JNEWS – Tahun Baru Imlek merupakan perayaan yang selalu dinantikan oleh masyarakat Tionghoa. Sejarah perayaan Imlek di Indonesia cukup berliku, mulai dari masa saat perayaan diperbolehkan secara terbuka, kemudian sempat dilarang, hingga akhirnya kembali diizinkan dan ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Saat ini, perayaan Imlek di Indonesia diselenggarakan dengan semarak di berbagai tempat, mulai dari pusat perbelanjaan, restoran, objek wisata, perkantoran, hingga sekolah-sekolah. Tempat-tempat tersebut dihiasi dengan ornamen dan aksesori bertema Imlek yang didominasi warna merah dan lampion sebagai lambang keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan, serta simbol shio yang menaungi tahun tersebut.
Imlek dan Pernak-perniknya
Berbagai pusat perbelanjaan maupun objek wisata saat ini kerap menyelenggarakan atraksi Barongsai dan Liong sehingga masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan tersebut untuk memeriahkan suasana. Barongsai dan Liong merupakan ikon khas yang selalu dijumpai pada perayaan Imlek. Bahkan, sejumlah sekolah tertentu turut menggelar atraksi Barongsai dan Liong yang bertujuan untuk mengenalkan salah satu bentuk keanekaragaman budaya di Indonesia kepada para siswa. Pertunjukan Barongsai dan Liong dipercaya dapat mengusir roh jahat serta mendatangkan kebahagiaan. Biasanya, para penonton yang melihat atraksi tersebut telah menyiapkan amplop berisi uang atau yang dikenal dengan istilah angpau, untuk diberikan kepada Barongsai saat pertunjukan berlangsung.
Ikan Bandeng merupakan salah satu jenis ikan yang dipercaya bagi masyarakat Tionghoa melambangkan kemakmuran, kelimpahan, dan keutuhan keluarga. Tradisi saling antar bandeng bagi orang tua ataupun mertua diyakini sebagai wujud penghormatan dan kasih sayang. Makanan khas lainnya yang wajib ada ketika perayaan Imlek adalah kue keranjang sebagai simbol rezeki dan kemakmuran agar terus melimpah. Buah Jeruk Mandarin juga menjadi salah satu ciri khas pada perayaan Imlek yang memiliki makna emas dan keberuntungan.
Pada perayaan Imlek, yang paling dinanti dan dirindukan biasanya adalah pembagian angpau. Angpau itu sendiri merupakan uang yang dimasukkan ke dalam amplop merah dan dibagikan oleh orang yang telah menikah kepada anak-anak, remaja, dan orang yang belum menikah. Besaran isi angpau beragam dan tidak diatur berapa jumlahnya. Tradisi tersebut memiliki makna berupa penghormatan yang mencerminkan kasih sayang, hubungan sosial, rasa cinta kasih antara orang yang lebih tua dan anak muda. Tradisi terpenting lainnya adalah kumpul keluarga. Acara tersebut merupakan tradisi makan malam keluarga besar untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota keluarga.
Tahun 2026 merupakan tahun kuda api yang memiliki makna dan keberuntungan tersendiri. Shio Kuda melambangkan kebebasan, energi besar, semangat kompetitif, dan kemandirian. Kuda dan api menjadikan energi keduanya menjadi berlipat ganda sehingga dianggap sebagai tahun kebangkitan.
JNE Menyambut Imlek
Di JNE, Karyawannya pun sangat beragam dan berasal dari berbagai suku, termasuk etnis Tionghoa. Sikap saling menghargai serta menghormati perbedaan suku, ras, dan agama telah terjalin dengan baik di lingkungan perusahaan. Budaya tegur, sapa, dan salam saat berpapasan di area kantor telah menjadi ciri khas sehingga tidak ada lagi kesenjangan. Hal tersebut telah diterapkan secara turun-temurun sejak perusahaan ini berdiri. Setiap kali perayaan Imlek tiba, area kantor dihiasi dengan ornamen bertema Imlek.

Kepuasan bagi pelanggan pastinya menjadi tujuan utama bagi JNE dalam menghubungkan kebahagiaan, termasuk pada perayaan Imlek. Program-program promosi pun dihadirkan dalam memeriahkan perayaan Imlek di tahun ini bagi para pelanggan JNE dan dipublikasikan melalui kanal-kanal komunikasi, seperti jejaring sosial.
Program promosi yang ditawarkan JNE kepada para pelanggannya berupa promo International khusus special Imlek. Program promosi tersebut berupa potongan diskon 50% kiriman International dari seluruh Indonesia untuk tujuan Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan, dan China yang berlaku sejak tanggal 10 Februari 2026 sampai dengan tanggal 20 Februari 2026. Kategori kiriman yang termasuk dalam program promosi tersebut hanya untuk kiriman dokumen dan non dokumen. Selain itu, program promosi tersebut tidak memiliki batasan berat dan tidak dapat digabungkan dengan program promosi lainnya, serta mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.
Promo Imlek lainnya yang diberikan oleh JNE adalah berupa bonus angpau special Imlek bagi pelanggan khususnya member JLC yang melakukan pengiriman menggunakan service YES dan Reguler. Bonus angpau tersebut berupa ekstra 35 poin yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai reward menarik sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Pelanggan juga dapat mengecek akun Instagram JNE untuk mengikuti berbagai kuis menarik dan interaktif seputar Imlek yang menawarkan beragam hadiah yang seru pastinya.
Hari Raya Imlek merupakan momentum bagi kita semua untuk mempererat kerukunan dalam keberagaman serta membangkitkan semangat baru dalam segala aspek kehidupan. JNE berkomitmen untuk terus bergerak bersama dalam menghubungkan kebahagiaan dengan menjaga kepercayaan dalam memberikan pelayanan yang terbaiknya agar terwujud kepuasan bagi para pelanggan. Semoga segala keberuntungan dan keberkahan senantiasa menyertai perjalanan kita di tahun yang baru ini. Selamat merayakan Tahun Baru Imlek, semoga kemakmuran dan kebahagiaan selalu senantiasa melimpah bagi kita semua.
*Ditulis oleh Edvina Y.A