Cerita Di Balik Persiapan Umrah 1600 Karyawan JNE ke Tanah Suci

umrah karyawan jne

Tim yang mengurusi umrah (dari kiri) M. Arifin, Fikri Al Haq dan Wahyu Robihun

JNEWS – Sekitar 1.600 karyawan/ti JNE berangkat umrah ke Tanah Suci di tahun 2025-2026 ini. Mereka mendapat reward umrah gratis dari perusahaan untuk masa kerja sudah lebih dari 12 tahun.

Banyak yang terlibat dalam program umrah tersebut, tapi tim khusus yang bekerja mempersiapkan umrah karyawan agar berjalan lancar tahun ini ada di bawah tanggung jawab Fikri Al Haq selaku Kepala Divisi Human Capital Development dan juga tim dari Engagement Department (EGD). Mereka bekerja dari mulai pembuatan paspor, pengurusan visa, pelaksanaan suntik vaksin, manasik umrah, pelepasan keberangkatan hingga penyambutan kembali usai pulang ke Tanah Air.

Program umrah periode 2025-2026 sendiri, persiapannya sudah dimulai sejak Maret 2025 silam. Pertama, tim EGD mendata para karyawan yang sudah memiliki masa kerja lebih dari 12 tahun, baik karyawan pusat maupun kantor cabang daerah di seluruh Indonesia.

Menurut M. Arifin, salah satu staf EGD, pihaknya beberapa kali rapat dengan manajemen untuk menentukan pihak tour & travel mana saja yang akan mendampingi karyawan beribadah umrah.

“Setelah itu, proses berikutnya membuat paspor bagi mereka yang belum memiliki, dilanjutkan dengan pengajuan visa umrah. Kemudian menentukan jadwal dan lokasi suntik vaksin hingga menentukan pelaksanaan jadwal manasik. Karena jumlahnya banyak, manasik kadang harus digelar di Yayasan Yatuna, Kampung Makassar, Jakarta Timur yang ballroom-nya lebih luas,” ujar M. Arifin kepada JNEWS.

Selain menggelar manasik, pihaknya juga melangsungkan acara pelepasan peserta dengan mengikuti jadwal tiket keberangkatan yang sudah ditentukan oleh pihak travel sebagai penyelenggara yang bertanggung jawab selama peserta umrah berada di Tanah Suci hingga kembali pulang ke Tanah Air.

Untuk program umrah periode 2025-2025, tercatat sebanyak 6 kali digelar manasik  dengan lokasi di Ballroom Lantai 7 JNE Tomang 11, Jakarta Barat dan juga di Yatuna. Sedangkan untuk pelepasan peserta umrah sebanyak 15 kloter yang mayoritasnya di jam keberangkatan dini hari.

Baca juga: JNE Lepas Kloter Terakhir Program Umrah Karyawan Periode 2025-2026

“Tim di EGD bergantian. Terutama apabila pelepasan di jam dini hari. Saat pelepasan EGD berkoordinasi dengan pihak travel untuk memastikan tempat pelepasan, menu makanan untuk sarapan sebelum berangkat dan yang paling penting mendata siapa saja yang belum sampai ke Bandara Soekarno-Hatta. Tim tak henti berkomunikasi apakah mereka masih di jalan, terjebak macet dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sepanjang program umrah karyawan JNE dilangsungkan, untuk peserta periode 2025-2026 merupakan yang terbanyak. Namun semuanya berjalan lancar dan sukses. “Alhamdulillah, kloter terakhir yakni kloter 15 sudah dilepas. Waktunya dini hari juga, nanti tinggal penyambutan kepulangannya, termasuk mengurusi karyawan yang berasal dari kantor cabang,” tandas M. Aridin yang merupakan alumni UIN Jakarta ini.

Adapun dari tim EGD yang mengurusi umrah adalah Wahyu Robihun, M. Arifin, Dylan, Siti Aminah, Nuryanti, Hegar, Wiwit dan Rohman. Selain tim EDG kesuksesan pelaksanaan umrah dengan peserta ribuan karyawan juga dibantu personel dari departemen lain yang bersangkutan dengan program umrah karyawan. *

 

Exit mobile version