JNEWS – Karyawan JNE dari Mega Hub, Ahmad Arijal sukses meraih juara 1 dalam ajang ‘Lomba Adzan Karyawan Tingkat Nasional 2026’. Ia menyisihkan peserta lainnya, termasuk sukses ketika menerima tantangan untuk membawakan langgam azan ‘Jiharkan Upin-Ipin’ dengan suara powerful nan merdu.
Selama ini, berbagai kegiatan positif sering kali digelar oleh JNE untuk memotivasi para karyawannya. Di antaranya gelaran lomba mengumandangkan azan. Lomba Adzan Karyawan JNE Tingkat Nasional 2026 telah selesai digelar di Ballroom Utama Lantai 7, JNE Tomang 11, Jakarta Barat, Rabu (29/7/2026).
Lomba dilangsungkan secara online dan offline dan diikuti 19 peserta, yang terdiri dari para juara pertama dari masing-masing Kantor Cabang Utama (KCU) serta juara pertama dari 5 Kantor Hub area JNE Jakarta. Sebelumnya pada babak penyisihan yang sudah dimulai sejak Februari hingga Juli 2026 diikuti 321 peserta dari 14 Kantor Cabang Utama serta dari 5 Hub JNE Jakarta.

Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto yang hadir langsung dalam acara, mengapresiasi seluruh peserta yang telah ikut dalam lomba. Ia menekankan para juara bisa diingat dan dirindukan dari kumandang azannya, sehingga yang mendengar tergerak untuk datang ke musala atau masjid untuk mendirikan salat. “Jadilah muazin-muazin yang nantinya bisa memberi inspirasi, dirindukan kumandang azannya dan memberikan dampak kebaikan, baik di lingkungan kerja, tempat tinggal dan lain sebagainya,” ujarnya.
Dari hasil penjurian, akhirnya terpilih para pemenang. Yakni, juara pertama diraih Ahmad Arijal (Mega HUB) dan keluar sebagai runner-up Abdul Karim (HUB Garuda Jakarta) serta juara 3 jatuh pada M. Syarifudin dari JNE Cabang Utama Bogor. Ketiga pemenang mendapat piagam penghargaan dan hadiah uang jutaan Rupiah.
“Alhamdulillah, tidak menyangka akan juara pertama. Empat kandidat juara terpilih, semuanya kualitasnya di atas rata-rata. Mereka juga muazin di lingkungannya masing-masing,” ungkap Ahmad Arijal kepada JNEWS usai menerima penghargaan.
Baca juga: Mengasah Disiplin dan Respek di Karate Dojo JNE
Menurutnya, persiapan untuk mengikuti babak final tingkat nasional tersebut sekitar sebulan. Namun ia mengaku sangat terbantu dengan jadwal azan di masjid dekat rumahnya di Tangerang, sehingga saat dirinya ada di rumah, sambil berlatih ia juga mengumandangkan azan ketika waktu salat tiba.
Ustad Daeng Syawal yang merupakan salah seorang muazin di Masjid Iatiqlal Jakarta, dan menjadi juri, mengapresiasi JNE yang telah menggelar lomba azan. “Saya sangat mengapresiasi JNE dan mendukung lomba azan untuk para karyawan, karena muazin-muazin muda saat ini keberadaannya sudah sangat mendesak untuk menggantikan para muazin yang rata-rata usianya sudah lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Azan Karyawan JNE Tingkat Nasional 2026, Mahesa Senggani menyampaikan lomba digelar untuk menghidupkan dan mengoptimalkan fungsi musala-musala yang ada di kantor JNE sebagai sarana ibadah dan juga menjadi tempat kegiatan yang memberikan nilai positif bagi karyawan.
“Ke depan, kami berharap program ini dapat terus berkembang. Juara I Lomba Azan Karyawan JNE Tingkat Nasional 2026 akan diberikan kesempatan untuk mewakili JNE dalam berbagai kompetisi azan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal,” terangnya. *