program kerja yang di antaranya mulai menjajal arung jeram sebagai atraksi utama susur Kali Code.

Baca juga: 10 Rekomendasi Masjid di Yogyakarta untuk Iktikaf Bulan Ramadan

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo terbilang satset dalam urusan ini. Ia turun tangan sendiri membersihkan Sungai Code dengan patroli kapal. Kandang-kandang ayam dibongkar. Bangunan liar di aliran sungai dirobohkan. Hasto juga menggandeng BBWSO untuk melakukan normalisasi dengan menerjunkan alat berat back hoe agar aliran air kembali lancar. Kini aliran dari Jembatan Sardjito hingga Tungkak sudah relatif tertata.

Setelah memastikan aliran lancar, Hasto menjajal langsung susur sungai menggunakan perahu karet. Saat ini, Pemkot masih mematangkan kegiatan susur sungai tersebut untuk memastikan kelayakan dan keamanan dengan menggandeng beberapa unsur instansi dan kandidat operatornya.

“Saat ini memang masih uji coba. Masih dimatangkan, karena harus dipastikan kelayakan dan keamanannya. Jangan sampai sudah diluncurkan, namun masih ada kendala. Kami menggandeng banyak pihak, termasuk hotel-hotel yang dilintasi susur sungai. Bisa jadi tamu hotel tertarik, dan bisa menjadi paket wisata sekaligus,” paparnya.

 

Post Views: 594
Tags: desa wisata Yogyakartakali codewisata sungaiwisata yogyakarta
Share442Tweet276
Next Post
Rekomendasi Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang untuk Liburan Musim Semi

Rekomendasi Tempat Terbaik Melihat Sakura di Jepang untuk Liburan Musim Semi

TERKINI

pendaftaran magang nasional dibuka mulai tanggal 27 Oktober 2026

Pendaftaran Magang Nasional Kembali Dibuka, Catat Tanggalnya!

26 October 2026
Makanan Khas Brasil yang Populer dan Kaya Cita Rasa

Daftar Makanan Khas Brasil yang Populer dan Kaya Cita Rasa

26 October 2026
cek kesehatan gratis karyawan jne

Tingginya Animo Karyawan JNE Ikuti Cek Kesehatan di Tomang

26 October 2026
manasik karyawan JNE

Menengok Manasik Massal, Persiapan Terakhir Karyawan JNE Sebelum Berangkat Umrah

26 October 2026
Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

Strategi Branding Sederhana untuk UMKM dengan Budget Minim

24 October 2026
Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

Desa Shirakawa-go, Desa Tradisional Jepang dengan Rumah Beratap Jerami yang Ikonik

23 October 2026

POPULER

Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi

Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi

by Penulis JNEWS
14 October 2026

Bisnis Affiliate: Pengertian, Cara Kerja, dan Langkah Memulainya

Mengenal Bisnis Affiliate: Pengertian, Cara Kerja, dan Langkah Memulainya

by Penulis JNEWS
12 October 2026

Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia yang Pernah Tercatat

7 Letusan Gunung Paling Dahsyat di Dunia yang Pernah Tercatat

by Penulis JNEWS
7 October 2026

Cara Membuat Buku Menu, dari Menentukan Isi hingga Desain

Panduan Membuat Buku Menu, dari Menentukan Isi hingga Desain

by Penulis JNEWS
5 October 2026

Ngarai Sianok: Pesona Lembah Hijau yang Mengapit Kota Bukittinggi

Ngarai Sianok: Pesona Lembah Hijau yang Mengapit Kota Bukittinggi

by Penulis JNEWS
9 October 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1

©2020 - Your Trusted Logistic Portal