JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Apa Itu Godzilla El Nino? Fenomena Cuaca Ekstrem yang Perlu Dipahami

by Penulis JNEWS
11 April 2026
Apa Itu Godzilla El Nino? Fenomena Cuaca Ekstrem yang Perlu Dipahami
Share on FacebookShare on Twitter

JNEWS – Dalam satu kontennya, BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menggambarkan bahwa Indonesia wajib hati-hati karena ada peluang terjadinya Godzilla El Nino. Peringatan ini bukan sekadar asumsi, tetapi mengacu pada pemantauan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang menunjukkan kecenderungan menghangat di atas pola normal.

Ketika anomali ini terus menguat dan tidak cepat turun, peluang masuk ke kategori El Nino kuat menjadi lebih besar. Indonesia berada di posisi yang cukup sensitif terhadap perubahan tersebut. Saat distribusi air hangat di Pasifik bergeser, suplai uap air ke wilayah Indonesia ikut berubah. Awan hujan yang biasanya terbentuk lebih rutin bisa berkurang jumlahnya, lalu pola musim mulai bergeser tanpa pola yang mudah ditebak.

Inilah yang menjadi alasan kewaspadaan perlu disampaikan lebih awal. Dengan memahami sinyal awal seperti ini, kita pun menjadi lebih siap akan apa pun yang terjadi.

Apa Itu Godzilla El Nino?

Apa Itu Godzilla El Nino? Fenomena Cuaca Ekstrem yang Perlu Dipahami

Dikutip dari situs BPBD Pemkab Buleleng, Godzilla El Nino adalah sebutan tidak resmi untuk menggambarkan El Nino dalam kondisi yang sangat kuat. Kata Godzilla dipilih untuk memberi gambaran skala yang besar, bukan sekadar El Nino biasa. Jadi, yang dimaksud bukan jenis fenomena baru, melainkan versi yang jauh lebih intens dari pola yang sudah dikenal.

Istilah Godzilla mulai ramai digunakan saat kejadian tahun 2015–2016. Peristiwa itu sering dijadikan acuan karena kekuatannya menonjol dibanding tahun-tahun lain dalam catatan modern. Sejak saat itu, istilah ini dipakai ulang setiap kali muncul El Nino dengan karakter serupa.

Baca juga: Apa Itu La Nina dan El Nino? Begini Cara Kerjanya di Iklim Dunia

Penyebab Terjadinya Godzilla El Nino

Untuk memahami istilah ini, perlu melihat dulu bagaimana El Nino bekerja. Dalam kondisi normal, angin pasat mendorong air hangat ke arah barat Pasifik, sementara bagian timur relatif lebih dingin.

Saat El Nino terjadi, dorongan angin ini melemah. Air hangat tidak lagi terkumpul di barat, melainkan menyebar ke tengah hingga timur Pasifik. Perubahan ini tidak hanya terjadi di permukaan laut, tapi juga memengaruhi sirkulasi udara di atasnya.

Ketika pemanasan di wilayah tersebut meningkat jauh di atas rata-rata dan bertahan lebih lama, intensitasnya masuk kategori kuat. Pada titik ini, banyak pihak mulai menyebutnya sebagai Godzilla El Nino. Batasnya bukan sekadar perasaan atau pengamatan kasual, melainkan diukur dari anomali suhu laut yang bisa melampaui ambang tertentu dalam periode yang cukup panjang. Artinya, istilah ini muncul karena ada perbedaan nyata dalam data, bukan hanya cara penyebutan yang dilebihkan.

Dampak Godzilla El Nino di Indonesia

Godzilla El Nino bukan sekadar kemarau biasa. Durasinya bisa lebih panjang dan jeda hujan makin jarang. Dari sini, efek lain mulai muncul dan saling berkaitan. Apa saja?

1. Kemarau Lebih Panjang dan Lebih Kering

Musim kemarau bisa mundur datangnya, tapi ketika sudah mulai, durasinya cenderung lebih lama. Hujan yang biasanya masih turun sesekali jadi jauh berkurang. Tanah cepat kehilangan kelembapan, terutama di daerah yang bergantung pada hujan langsung. Pola ini membuat banyak wilayah mengalami kondisi kering lebih cepat dari biasanya.

2. Krisis Air di Beberapa Daerah

Sumber air permukaan seperti sungai kecil, embung, dan waduk mulai menyusut. Di beberapa tempat, debit air bisa saja turun sampai tidak mencukupi kebutuhan harian. Sumur dangkal ikut terdampak karena cadangan air tanah tidak terisi ulang. Daerah yang sejak awal punya akses air terbatas biasanya paling dulu merasakan kondisi ini.

3. Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Lahan kering, terutama gambut, jadi lebih mudah terbakar. Api bisa menyebar cepat karena vegetasi dalam kondisi kering. Sekali muncul, kebakaran lebih sulit dikendalikan karena kurangnya kelembapan. Asapnya bisa meluas dan bertahan lama, tergantung kondisi angin.

4. Gangguan pada Pertanian

Petani yang mengandalkan air hujan menghadapi ketidakpastian waktu tanam. Tanah yang terlalu kering membuat benih sulit tumbuh optimal. Jika air irigasi terbatas, hasil panen bisa menurun. Komoditas seperti padi paling rentan karena butuh suplai air stabil.

5. Suhu Udara Terasa Lebih Panas di Siang Hari

Dengan minimnya awan dan hujan saat terjadi Godzilla El Nino, paparan matahari jadi lebih langsung. Siang hari jadi lebih terik dan lebih lama. Kondisi ini juga mempercepat penguapan air di tanah dan permukaan air terbuka. Dampaknya kembali lagi ke siklus kekeringan yang makin kuat.

6. Kualitas Udara Menurun di Wilayah Terdampak Asap

Ketika kebakaran terjadi, partikel asap bisa bertahan di udara dalam waktu lama. Jarak pandang menurun, dan aktivitas luar ruang jadi terganggu. Di beberapa kasus, asap bahkan bisa terbawa ke wilayah lain, tergantung arah angin saat itu.

Semua dampak ini saling terkait. Berawal dari perubahan suhu laut, lalu merambat ke pola angin, hujan, hingga kondisi di darat. Karena skala Godzilla El Nino itu besar, efeknya tidak muncul sebagai satu kejadian tunggal, melainkan rangkaian perubahan yang terasa bertahap.

Apa yang Perlu Disiapkan untuk Menghadapi Godzilla El Nino?

Menghadapi Godzilla El Nino kita tidak perlu panik, tapi memang harus siap lebih awal. Perubahannya biasanya bertahap, jadi yang dibutuhkan adalah langkah praktis yang bisa langsung diterapkan, baik di rumah maupun di tingkat komunitas. Fokusnya ada pada air, kesehatan, dan aktivitas harian yang ikut terdampak.

1. Amankan Ketersediaan Air dari Sekarang

Mulai dengan hal sederhana seperti menyimpan cadangan air di rumah, terutama untuk kebutuhan minum dan memasak. Kalau memungkinkan, siapkan penampungan air hujan atau tandon tambahan.

Di daerah yang sering kekurangan air, penting juga untuk tahu sumber alternatif seperti sumur bor atau distribusi air bersih terdekat. Penggunaan air sehari-hari sebaiknya mulai diatur, bukan menunggu kondisi benar-benar kering.

2. Atur Pola Tanam dan Penggunaan Lahan (untuk yang Bertani)

Petani perlu menyesuaikan jadwal tanam dengan kondisi air yang tersedia, bukan hanya mengikuti kalender biasa. Pilih varietas yang lebih tahan kering dan tidak terlalu bergantung pada air melimpah. Sistem irigasi juga perlu dibuat lebih efisien, misalnya dengan pengairan bertahap atau teknik hemat air. Lahan yang dibiarkan terbuka sebaiknya dikurangi agar kelembapan tanah tidak cepat hilang.

3. Siapkan Perlindungan dari Panas dan Kualitas Udara

Cuaca yang lebih panas dan kering bisa memicu kelelahan lebih cepat. Gunakan pelindung seperti topi, pakaian yang menyerap keringat, dan cukup minum air.

Jika terjadi kebakaran lahan di sekitar wilayah, masker menjadi penting untuk melindungi pernapasan. Ventilasi rumah juga perlu diperhatikan agar sirkulasi udara tetap baik tanpa membawa terlalu banyak asap masuk.

4. Kurangi Aktivitas yang Berisiko Memicu Kebakaran

Di kondisi kering seperti Godzilla El Nino, hal kecil seperti membakar sampah atau puntung rokok bisa jadi pemicu api. Ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa luas. Di lingkungan yang rawan, lebih baik menghindari aktivitas pembakaran terbuka sama sekali. Pengawasan di sekitar lahan kosong atau area kering juga perlu ditingkatkan.

5. Ikuti Informasi Resmi dan Pembaruan Cuaca

Perubahan kondisi bisa berkembang dari waktu ke waktu. Informasi dari lembaga seperti BMKG atau pemerintah daerah membantu memahami situasi terbaru. Dengan begitu, langkah yang diambil bisa disesuaikan, bukan berdasarkan perkiraan sendiri.

Langkah-langkah ini tidak harus dilakukan sekaligus, tapi bisa dimulai dari yang paling mudah dulu. Yang penting, ada persiapan sebelum kondisi benar-benar berubah.

Baca juga: Apa Itu Kemarau Basah? Mengenal Fenomena Cuaca yang Bikin Bingung Banyak Orang

Godzilla El Nino tidak perlu dibayangkan sebagai sesuatu yang jauh atau sulit dipahami. Polanya bisa dikenali, tandanya bisa dipantau, dan dampaknya bisa diantisipasi jika disiapkan lebih awal. Dengan langkah yang tepat, perubahan yang datang tidak lagi mengejutkan, melainkan sesuatu yang sudah diperhitungkan sejak awal.

Tags: apa itu godzilla el ninocuaca ekstremEl Ninokemarau panjangmusim kemaraumusim keringudara panas
Share186Tweet117

TERKINI

Apa Itu Godzilla El Nino? Fenomena Cuaca Ekstrem yang Perlu Dipahami

Apa Itu Godzilla El Nino? Fenomena Cuaca Ekstrem yang Perlu Dipahami

11 April 2026
Desa Sawai Maluku: Fakta, Keindahan, dan Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Desa Sawai Maluku: Fakta, Keindahan, dan Aktivitas yang Bisa Dilakukan

11 April 2026
Itinerary Australia 7 Hari untuk Pemula, dari Sydney hingga Melbourne

Itinerary Australia 7 Hari untuk Pemula, dari Sydney hingga Melbourne

10 April 2026
kurir jne tasikmalaya

Lahap Tanjakan di Jalur “Tengkorak” Tiap Hari, Kurir JNE Tasik Ini Bagikan Kiatnya

10 April 2026
Cara Hemat BBM untuk Kendaraan Harian Tanpa Mengubah Rutinitas

Cara Hemat BBM untuk Kendaraan Harian Tanpa Mengubah Rutinitas

10 April 2026
Desa Tenganan Pegringsingan: Mengenal Desa Bali Aga yang Masih Asli

Desa Tenganan Pegringsingan: Mengenal Desa Bali Aga yang Masih Asli

10 April 2026

POPULER

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

by Penulis JNEWS
24 March 2026

Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat se-Indonesia

6 Alasan Mengapa Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat di Indonesia

by Penulis JNEWS
17 March 2026

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

by Penulis JNEWS
13 March 2026

9 Negara yang Murah untuk Dikunjungi dan Penuh Destinasi Menarik

by Penulis JNEWS
19 March 2026

kurir jne tasikmalaya

Lahap Tanjakan di Jalur “Tengkorak” Tiap Hari, Kurir JNE Tasik Ini Bagikan Kiatnya

by Redaksi JNEWS
10 April 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal