JNEWS — Menggandeng Palang Merah Indonesia, JNE menggelar kegiatan donor darah dan Cek Pemeriksaan kesehatan gratis bagi karyawan/ti di Aula Kantor Pusat, Jakarta, Rabu (29/04). yang menggandeng Palang Merah Indonesia.
Dalam kegiatan bertema “Mari Ikuti Donor Darah: Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga” dengan kampanye #BeAHero, para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari registrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga proses donor darah.
Penanggung jawab kegiatan dari PMI, Muhamad Safrudin, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat berarti dalam menjaga ketersediaan stok darah nasional yang kerap mengalami kekurangan.
“Kami dari PMI sangat mengapresiasi konsistensi dan komitmen JNE dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah secara berkala. Kebutuhan darah di Indonesia setiap harinya sangat tinggi, sementara jumlah pendonor masih terbatas. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan medis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa donor darah adalah bagian dari gaya hidup sehat dan bentuk kepedulian sosial yang nyata. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk melakukan hal serupa,” ujar Muhamad Safrudin dalam keterangannya.
Manager HSE & Security JNE, Heni Sulistyawati menyampaikan bahwa sebanyak 150 kantong darah berhasil terkumpul hingga penghujung acara. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi di lingkungan kerja dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang sederhana, namun memberikan pengaruh yang besar.

“Kegiatan donor darah ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan peduli. Kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan tidak hanya produktif dalam bekerja, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan diri dan kepedulian terhadap sesama. Donor darah menjadi salah satu sarana yang efektif untuk mencapai kedua tujuan tersebut. Selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja,” jelas Heni.
Baca juga: Kiprah JNE di Ujung Paling Barat Indonesia
Sekitar 150 karyawan/ti mengikuti kegiatan donor darah ini. Salah satunya adalah Juwanto dari Departemen QMS yang turut ambil bagian dalam aksi donor darah tersebut.
“Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Selain membantu orang lain yang membutuhkan darah, saya juga merasakan manfaat kesehatan secara langsung. Kegiatan seperti ini sangat positif dan seharusnya bisa rutin dilakukan. Ini bukan hanya soal donor darah, tetapi tentang bagaimana kita sebagai manusia bisa saling membantu dan peduli satu sama lain,” ungkap Juwanto.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan donor dimulai dari pengukuran berat badan, pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dan tekanan darah untuk memastikan calon pendonor dalam kondisi kesehatan yang prima. Pengambilan darahnya berlangsung dalam rentang waktu 10-15 menit. Sebagai bentuk apresiasi, dari panitia menyediakan health pack bagi para pendonor yang berisi suplemen vitamin, susu, jus buah, makanan ringan, dan minuman herbal berupa empon-empon. Tak hanya itu, terdapat pula pemeriksaan tulang dan konsultasi dari Anlene bagi para peserta donor darah.
Kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi agenda rutin perusahaan, tetapi juga telah menjelma menjadi gerakan sosial yang membangun kesadaran kolektif di lingkungan kerja. Dengan semangat “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga”, JNE berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
*Teks dan reportase: Edvina/Zakaria











