Hari Buku Anak Sedunia, yang jatuh setiap 2 April, jadi momen penting untuk mengingatkan bahwa kebiasaan membaca sebaiknya dimulai sejak usia dini. Buku bukan cuma jadi hiburan, tapi juga teman belajar yang bisa mengasah imajinasi, rasa ingin tahu, dan cara anak melihat dunia.
Hari Buku Anak Sedunia: Kenalkan Buku Sejak Dini dengan Memilih yang Tepat
Namun, memilih buku untuk anak tidak bisa sembarangan. Kalau isinya terlalu rumit, anak bisa malas membuka halaman berikutnya. Sebaliknya, kalau terlalu sederhana, mereka bisa cepat bosan.
Nah, di momen Hari Buku Anak Sedunia ini, yuk kenalkan kebiasaan membaca lewat pilihan buku yang pas. Tidak harus banyak, yang penting sesuai dengan usia dan minat anak. Supaya tidak bingung, berikut beberapa tip simpel untuk memilih buku anak yang tepat.
1. Sesuaikan dengan Usia
Setiap usia punya kebutuhan berbeda dalam membaca. Jangan asal pilih, karena buku yang terlalu sulit bisa bikin anak frustrasi. Sebaliknya, buku yang terlalu mudah juga bisa terasa membosankan.
Ini dia beberapa panduan yang mungkin bisa membantu:
0-2 tahun
Pilih buku dengan gambar besar dan warna cerah. Anak di usia ini lebih tertarik dengan visual daripada tulisan. Pilih juga buku dari bahan tebal, seperti board book, atau buku kain yang aman kalau digigit atau diremas.
3-5 tahun
Usia ini mulai bisa menikmati cerita sederhana. Cari buku dengan teks pendek dan ilustrasi menarik. Buku dengan tema keseharian, seperti tentang keluarga atau binatang, biasanya lebih mudah mereka pahami.
6-8 tahun
Anak mulai bisa membaca sendiri, tapi tetap suka ilustrasi. Buku cerita yang lebih panjang dengan sedikit tantangan dalam kosakata cocok untuk mereka. Bisa mulai kenalkan buku dongeng, petualangan, atau buku pengetahuan sederhana.
9 tahun ke atas
Di usia ini, anak mulai tertarik dengan cerita yang lebih kompleks. Mereka bisa menikmati novel anak, komik, atau buku bertema sains. Cari buku yang sesuai dengan minat mereka agar tetap semangat membaca.
Baca juga: Dari Grimm hingga Andersen: 7 Buku Cerita Dongeng Klasik yang Paling Berpengaruh
2. Kenali Minat Anak
Anak lebih mudah tertarik kalau bukunya sesuai dengan kesukaan mereka. Kalau suka binatang, coba carikan buku tentang hewan. Kalau suka petualangan, cari buku dongeng atau cerita fantasi.
Tanya anak tentang hal-hal yang mereka suka. Kalau masih bingung, perhatikan mainan atau acara TV favorit mereka. Dari situ, bisa ditebak jenis buku yang paling cocok.
Misalnya, anak suka pesawat? Coba carikan buku ensiklopedia sederhana tentang kendaraan. Kalau suka menggambar, cari buku mewarnai atau cerita yang penuh ilustrasi menarik.
3. Perhatikan Kualitas Isi
Di momen Hari Buku Anak Sedunia, penting untuk memastikan anak nggak cuma membaca buku yang seru, tapi juga punya isi yang berkualitas. Buku yang tepat bisa membantu mereka belajar banyak hal tanpa terasa seperti pelajaran.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahasanya. Jangan pilih buku dengan kalimat yang terlalu rumit atau kata-kata sulit. Anak-anak lebih mudah memahami cerita kalau bahasanya simpel dan mengalir. Selain itu, pastikan buku punya pesan moral yang baik. Lewat cerita, anak bisa belajar tentang kejujuran, keberanian, dan empati tanpa harus diberi ceramah.
Jangan lupa cek isinya sebelum membelikan. Beberapa buku mungkin punya ilustrasi atau kata-kata yang kurang sesuai untuk anak. Pastikan buku yang dipilih aman, mendidik, dan tetap menyenangkan. Dengan begitu, membaca bisa jadi pengalaman seru yang bikin anak semakin suka buku.
4. Cek Ilustrasi dan Desain
Anak-anak itu sangat visual. Mereka lebih mudah tertarik pada buku yang penuh warna dan gambar dibanding sekadar teks panjang. Karena itu, desain buku juga perlu diperhatikan, bukan cuma isi ceritanya.
Ilustrasi yang menarik bisa bikin anak betah membuka halaman demi halaman. Pilih buku dengan gambar yang jelas dan warna cerah, terutama untuk anak yang masih kecil. Ilustrasi yang menarik juga bisa membantu mereka memahami cerita dengan lebih mudah.
Selain itu, font yang jelas juga penting. Tulisan harus cukup besar dan mudah dibaca. Hindari font yang terlalu kecil atau bergaya rumit karena bisa bikin anak cepat lelah saat membaca.
Jangan lupa perhatikan juga bahan bukunya. Untuk anak kecil, pilih buku yang tebal, tahan air, dan tak mudah sobek. Buku dengan bahan yang kuat bisa lebih awet, jadi bisa dibaca berulang kali tanpa cepat rusak.
5. Libatkan Anak dalam Memilih
Kadang orang tua memilih buku berdasarkan selera sendiri, padahal anak mungkin punya minat berbeda. Supaya mereka lebih semangat membaca, ajak anak ikut memilih bukunya sendiri.
Bawa mereka ke toko buku atau perpustakaan. Biarkan mereka melihat-lihat dan memilih buku yang menarik perhatian mereka. Kalau belanja online, bisa juga tunjukkan beberapa pilihan dan tanyakan mana yang mereka suka.
Mengutip Pelangi Mizan, dengan melibatkan anak, mereka akan merasa lebih antusias karena merasa punya kendali atas apa yang mereka baca.
6. Sesuaikan dengan Perkembangan Literasi Anak
Di momen Hari Buku Anak Sedunia, penting untuk mengingat bahwa setiap anak punya kecepatan belajar yang berbeda. Jangan memaksa mereka membaca buku yang terlalu sulit, karena bisa bikin frustasi. Sebaliknya, kalau anak sudah lancar membaca, berikan tantangan sedikit lebih tinggi supaya mereka terus berkembang.
Untuk anak yang baru belajar membaca, pilih buku dengan kalimat pendek dan banyak pengulangan. Pola ini membantu mereka mengenali kata-kata dengan lebih mudah. Buku dengan rima atau lagu juga bisa jadi pilihan seru, karena ritmenya membantu anak mengingat kata lebih cepat.
Sementara itu, anak yang sudah lancar membaca bisa mulai dikenalkan dengan cerita yang lebih panjang. Pilih buku yang punya alur menarik dan kosakata yang lebih luas. Dengan begitu, mereka tetap tertantang dan makin tertarik mengeksplorasi dunia membaca.
Baca juga: 30 Kutipan Buku Fiksi Terkenal dan Inspiratif yang Meninggalkan Jejak di Hati
Hari Buku Anak Sedunia jadi pengingat kalau membaca itu penting sejak kecil. Buku yang tepat bisa bikin anak betah membaca dan makin penasaran dengan dunia di sekitarnya.
Tidak perlu mahal atau tebal, yang penting sesuai dengan usia dan minat mereka. Dengan pilihan yang pas, membaca bisa jadi kebiasaan yang menyenangkan, bukan sekadar tugas. Yuk, jadikan momen Hari Buku Anak Sedunia ini kesempatan untuk menemukan buku terbaik buat anak!