JNEWS – Kalau ingin menjelajahi Praha sekaligus menyempatkan diri ke beberapa kota bersejarah di sekitarnya, itinerary Ceko bisa disusun untuk lima hari dengan rute yang cukup praktis.
Praha menjadi titik utama perjalanan, sementara Kutná Hora dan Český Krumlov bisa dimasukkan sebagai perjalanan sehari. Dengan pembagian waktu yang tepat, setiap hari tetap punya ruang untuk berjalan kaki, makan, beristirahat, dan menikmati suasana kota tanpa jadwal yang terlalu padat.
Berikut contoh itinerary Ceko yang disusun secara efisien, agar perjalanan 5 harinya padat tapi tidak terasa terburu-buru. Destinasinya bisa disesuaikan jika memang menemukan objek lain yang lebih menarik atau diminati.
Itinerary Ceko Hari 1: Sejarah Kota Tua dan Jembatan Charles

Itinerary Ceko hari pertama cocok dimulai dari Old Town Square, salah satu kawasan paling terkenal di pusat Praha. Di sini terdapat Prague Astronomical Clock atau Orloj, jam astronomi yang dipasang sejak abad ke-15. Setiap pergantian jam, mekanisme jam menampilkan figur para rasul dan tokoh lain melalui pertunjukan singkat. Setelah melihat atraksi tersebut, luangkan waktu untuk menikmati arsitektur bangunan di sekitar alun-alun.
Dari Old Town Square, lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Josefov, kawasan bersejarah komunitas Yahudi di Praha. Beberapa situs penting di area ini mencakup sinagoga bersejarah dan Old Jewish Cemetery.
Destinasi berikutnya adalah Charles Bridge (Karlův Most) yang membentang di atas Sungai Vltava. Jembatan ini dibangun pada masa pemerintahan Charles IV dan dihiasi deretan patung di sepanjang sisinya.
Baca juga: Itinerary Austria 5 Hari: Jelajahi Wina, Hallstatt, hingga Salzburg
Itinerary Hari 2: Kompleks Kastel Praha dan Distrik Kastel (Hradčany)
Hari kedua dengan trem 22, bisa berkunjung ke Kastel Praha. Ada sejumlah destinasi yang bisa dikunjungi. Yang pertama ada Katedral St. Vitus dan kemudian bisa lanjut ke Old Royal Palace yang menyimpan berbagai bagian penting dari sejarah kerajaan Bohemia.
Setelah itu, lanjutkan ke Golden Lane, gang kecil dengan deretan bangunan mungil berwarna-warni yang dulunya digunakan sebagai tempat tinggal.
Setelah puas menjelajahi kompleks kastel, bisa lanjutkan ke Malá Strana. Kawasan ini dipenuhi bangunan bersejarah, gereja, dan jalan berbatu yang mempertahankan karakter Praha lama. Dari sana, lanjutkan ke Lennon Wall, dinding yang sejak era 1980-an dikenal sebagai tempat munculnya berbagai gambar dan pesan bertema perdamaian serta kebebasan. Area sekitarnya juga cocok untuk berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Itinerary Ceko sore hari bisa dihabiskan di Petřín Gardens, kawasan hijau yang berada di lereng Petřín Hill. Jika ingin menghemat tenaga, dapat menggunakan kereta kabel menuju area bukit, dengan catatan layanan transportasinya sedang beroperasi.
Petřín Tower menjadi salah satu titik pandang populer karena menawarkan panorama pusat Praha, termasuk deretan atap bangunan dan menara kota. Dari sini, suasana Praha terlihat cukup berbeda dibandingkan ketika dinikmati dari jalan-jalan di pusat kota.
Itinerary Ceko Hari 3: Day Trip ke Kutná Hora
Kutná Hora cocok dijadikan perjalanan sehari karena dapat dicapai dari Praha dalam waktu sekitar satu jam menggunakan kereta. Kota ini pernah berkembang sebagai pusat pertambangan perak dan kini menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Perjalanan itinerary Ceko hari ketiga ini dapat dimulai dari Praha hlavní nádraží, stasiun utama Praha. Kereta menuju Kutná Hora membutuhkan waktu sekitar 50 – 60 menit. Setibanya di kota, perjalanan bisa dilanjutkan menuju kawasan wisata dengan transportasi lokal.
Sesampainya di Kutná Hora, tujuan pertama bisa diarahkan ke Sedlec Ossuary, kapel yang terkenal karena interiornya dihiasi menggunakan tulang dan tengkorak manusia.
Setelah dari Sedlec, lanjutkan perjalanan ke Katedral St. Barbara. Gereja bergaya Gotik ini memiliki interior dengan langit-langit tinggi, ornamen rumit, serta jendela kaca patri.
Sore atau malam hari bisa kembali ke Praha, lalu makan malam di sekitar Sungai Vltava atau kawasan pusat kota.
Itinerary Hari 4: Day Trip ke Český Krumlov
Pagi-pagi bisa berangkat menuju Český Krumlov dengan naik bus, dengan waktu tempuh sekitar tiga jam tergantung kondisi perjalanan dan titik keberangkatan.
Sesampainya di Český Krumlov, arahkan perjalanan ke kawasan kota tua yang berada di dalam lengkungan Sungai Vltava. Jalan-jalan sempit, bangunan bersejarah, serta gang berbatu membuat kawasan ini cocok dijelajahi dengan berjalan kaki. Tidak perlu membuat rute terlalu padat karena sebagian daya tarik kota memang ada pada suasana jalan dan pemandangan di sepanjang perjalanan.
Sore hari lanjutkan perjalanan menuju Kastel Český Krumlov, kompleks bersejarah yang berada di atas kawasan kota. Area kastel memiliki halaman, bangunan bersejarah, dan titik pandang yang memperlihatkan pusat kota serta aliran Sungai Vltava.
Setelah puas menikmati Český Krumlov sepanjang hari, bisa kembali ke Praha menggunakan bus malam.
Itinerary Ceko Hari 5: Sisi Modern Praha dan Belanja Oleh-Oleh
Itinerary Ceko hari terakhir bisa dibuat lebih ringan dengan memilih lokasi yang berada di dalam atau dekat pusat kota. Agenda ini juga memberi ruang untuk membeli oleh-oleh sebelum menuju bandara.
Sebagai rekomendasi, coba berkunjung ke Dancing House di tepi Sungai Vltava. Bangunan karya arsitek Vlado Milunić dan Frank Gehry ini dikenal melalui bentuk fasadnya yang tidak biasa dan dijuluki Fred and Ginger. Dari area sekitar bangunan, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan sungai sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat kota.
Agenda berikutnya, menuju Wenceslas Square, salah satu kawasan pusat Praha yang dipenuhi toko, restoran, hotel, dan bangunan bersejarah. Di sini, bisa belanja oleh-oleh khas Republik Ceko, seperti produk kristal Bohemia, boneka marionette, atau produk kosmetik lokal. Pilih barang yang praktis dibawa agar tidak merepotkan saat perjalanan pulang.
Setelah acara belanja selesai, sisakan waktu yang cukup untuk mengambil barang di hotel dan menuju Václav Havel Airport Prague. Perhitungkan waktu perjalanan, proses check-in, pemeriksaan keamanan, serta kemungkinan antrean di bandara. Dengan begitu, itinerary Ceko hari terakhir tetap nyaman tanpa harus terburu-buru mengejar penerbangan.
Baca juga: Visa Schengen: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya
Lima hari cukup untuk mengenal sisi utama Praha sekaligus melihat kota-kota bersejarah di sekitarnya tanpa harus berpindah penginapan setiap hari. Rute dalam itinerary Ceko ini menempatkan Praha sebagai basis perjalanan, lalu menyisipkan Kutná Hora dan Český Krumlov sebagai tujuan sehari. Dengan susunan seperti ini, waktu perjalanan tetap terukur dan setiap kota punya porsi waktu yang cukup untuk dinikmati.