JNEWS – Setiap tanggal 22 Maret, kita memperingati Hari Air Sedunia. Hari ini menjadi pengingat bahwa air adalah sumber daya terbatas yang harus dijaga agar tetap tersedia bagi semua orang.
Setiap hari, air digunakan untuk minum, memasak, mandi, dan berbagai keperluan lainnya. Sayangnya, banyak orang masih boros tanpa sadar, membiarkan air mengalir sia-sia. Jika tidak dihemat, sumber air bisa semakin menipis dan sulit didapat di masa depan.
Menghemat air sebenarnya tidak sulit, cukup dengan perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana bisa membuat perbedaan besar jika dilakukan secara konsisten. Setiap orang punya peran dalam menjaga air tetap tersedia. Dengan penggunaan yang lebih bijak, kebutuhan sekarang dan generasi mendatang bisa tetap terpenuhi.
Hari Air Sedunia: Ayo, Hemat Air di Rumah!
Hari Air Sedunia jadi pengingat bahwa air bersih bukan sesuatu yang bisa dipakai tanpa batas. Setiap tetesnya berharga dan perlu digunakan dengan bijak.
Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan agar air tidak terbuang sia-sia. Berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu menghemat air tanpa ribet, yang bisa dimulai di kesempatan Hari Air Sedunia ini.
1. Matikan Keran Saat Tidak Digunakan
Saat menggosok gigi atau mencuci tangan, banyak orang membiarkan keran tetap mengalir. Padahal, air yang terbuang bisa mencapai beberapa liter dalam hitungan menit.
Cara terbaik adalah dengan cukup basahi tangan atau sikat gigi, lalu matikan keran saat menggosok. Nyalakan lagi hanya saat membilas agar air tidak terbuang sia-sia.
Baca juga: Permakultur: Bertani di Halaman Belakang Rumah
2. Gunakan Air Bekas Cucian Beras atau Sayur
Air bekas mencuci beras atau sayuran masih bisa dimanfaatkan. Misalnya, untuk menyiram tanaman atau membersihkan lantai.
Nutrisi dari air cucian beras juga bagus untuk tanaman. Jadi, jangan langsung dibuang ke saluran air.
3. Gunakan Gayung Saat Mandi
Mandi pakai shower memang praktis, tapi air yang terbuang lebih banyak. Air terus mengalir meski tidak digunakan langsung. Pakai gayung bisa mengontrol jumlah air yang dipakai. Kalau tetap ingin pakai shower, matikan saat menggosok badan atau keramas.
4. Perbaiki Kebocoran Secepatnya
Keran atau pipa bocor terlihat sepele, tapi kalau dibiarkan bisa membuang banyak air setiap hari. Selain boros, tagihan air juga bisa melonjak. Periksa keran dan pipa secara rutin. Kalau ada kebocoran kecil, segera perbaiki sebelum semakin parah.
5. Gunakan Mesin Cuci Saat Penuh
Mesin cuci butuh banyak air untuk bekerja. Kalau hanya mencuci sedikit pakaian, air yang terpakai tetap sama seperti mencuci dalam jumlah banyak. Sebaiknya tunggu sampai cucian cukup banyak sebelum menyalakan mesin cuci. Ini juga menghemat listrik sekaligus air.
Hemat Air di Dapur
1. Cuci Piring dengan Metode Dua Wadah
Banyak orang mencuci piring langsung di bawah air mengalir. Cara ini boros air karena terus terbuang tanpa henti. Di Hari Air Sedunia, mulailah gunakan metode dua wadah, satu untuk mencuci dengan sabun dan satu untuk membilas. Air yang digunakan jadi lebih efisien.
2. Gunakan Air Secukupnya Saat Memasak
Kadang orang suka berlebihan saat merebus makanan, misalnya mie atau sayur. Air yang tidak terpakai akhirnya dibuang begitu saja. Gunakan air secukupnya sesuai kebutuhan agar tidak ada yang terbuang. Kalau ada sisa, bisa dimanfaatkan untuk membuat kaldu atau menyiram tanaman.
Hemat Air di Halaman
1. Siram Tanaman di Pagi atau Sore Hari
Hari Air Sedunia mengingatkan pentingnya penggunaan air yang bijak, termasuk saat menyiram tanaman. Menyiram di siang hari bikin air cepat menguap. Tanaman belum sempat menyerap air dengan maksimal, tapi sudah hilang karena panas matahari. Lebih baik menyiram di pagi atau sore hari saat udara lebih sejuk. Air lebih terserap dan tanaman tetap segar lebih lama.
2. Gunakan Air Hujan untuk Menyiram Tanaman
Air hujan bisa jadi alternatif untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman. Coba tampung air hujan dalam ember atau bak penampungan. Dengan cara ini, penggunaan air bersih bisa dikurangi. Lebih hemat dan tetap ramah lingkungan.
3. Pilih Tanaman yang Tidak Boros Air
Ada tanaman yang butuh banyak air, ada juga yang lebih tahan kekeringan. Pilih tanaman yang tidak perlu disiram setiap hari, seperti lidah mertua, kaktus, atau bougenville. Selain hemat air, perawatannya juga lebih mudah. Cocok buat yang sibuk atau sering lupa menyiram tanaman.
Hemat Air di Tempat Umum
1. Gunakan Toilet dengan Sistem Flush Ganda
Beberapa toilet modern punya tombol flush ganda. Satu tombol untuk membuang limbah cair, satu lagi untuk limbah padat. Gunakan tombol kecil saat hanya BAK agar air yang dipakai lebih sedikit. Cara ini bisa menghemat banyak air setiap hari.
2. Laporkan Kebocoran Air di Tempat Umum
Kadang di toilet umum atau fasilitas publik ada keran yang bocor atau flush yang tidak berfungsi dengan baik. Air terus mengalir tanpa henti. Jangan cuek kalau melihat hal seperti ini. Laporkan ke petugas atau pengelola tempat tersebut supaya segera diperbaiki.
Kebiasaan-kebiasaan kecil di atas mungkin terlihat sepele, tapi kalau diterapkan secara konsisten, dampaknya besar. Menghemat air bukan cuma soal mengurangi tagihan, tapi juga menjaga sumber daya untuk jangka panjang. Dan, hal ini tak hanya perlu dilakukan di Hari Air Sedunia, tetapi seterusnya.
Baca juga: 10 Sungai Terbersih di Dunia, Inspirasi untuk Konservasi Lingkungan
Menghemat air bukan hal sulit, tapi butuh kesadaran dan kebiasaan yang konsisten. Setiap perubahan kecil bisa memberi dampak besar jika dilakukan bersama-sama. Hari Air Sedunia bukan sekadar peringatan, tapi momen untuk mulai lebih bijak dalam menggunakan air. Kalau air terus dijaga sekarang, ketersediaannya bisa tetap terjamin untuk masa depan.