JNEWS – Austria memang bukan negara yang terlalu luas, tetapi setiap kotanya punya karakter beragam. Itulah mengapa itinerary Austria sebaiknya disusun dengan rute yang efisien agar waktu liburan tidak habis di perjalanan, tetapi tetap bisa menikmati destinasi-destinasi terbaiknya.
Dalam satu perjalanan, wisatawan yang datang ke negara ini bisa menemukan banyak hal. Kemegahan istana peninggalan Kekaisaran Habsburg di Wina, suasana klasik Kota Tua Salzburg, hingga panorama pegunungan dan danau Hallstatt yang bak negeri dongeng.
Dengan itinerary yang direncanakan dengan baik, perjalanan tidak hanya terasa lebih hemat waktu, tetapi juga memberi kesempatan untuk menikmati setiap kota tanpa perlu terburu-buru.
Contoh Itinerary Austria 5 Hari untuk Pengalaman Wisata yang Lengkap

Itinerary Austria selama lima hari di bawah ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang seimbang antara wisata sejarah, seni, kuliner, dan alam.
Hari Pertama: Menjelajahi Kemegahan Kekaisaran Wina
Itinerary Austria hari pertama di Wina paling pas dimulai dari Istana Schönbrunn, bekas kediaman musim panas keluarga Habsburg yang menjadi salah satu ikon paling terkenal di Austria. Kompleks istana bergaya Barok ini memikat lewat ruangan-ruangan megah, taman yang tertata rapi, dan jejak sejarah panjang yang masih terasa hingga sekarang. Luangkan waktu untuk menikmati suasana taman atau sekadar berfoto di halaman istana yang luas.
Setelah itu, lanjutkan perjalanan menyusuri Ringstraße, boulevard bersejarah yang mengelilingi pusat kota. Di sepanjang jalan ini berdiri banyak bangunan megah, termasuk Gedung Opera Wina (Wiener Staatsoper) yang dikenal sebagai salah satu gedung opera terbaik di dunia.
Sebelum malam tiba, sempatkan mampir ke Katedral St. Stephen (Stephansdom) yang terkenal dengan atap keramik bermotif warna-warni dan arsitektur Gotik yang menjulang tinggi. Hari pertama bisa ditutup dengan menikmati Wiener Schnitzel di restoran lokal, hidangan klasik Austria yang hampir selalu masuk daftar kuliner wajib.
Baca juga: 10 Negara Paling Aman di Dunia untuk Tinggal dan Berwisata
Hari Kedua: Seni, Budaya, dan Perjalanan ke Salzburg
Agenda hari kedua diawali dengan mengunjungi Istana Belvedere yang menyimpan berbagai koleksi seni terkenal, termasuk lukisan legendaris The Kiss karya Gustav Klimt.
Menjelang siang, cicipi Sachertorte yang ikonik di Café Sacher atau jelajahi Pasar Naschmarkt yang dipenuhi aneka makanan khas Austria hingga hidangan internasional.
Setelah makan siang, saatnya berpindah ke Salzburg menggunakan kereta cepat ÖBB Railjet dari Stasiun Wien Hauptbahnhof dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam. Setibanya di Salzburg, lakukan check-in di hotel. Setelah itu, nikmati suasana malam dengan berjalan santai di sepanjang Sungai Salzach yang menawarkan pemandangan kota yang romantis.
Hari Ketiga: Menikmati Pesona Salzburg, Kota Kelahiran Mozart
Salzburg terkenal sebagai kota kelahiran Wolfgang Amadeus Mozart sekaligus salah satu kota tercantik di Austria. Itinerary Austria hari ketiga dapat dimulai dari Istana Mirabell beserta tamannya yang cantik, lokasi syuting beberapa adegan dalam film legendaris The Sound of Music. Saat musim semi dan musim panas, taman ini dipenuhi bunga warna-warni yang indah.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Altstadt (Kota Tua), yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Di sini terdapat Mozart’s Birthplace (Mozarts Geburtshaus), rumah tempat sang komposer legendaris dilahirkan.
Sore harinya, naik kereta kabel Festungsbahn menuju Benteng Hohensalzburg untuk menikmati panorama Kota Salzburg, Sungai Salzach, dan pegunungan di kejauhan. Sebelum kembali ke hotel, jangan lewatkan kesempatan mencicipi Salzburger Nockerl, hidangan penutup khas yang terkenal dengan teksturnya yang lembut.
Hari Keempat: Day Trip ke Hallstatt
Hari keempat bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi Hallstatt, desa tepi danau yang merupakan desa paling indah di dunia. Perjalanan dari Salzburg memakan waktu sekitar dua jam menggunakan bus atau kereta.
Setelah tiba, jelajahi jalan-jalan kecil yang dipenuhi rumah-rumah tradisional, singgah di Hallstatt Postcard View yang menjadi spot foto paling ikonik, lalu nikmati makan siang dengan hidangan ikan segar hasil tangkapan dari danau.
Sore harinya, naik funicular menuju Hallstatt Skywalk untuk menyaksikan panorama Danau Hallstatt dan Pegunungan Alpen dari ketinggian. Menjelang malam, kembali ke Salzburg untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan esok hari.
Baca juga: Hallstatt Austria: Mengenal Salah Satu Desa Terindah di Pegunungan Alpen
Hari Kelima: Belanja Suvenir dan Kepulangan
Itinerary Austria hari terakhir bsia diisi dengan menikmati suasana Salzburg tanpa terburu-buru. Awali pagi dengan berjalan di sepanjang Getreidegasse, jalan perbelanjaan bersejarah yang dipenuhi toko suvenir, butik, dan bangunan klasik. Di kawasan ini, cokelat Mozartkugel menjadi oleh-oleh favorit yang paling banyak diburu wisatawan.
Sebelum meninggalkan Austria, sempatkan menikmati makan siang terakhir sambil menyerap suasana kota untuk terakhir kalinya. Setelah itu, perjalanan dapat dilanjutkan menuju bandara untuk penerbangan pulang atau meneruskan petualangan ke negara-negara tetangga seperti Jerman, Republik Ceko, atau Slovakia yang mudah dijangkau dari Austria.
Lima hari memang belum cukup untuk menjelajahi seluruh Austria, tetapi sudah lebih dari cukup untuk merasakan pesona negara ini. Dengan itinerary Austria yang direncanakan dengan rapi, perjalanan pun terasa lebih efisien, nyaman, dan meninggalkan banyak momen yang layak dikenang.