JNEWS – Yogyakarta adalah surganya kuliner. Tiap sudutnya menyimpan cita rasa dan kenangan. Wajar jika kota ini selalu menghadirkan persinggahan untuk pulang.
Di antara banyak lokasi kuliner di Yogyakarta, tersebutlah kawasan Padukuhan Tiyasan Sleman. Lokasinya di Kelurahan Condongcatur, Depok. Berbatasan dengan Padukuhan Tambakan Kelurahan Sinduharjo, Ngaglik.
Kawasan kuliner Tiyasan sangat mudah dijangkau. Tepatnya di sisi utara Gejayan hingga tembus Jalan Kaliurang.
Pengunjung dapat dengan mudah menjumpai beragam kuliner sesuai selera. Meski disebut kawasan, namun lokasi kuliner relatif terpencar-pencar dengan fokus di tepi jalan.
Ada resto kekinian semacam kedai kopi, banyak juga resto untuk keluarga yang menyajikan masakan tempo dulu, bebakaran ikan, serta sate-satean.
Kawasan ini menjadi tumbuh relatif cepat. Kanan kiri jalan yang dulunya berupa pekarangan maupun persawahan, kini beralih fungsi menjadi restoran maupun hunian yang disewakan. Jalanan yang dulu relatif sepi pada malam hari, kini lebih ramai karena juga menjadi jalan alternatif menuju Sleman sisi timur.

Lurah Sinduharjo, Sudarja mengutarakan, kawasan kuliner membuat perekonomian warga menggeliat. Terbaru, Padukuhan Tambakan dijadikan lokasi acara Suadesa Festival 2026, sebuah event ekonomi kreatif yang digelar oleh badan usaha milik negara. Event ini menonjolkan potensi desa, tidak hanya UMKM namun geliat ekonomi kreatif, seni dan budaya di dalamnya.
“Memang sekarang banyak bermunculan resto di wilayah kami yang berbatasan dengan Condongcatur. Sekarang sudah jadi destinasi kuliner di Sleman,” ujar Sudarja, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, potensi kuliner ini bisa terus berkembang mengingat semakin banyak investor tertarik membuat resto atau kafe yang digemari mahasiswa atau wisatawan keluarga.
Kawasan kuliner Tiyasan dan Tambakan ini pun menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menjajal suasana baru selain Jalan Kaliurang dan Palagan yang lebih dulu terkenal.
Selain kuliner, menurutnya, Sinduharjo juga memiliki Desa Wisata Palgading yang menawarkan potensi wisata agro. Wisatawan memiliki kesempatan untuk melihat langsung proses pertanian tradisional yang dilakukan oleh penduduk setempat. Desa ini juga menjadi pilihan yang populer bagi perusahaan atau organisasi yang ingin mengadakan kegiatan team building yang berkesan. Pun memiliki daya tarik utama Candi Palgading, sebuah situs bersejarah.
Baca juga: Pantai Wediombo: Keindahan Pesisir Gunungkidul Yogyakarta yang Wajib Dijelajahi
Sementara itu, Sekretaris Kalurahan Condongcatur, Riska Dian Nur Lestari mengutarakan, Condongcatur merupakan wilayah strategis di Kabupaten Sleman karena memiliki perkantoran pemerintahan, pusat perbelanjaan, kampus, pelaku usaha besar hingga UMKM, serta menjamur bisnis kos-kosan mahasiswa.
Sebelum tahun 1946 Desa Condongcatur terbagi menjadi empat kalurahan yakni Kalurahan Manukan, Gorongan, Gejayan dan Kalurahan Kentungan. Dengan Gejayan sebagai ibu kota Condongcatur. Gejayan bahkan dulu pernah dijadikan nama jalan yang membelah dari Jalan Adistjipto hingga Ringroad Utara. Saat ini nama tersebut diganti dengan Jalan Affandi untuk mengenang maestro seni lukis Indonesia Affandi Koesoema.
Menurutnya, di antara banyak destinasi kuliner di Condongcatur, kawasan Padukuhan Tiyasan termasuk fenomenal belakangan ini. Kawasan tersebut sebetulnya sudah cukup lama berdiri, namun hanya beberapa lokasi saja yang viral hingga bisa mendongkrak bermunculan resto-resto lainnya.
Sebut saja ada Sate Ratu. Atau resto seafood. Tempat makan ini sangat digandrungi wisatawan karena cita rasanya menarik. “Kawasan Tiyasan ini memang tumbuh signifikan. Investor resto terus bermunculan. Ini juga menjadi kabar baik bagi perekonomian lokal,” ujarnya.
Destinasi kuliner di sisi utara ini menjadi alternatif pelancong di tengah padatnya resto yang berada di kota. Nah, di antara banyaknya resto dan kafe di lokasi tersebut, berikut beberapa yang wajib dicoba di Tiyasan.
Sate Ratu
Sate Ratu adalah resto ikonik di Tiyasan. Jualan utamanya adalah sate merah pedas. Berbeda dengan sate ayam Madura atau kambing di Jejeran, sate merah Sate Ratu memiliki cita rasa pedas manis. Pengunjung, terutama yang datang pertama kali, perlu mencoba menu otentik ini untuk mengobati penasaran. Untuk akhir pekan dan libur panjang, resto ini selalu penuh.
Ndalem Tiyasan
Resto berkonsep prasmanan dengan Joglo khas Jawa ini menawarkan pengalaman kuliner keluarga. Pengunjung dapat memilih menu yang disediakan mulai dari jajanan pasar seperti srabi, kepala manyung, iga bakar atau bebek bumbu hitam. Cocok untuk membawa rombongan banyak.
Jempolan Coffee & Ivy Coffee
Kedai kopi ini kerap menjadi andalan mahasiswa dan anak muda untuk nongkrong, mengerjakan tugas kuliah hingga diskusi ringan. Kedai tersebut berkonsep outdoor dengan latar hamparan sawah. Pengelola menyediakan kursi dan meja minimalis untuk tempat menyeruput kopi sambil menikmati senja.
Tengkleng Gajah
Resto ini termasuk legend di Sleman karena menyuguhkan menu serba kambing dengan porsi jumbo. Pengunjung dapat memesan sate, tongseng, klathak, dan tengkleng kambing sesuai selera. Konsepnya nasi ambil sendiri.
Kedai Bahagia
Lokasi ini terletak di Gandok Tambakan. Selain menyuguhkan kedai kopi, terdapat menu tradisional lainnya yang patut dicoba. Cocok untuk nongkrong anak-anak muda serta keluarga.