JNEWS – Celaya adalah salah satu kota kecil yang berlokasi di negara bagian Guanajuato, Meksiko. Banyak orang hanya menganggap Celaya Meksiko sebagai kota persinggahan, tempat orang lewat sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain.
Padahal, kalau kita benar-benar berhenti dan menjelajahinya, Celaya menyimpan kehidupan kota yang cukup khas. Di sini ada budaya seni yang hidup dan sekitar 400 ribu penduduk yang menetap secara permanen, dengan sejarah yang kaya.
Celaya Meksiko: Rumah bagi Masyarakat Otomi
Dikutip dari website Visit Mexico, secara historis, Celaya Meksiko merupakan rumah bagi masyarakat Otomí, salah satu kelompok etnis asli Meksiko. Jejak pengaruh mereka masih terasa hingga sekarang dan membentuk karakter kota secara keseluruhan.
Nuansa ini paling mudah dirasakan di Mercado Morelos, pasar besar yang letaknya di pusat keramaian. Selain sebagai tempat jual beli, pasar ini juga merupakan ruang sosial bagi warga lokal, tempat di mana kebiasaan tradisi dan kehidupan sehari-hari bertemu. Dari cara orang berinteraksi, jenis barang yang dijual, sampai suasananya, semuanya mencerminkan identitas lokal yang kuat.
Celaya juga dijuluki sebagai Ibu Kota Cajeta, karamel khas Meksiko yang terbuat dari susu kambing. Julukan ini bukan sekadar nama, karena cajeta benar-benar bisa ditemukan di mana-mana di kota ini, terutama di sekitar pasar. Hampir semua kios makanan, toko oleh-oleh, dan penjual camilan menawarkan berbagai olahan cajeta, mulai dari olesan roti hingga isian kue.
Atraksi Wisata di Celaya Meksiko
Celaya Meksiko boleh saja dianggap sebagai kota persinggahan, tetapi kota ini menyimpan banyak titik menarik yang mencerminkan sejarah panjang dan kehidupan budayanya yang kaya. Berikut deretan atraksi wisata di Celaya Meksiko yang menawarkan pengalaman berkesan bagi turisnya.
1. Temple of the Virgen del Carmen
Gereja ini dibangun pada awal abad ke-19, tepatnya antara tahun 1802 hingga 1807, dengan gaya arsitektur neoklasik yang cukup menonjol. Dari luar, tampilannya tampak simetris, khas bangunan neoklasik yang menekankan keseimbangan bentuk. Lokasinya cukup strategis dan sering dilewati orang, sehingga tidak terasa seperti bangunan tua yang terasing.
Meski usianya sudah lebih dari dua abad, kondisi bangunannya masih terawat dan tetap digunakan sebagai tempat ibadah. Bangunan ini juga mencerminkan fase perkembangan Celaya Meksiko ketika pengaruh Eropa mulai kuat dalam desain arsitektur kota.
Baca juga: Chichén Itzá dan Kehebatan Arsitektur Suku Maya di Meksiko
2. Municipal Pantheon dan Museum of Mummies of Celaya
Pantheon Municipal adalah pemakaman sipil pertama di Celaya dan termasuk salah satu nekropolis terpenting di negara bagian Guanajuato. Dibuka pada abad ke-19, area ini menampilkan ragam arsitektur makam yang sangat beragam. Ada nisan tua yang sudah aus dimakan waktu, berdampingan dengan bangunan makam yang lebih baru.
Tepat di sebelahnya terdapat Museum Mumi Celaya Meksiko yang menyimpan 22 jasad yang mengalami proses mumifikasi alami. Di dalam museum, pengunjung bisa mempelajari bagaimana kondisi lingkungan dan tanah setempat memungkinkan proses mumifiksi alami ini terjadi.
3. House of Tithe (Casa del Diezmo)
Casa del Diezmo adalah bangunan bersejarah yang dulunya dikenal sebagai Alhóndiga. Bangunan ini didirikan oleh Hernán Pérez Bocanegra, seorang tentara yang datang bersama pasukan Hernán Cortés. Saat ini, fungsinya sudah berkembang menjadi pusat budaya, museum, arsip sejarah kota, sekaligus sekolah seni.
Dari sisi arsitektur, bangunan ini menonjol berkat detail kusen batu, pintu kayu ukir, serta jendela-jendela dari abad ke-17. Suasananya klasik, apalagi dengan banyaknya aktivitas seni berlangsung di dalamnya, menjadikannya tambah artistik.
Tempat ini cocok dikunjungi jika ingin memahami perjalanan sejarah Celaya Meksiko secara lebih dalam.
4. Temple of San Agustín
Gereja San Agustín dibangun pada tahun 1609 dan merupakan salah satu bangunan religius tertua di Celaya Meksiko. Ciri paling khas dari gereja ini adalah dekorasi plateresque dengan sentuhan pengaruh Moor. Kombinasi gaya bangunan ini jarang ditemukan, sehingga membuat arsitektur gereja ini menjadi semakin unik dan berbeda dari gereja lain.
Gereja San Agustin dibangun oleh para biarawan Agustinian pertama yang datang ke Celaya pada abad ke-17. Meski usianya sudah sangat tua, bangunan ini masih berdiri kokoh dan menjadi bagian penting dari lanskap kota.
5. House of Culture of Celaya
Casa de la Cultura de Celaya menempati bangunan kastel yang juga menampilkan gaya plateresque dengan unsur-unsur Moor. Usianya juga sudah tua, karena dibangun sekitar tahun 1609, sehingga satu era dengan beberapa bangunan penting lain di kota ini.
Saat ini, tempat ini menjadi pusat kegiatan budaya, mulai dari pameran seni, kelas, hingga acara komunitas.
6. Convent and Temple of San Francisco
Kompleks Gereja dan Biara San Francisco dibangun pada tahun 1683 dan termasuk salah satu yang terbesar di Meksiko. Bagian dalamnya didominasi oleh gaya barok, sementara fasad luarnya menunjukkan pengaruh neoklasik. Kombinasi ini membuat tampilannya kaya secara visual tanpa saling bertabrakan.
Gereja ini juga memiliki peran penting secara nasional karena menjadi kuil kedua di Meksiko yang menyimpan patung Immaculate Conception. Setiap tanggal 8 Desember, perayaan besar diadakan di gereja ini dan menarik minat banyak orang termasuk wisatawan.

7. Ball of Water Reservoir (Bola del Agua)
Bola del Agua adalah ikon kota Celaya Meksiko yang paling mudah dikenali. Tangki air berbentuk bola ini sudah menyuplai air ke pusat kota sejak tahun 1908. Tangki ini dibuat di Jerman dan dirakit langsung di Celaya menggunakan sistem paku keling, bukan las.Unik kan?
Bentuknya yang bulat sempurna membuatnya dipercaya sebagai satu-satunya tangki air sejenis di dunia. Ada cerita lokal yang cukup terkenal, di mana warga bercanda bahwa bola ini berisi cajeta, permen khas Celaya. Cerita ini sering diceritakan kepada pengunjung, terutama saat jalan-jalan hari Minggu di kawasan Calle Independencia.
8. Column of Independence
Column of Independence adalah monumen karya Francisco Eduardo Tresguerras dan memiliki nilai sejarah nasional. Monumen ini dibangun pada tahun 1822 dan menjadi patung pertama di Meksiko yang didirikan untuk menghormati kemerdekaan negara.
Letaknya berada di taman kawasan pusat bersejarah kota, sehingga mudah diakses. Monumen ini menunjukkan bagaimana Celaya turut ambil bagian dalam kisah sejarah Meksiko.
9. Museum of Celaya, Regional History
Museum Sejarah Regional Celaya memiliki delapan ruang pamer dengan sembilan tema utama. Isinya mencakup sejarah pra-Hispanik, pembentukan kota, makna lambang daerah, hingga kontribusi tiap lingkungan terhadap pop culture.
Penataan ruangnya dibuat runtut, sehingga pengunjung bisa mengikuti alur sejarah dengan mudah. Informasinya juga cukup lengkap, cocok banget dikunjungi untuk menambah wawasan. Museum ini menjadi penutup yang pas untuk mengenal Celaya Meksiko lebih dalam.
Baca juga: Daftar Lengkap Tempat Wisata Terpopuler di Dunia dari Eropa hingga Oseania
Celaya Meksiko adalah kota dengan sejarah panjang. Dengan akses yang mudah dan banyak sudut menarik untuk dijelajahi, Celaya memberi gambaran utuh tentang kota tua yang tetap menarik untuk dieksplorasi.