JNEWS – Bukit Bangkirai berada di kawasan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kawasan hutan ini menawarkan pemandangan pepohonan tropis yang tumbuh rapat, lengkap dengan beragam tumbuhan dan satwa yang hidup di dalamnya. Suasananya cocok bagi pengunjung yang ingin melihat kondisi hutan Kalimantan secara langsung sambil mengikuti aktivitas wisata alam.
Dengan luas sekitar 1.500 hektare, kawasan Bukit Bangkirai juga memiliki nilai penting untuk kegiatan edukasi kehutanan dan lingkungan.
Daya Tarik Utama Bukit Bangkirai

Ada berbagai jenis pohon tumbuh di kawasan ini. Keberadaan pepohonan berukuran besar membuat kawasan ini menarik untuk mengenal ekosistem hutan tropis dan jenis vegetasi yang tumbuh di Kalimantan Timur.
Berikut beberapa daya tarik utama kawasan Bukit Bangkirai.
1. Canopy Bridge yang Ikonik
Canopy Bridge menjadi bagian yang paling banyak dicari saat berkunjung ke Bukit Bangkirai. Jembatan gantung ini membentang sekitar 64 meter pada ketinggian kurang lebih 30 meter dari permukaan tanah dan menghubungkan beberapa pohon bangkirai berukuran besar.
Jalurnya membawa pengunjung melewati bagian atas hutan, sehingga tajuk pepohonan bisa terlihat dari jarak dekat. Pengalaman berjalan di atas jembatan juga memberi sudut pandang yang berbeda untuk melihat rapatnya pepohonan di kawasan Bukit Bangkirai.
Baca juga: Hutan Lindung Wehea: Surga Keanekaragaman Hayati di Kalimantan Timur
2. Hutan Hujan Tropis yang Masih Terjaga
Begitu masuk ke kawasan Bukit Bangkirai, pemandangan didominasi pepohonan tinggi dan vegetasi yang tumbuh rapat. Jalur wisata melewati bagian-bagian hutan dengan kondisi alami yang masih cukup terjaga. Suara burung dan serangga dapat terdengar di sepanjang perjalanan, terutama saat suasana kawasan sedang sepi.
Kondisi ini membuat perjalanan menuju Canopy Bridge sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat langsung lingkungan hutan hujan tropis Kalimantan.
3. Pohon Bangkirai Berusia Puluhan hingga Ratusan Tahun
Pohon bangkirai merupakan ikon utama yang khas di kawasan ini dan menjadi asal nama Bukit Bangkirai. Beberapa pohonnya dapat tumbuh lebih dari 40 meter dengan usia yang diperkirakan mencapai 150 tahun.
Ukurannya yang sangat besar membuatnya sangat mencolok, dan dengan mudah terlihat dari jalur menuju Canopy Bridge. Selain menjadi daya tarik wisata, keberadaan pohon-pohon tua ini menunjukkan kondisi hutan yang sudah berkembang dalam waktu sangat panjang.
4. Flora dan Fauna Khas Kalimantan
Keanekaragaman hayati menjadi bagian lain yang bisa ditemui selama menjelajahi Bukit Bangkirai. Kawasan ini menjadi habitat bagi berbagai tumbuhan serta satwa liar, termasuk monyet ekor panjang, owa-owa, dan rusa sambar. Beragam jenis burung dan serangga juga hidup di dalam kawasan hutan.
Kemunculan satwa liar tidak dapat dipastikan karena semuanya hidup di habitat alaminya. Karena itu, pengunjung perlu menjaga suara tetap terkendali, tidak memberi makan satwa, dan memberi ruang ketika ada hewan yang muncul di sekitar jalur.
Panduan Berkunjung ke Bukit Bangkirai
Bukit Bangkirai berada di Desa Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dari Kota Balikpapan, perjalanan menuju kawasan wisata ini memerlukan waktu sekitar 1–1,5 jam dengan jarak kurang lebih 58 kilometer. Sementara itu, perjalanan dari Samarinda membutuhkan waktu sekitar 2–3 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Akses menuju kawasan wisata sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Harga tiket masuk Bukit Bangkirai untuk wisatawan domestik berkisar antara Rp35.000 – Rp50.000 per orang. Jika ingin mencoba Canopy Bridge, ada biaya tambahan sekitar Rp30.000 – Rp50.000 per orang. Tarif tersebut dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga informasi harga terbaru sebaiknya dicek sebelum keberangkatan.
Fasilitas di kawasan wisata juga cukup lengkap untuk menunjang kebutuhan selama berkunjung. Area parkir tersedia untuk kendaraan pribadi maupun rombongan. Ada pula pusat informasi, toilet umum, musala, gazebo untuk beristirahat, serta warung yang menyediakan makanan dan minuman.
Kunjungan dapat dilanjutkan dengan menyusuri jalur trekking yang tersedia di kawasan hutan. Jalurnya sudah ditata sehingga pengunjung dapat menikmati suasana hutan sambil menuju area Canopy Bridge. Sebaiknya gunakan alas kaki yang nyaman karena sebagian aktivitas di Bukit Bangkirai dilakukan dengan berjalan kaki.
Baca juga: Pesona Hutan Hujan Borneo, Salah Satu Hutan Tropis Terkaya di Dunia
Bukit Bangkirai menawarkan pengalaman wisata yang lebih lengkap daripada sekadar berjalan-jalan di tengah hutan. Canopy Bridge, pohon-pohon bangkirai berusia puluhan hingga ratusan tahun, serta flora dan fauna khas Kalimantan membuat setiap bagian kawasan ini punya daya tarik tersendiri.
Jika ingin menikmati hutan tropis secara langsung sekaligus mencoba aktivitas yang cukup menantang, Bukit Bangkirai layak masuk dalam daftar tujuan saat berkunjung ke Kalimantan Timur.