JNEWS – Daging kambing dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi, zat besi, dan zinc yang sangat baik, dengan kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang cenderung lebih rendah dibandingkan daging sapi.
Setiap 100 gram daging kambing mengandung sekitar 149-165 kkal, 16-27 gram protein, dan 1-9 gram lemak.
Umumnya kuliner berbasis daging kambing ini akan naik daun menjelang momen Ramadan & Idulfitri, apalagi momen Iduladha karena menjadi salah satu hewan kurban.
Namun saat di luar kedua momen itu, jarang pula daging kambing dijadikan olahan makanan harian oleh masyarakat lantaran cara pengolahannya yang tak mudah. Tentu saja, tak usah khawatir jika ingin menikmati kuliner kambing di setiap waktu.
Berikut beberapa rekomendasi kuliner berbasis kambing yang bisa ditemui ketika berkunjung ke Surabaya.
Depot Sedayu 69 (Kikil Kambing Pak Maderi)
Jl. KH. Mas Mansyur No.69 (085732844444)
Depot kambing ini tepatnya berada di kawasan wisata Religi Sunan Ampel, tak jauh juga dengan Pasar ikan Pabean. Depot ini spesialis menyediakan hidangan berbasis daging kambing. Mulai dari sate kambing, gule kambing dan yang paling khas adalah kikil kambing. Depot ini tergolong cukup lama keberadaannya, dan dikelola secara turun temurun. Dari usaha kakek, turun ke bapak, dan kini dikelola generasi ketiga.
“Resep kikil kambing kami juga khas turun temurun ke saya yang melanjutkan,” ungkap Andi Hermawan, pemilik Depot Sedayu 69.

Satu porsi kikil kambing yang super empuk dan tidak bau prengus/amis ini dihargai Rp50.000, sedangkan gule kambing dipatok dengan harga Rp35.000/porsi, dan sate kambing Rp27.000/5 tusuk. Depot Sedayu 69 buka setiap hari mulai sore hingga malam hari.
Nasi Kebuli Hj. Umaiyah
Jl. KH. Mas Mansyur No.87 (087852381020)
Masih berada di kawasan wisata religi Sunan Ampel, Nasi kebuli ini cukup dikenal pelanggannya. Seporsi nasi kebuli dengan aneka pilihan lauk dijual mulai harga Rp31.000/porsi dengan pilihan lauk ayam goreng single.
Untuk nasi kebuli dengan lauk ayam goreng double dihargai sebesar Rp47.000, kebuli dengan lauk ayam opor Rp31.000, nasi kebuli dengan lauk krengsengan kambing Rp33.000 dan krengsengan kambing double Rp48.000/porsi. Nasi Kebuli Hj. Umaiyah ini buka setiap hari dari siang hingga tengah malam selama persediaan masih ada.
Kare Kambing Hj. Sulastri
Jl. Ngaglik No.43 Surabaya (085645072226)
Usaha depot kare kambing sederhana ini telah berdiri sejak 1987, dari mulai sebagai kaki lima kini sudah menjadi depot. Warung ini buka setiap hari dari jam 09.00 hingga 19.00 WIB.
Harga yang ditawarkan cukup beragam sekitaran Rp25.000/porsi. Sebab depot kare kikil kambing ini juga menyediakan aneka hidangan lain seperti krengsengan daging sapi, nasi krawu daging khas Gresik, dan sego babat sambel.
Kare Kambing Cak Ngadek
Jl. Ngaglik No.33 (082131364239)
Masih berada di kawasan Jl. Ngaglik, lokasi warung Kare Kambing Cak Ngadek ini tepatnya berada di nomor 33 atau bersebelahan dengan SMAN 7. Warung kare ini buka setiap hari pukul 07.00 – 15.00 WIB.
Kare kambing Cak Ngadek ini juga lebih banyak isian berupa jeroan kambing seperti babat, usus, kikil hingga tetelan. Dengan topping yang melimpah dan kuah yang segar, kare kambing Cak Ngadek ini dipatok harga mulai Rp15.000.
Tentunya, masakan kare kambing ini tidak terlalu banyak menggunakan santan, berbeda dengan gulai yang full dengan santan kental. Sehingga kare kambing ini lebih segar nan gurih.
Dalam sehari, Warung Kare Kambing Cak Ngadek ini mampu menghabiskan 60kg daging dan Jeroan kambing maupun sapi.
Sate Kambing Muda Sultan
Jl. Adityawarman 48 – 56, Kav. B12 Surabaya
(085117382699)
Sate Kambing Muda “SULTAN,” ini tergolong baru hadir di Surabaya dan termasuk kategori restoran. Tempat ini menyajikan cita rasa tradisional Tulungagung yang bertemu dengan kancah kuliner Surabaya yang semarak.
Restoran ini memang mengkhususkan diri dalam sate dan gulai otentik, yang disiapkan dengan cermat hanya menggunakan daging kambing muda terbaik. Setiap hidangan menawarkan perpaduan sempurna antara rempah-rempah yang kaya, aromatik, dan daging yang lembut dan lezat.
Harga yang ditawarkan cukup beragam, berkisar antara Rp50.000 – Rp75.000/orang. Tak hanya menyediakan sate kambing muda, restoran ini juga menyajikan kambing dengan olahan lain seperti sumsum kambing, gule kambing, tongseng kambing, nasi goreng kare kambing, gule kepala kambing, dan oseng kambing rica kemangi.
Biryani Kambing Oven by Noor Ayla
Jl. KH. Mas Mansyur No.94 (081316162125)
Tempat makan berbasis daging kambing ini masih berada di kawasan Religi Sunan Ampel, surganya kuliner kambing. Warung ini buka setiap hari sejak siang hingga pukul 22.00 WIB.
Kedai ini spesialisnya makanan Timur Tengah yang kaya akan rempah sehingga daging kambing yang diolah tidak berbau prengus. Untuk seporsi nasi Mandhi kambing maupun nasi Biryani kambing dipatok dengan harga sekitar Rp70.000, sedangan nasi Mandhi maupun nasi Biryani dengan topping ayam dihargai Rp60.000.
Di Kedai ini juga menyediakan menu lain seperti nasi goreng dengan lauk kambing goreng yang dihargai sekitar Rp60.000, serta berbagai menu Arabian Snack seperti Lamb Mugalgal, Lamb Sausage Mentega, hingga Gule Maryam.
Kare Kambing & Sapi Bu Hj. Sani
Jl. Semarang No.111 – Surabaya (082255113356)
Warung kare kambing yang satu ini pun tak kalah legendarisnya dengan kare kambing Cak Ngadek maupun Hj. Sulastri. Warung ini sudah ada sejak puluhan tahun silam yang kini dikelola oleh generasi ketiga Bu Hj. Sani.
Menu yang satu ini, konon katanya berasal dari Gresik. Cara penyajiannya mungkin berbeda dengan kare kambing lainnya. Di sini, daging kambing maupun jeroannya direbus terlebih dahulu dengan bumbu rempah khas, kemudian daging digoreng.
Harga yang ditawarkan untuk seporsi kare kambing Bu. Hj Sani cukup beragam, bergantung pada jumlah lauk yang dipilih. Untuk satu lauk dihargai sekitr Rp17.000, dan semakin banyak lauk harganya pun bertambah hingga Rp27.000.
Kuah dari kare kambing Bu. Hj Sani ini juga tak jauh berbeda dengan kare lainnya yakni dengan sedikit penggunaan santan sehingga rasanya lebih segar. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 08.000 – 16.00 WIB.
Baca juga: Menelusuri Rasa Rujak Cingur, Kuliner Khas Surabaya yang Bikin Penasaran