Essential Oil Dari Darjeeling Yang Meroket!

Oleh : Kurnia Hayati, PR Regional Jawa Barat

Cerita JONI : Bisnis Essential Oil Bersama Ratu dan Monica

Tren hidup sehat kian menjamur, terlebih di masa Pandemic Covid-19 dimana telah menjadi kebutuhan harian seperti, diet makanan sehat dan melakukan beragam jenis olah raga, hingga detoks menggunakan bahan alami. Essential oil salah satunya yang kini kian meroket serta banyak diminati oleh masyarakat.

Produk ini merupakan minyak alami yang dieskstrasi dari tanaman tertentu. Dengan berbagai proses tersebut, Essential Oil dapat memberikan aroma yang khas dan dipercaya memberikan khasiat untuk kesehatan.

Gaya hidup sehat inilah yang melatarbelakangi dua orang yang merupakan sahabat membuat essential oil bernama Darjeeling pada tahun 2017 lalu. Peluang usaha bisnis essential oil juga disampaikan dua mojang priangan asal Jawa Barat ini di tayangan inspiratif “Cerita JONI” pada Kamis, 1 Oktober 2020 di kanal youtube JNE.

Baca Juga: Kisah di Balik Seragam Batik JNE

Tayangan Cerita JONI adalah program inspiratif yang membahas seputar usaha, entrepreneur, bisnis online dan logistik. Di Cerita JONI sebelumnya, JNE menghadirkan Ibu Atalia Kamil dan pada tayangan yang kedua kalinya ini, Cerita Joni menghadirkan bintang tamu spesial, yaitu Ratu Shofura owner serta Monica Petronela, selaku Direktur Utama Darjeeling.

Baca Juga: Tips Belanja yang Aman Ketika PSBB

Darjeeling memiliki 500 varian essential oil dengan harga terjangkau

Darjeeling Aroma Vetiver

Berawal dari kecintaan mereka dengan aroma wangi produk termasuk essential oil, membuat kedua sahabat ini ingin lebih memahami jenis dan kegunaan dari minyak alami tersebut. Dengan pengalaman sulit untuk mendapatkan produk dengan harga terjangkau, Ratu dan Monica melihat peluang bisnis dari trend essential oil di Indonesia.

Baca Juga: JNE Trucking Permudah Kirim Barang Berukuran Besar

Darjeeling menawarkan lebih dari 500 varian essential oil dengan harga terjangkau. Sesuai tagline nya Your One Stop Aroma Therapy Spesialist, produk-produk tersebut dibanderol dengan kisaran harga mulai dari 16.500 hingga puluhan juta rupiah. Selain itu, Darjeeling juga menyediakan diffuser atau alat yang digunakan untuk menikmati aroma therapy di rumah.

Darjeeling Aroma Lemongrass dan Lavender

Ratu dan Monica kemudian melakukan riset dengan mengumpulkan beragam essential oil dan aroma therapy dari berbagai negara, seperti Oman, Yaman, Dubai dan berbagai negara lainnya.”Selain essential oil juga kita menyediakan aroma therapy diluar oil seperti incense raisin atau kemenyan, getah pohon dan kayu gaharu. Ada juga produk atau bahan yang cukup sulit didapatkan yaitu dragon blood karena langsung diambil dari satu jenis pohon dracaena cinnabari di Pulau Socotra, Yaman”, tambah Monica.

Baca Juga: Empat Formula yang Bisa Bikin Produk Kamu Disayang Pelanggan!

Darjeeling mempercayakan pengirimannya menggunakan JNE

Armada JNE

Dari awal mendirikan Darjeeling, Ratu dan Monica mempercayakan pengirimannya menggunakan jasa pengiriman JNE. Ratu pun mengaku bahwa dirinya langsung mendaftarkan menjadi member JLC (JNE Loyality Card), karena beragam keuntungan yang didapatkan.

“Apalagi pada saat Pandemic ini, cukup menjadi tantangan untuk memenuhi permintaan pasar. Saat corona outbreak, pemerintah sempat memberikan statement bahwa eucaliptus dapat mencegah virus ini. Permintaan pasar pun sangat tinggi, sementara jam kerja kita terbatas dan banyak penutupan daerah untuk mendapatkan eucaliptus, namun JNE sangat koperatif dalam membantu pendistribusian produk kita”, pungkas Monica.

Baca Juga: Strategi Untuk Mengembangkan Bisnis Online di Masa Pandemi

“Sejak awal kami ingin produk essential oil dapat menjangkau semua kalangan, bahkan yang belum mengerti tentang aroma therapy. Oleh karena itu kami membuat informasi lengkap bahkan resep pembuatan essential oil di website resmi kami darjeelingaroma.co.id. Selain itu, produk Darjeeling juga dapat ditemukan di platform social media Instagram dengan nama darjeelingaroma dan di beberapa marketplace di Indonesia”, tutup Monica.

Baca Juga: Peluang Emas, Kemekop Dorong UKM Masuk Pasar Ekspor Eropa

Exit mobile version