Jangan Sepelekan, Ini 4 Tanda Wiper Mobil Rusak

gambar ilustrasi wiper mobil rusak

Mechanic replace windshield wipers on car. Replacing wiper blades Change cars wiper blades. Technician Man changing windshield wipers blades on car.

Wiper menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga visibilitas pengemudi tetap jelas, terutama saat musim hujan. Kalau sampai wiper mobil rusak, ini bisa membahayakan pengemudi dan penumpangnya, terutama saat musim hujan.

Menurut Aftersales Business Division Head Auto2000, seringkali keberadaan wiper disepelekan atau jarang mendapat perawatan dari pemilik kendaraan. Padahal, bila wiper dipaksa bekerja dalam kondisi rusak bisa menyebabkan lecet pada kaca dan potensi kecelakaan akibat pandangan yang terganggu.

Baca juga: Berniat Beli Mobil Bekas? Hati-hati Jangan Terkecoh Kilometer Rendah

“Salah satu komponen penting di musim hujan yang kerap terlupakan adalah wiper. Begitu wiper bermasalah, AutoFamily tidak dapat mengemudi dengan aman dan nyaman,” kata Nur Imansyah Tara, dalam keterangan resmi.

“Dampak buruk lainnya adalah kaca mobil baret yang sulit dihilangkan,” lanjutnya.

Nur Imansyah pun menjelaskan ada empat tanda wiper mobil rusak, yaitu:

Wiper tidak maksimal menyeka air

Penyeka kaca yang kondisinya masih bagus akan bekerja optimal dalam membersihkan air. Namun, wiper yang rusak tidak akan sanggup menyeka air dengan baik, terutama ketika hujan deras.

Kerusakan umumnya terjadi pada bilah pemegang karet wiper yang lemah pegasnya sehingga wiper gagal mengikuti kontur kaca saat bekerja dan meninggalkan jejak air.

Baca juga: Pastikan Kondisi Keuangan Sehat, Intip 3 Indikator Penting Ini

Muncul suara berisik

Wiper yang kondisinya masih bagus ditandai oleh karet yang masih lentur dan tidak keras. Seiring waktu dan pemakaian, karet wiper akan semakin kaku dan kehilangan fleksibilitas.

Biasanya, karet wiper yang sudah mengeras akan menimbulkan bunyi berisik atau berdecit saat terjadi gesekan dengan kaca mobil.

Ada garis air pada kaca

Karena sudah tidak lentur, akan muncul banyak garis-garis air pada kaca ketika wiper bekerja. Selain membuat sapuan air kurang maksimal, garis air juga akan mengakibatkan baret pada kaca mobil yang akan menghalangi pandangan keluar.

Jika didiamkan, baret akan semakin parah dan membuat kaca mobil rusak.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Lewat HP, Begini Caranya

Gerakan wiper tak lancar

Jika karet dalam kondisi masih bagus, gerakannya akan terasa lancar. Tapi ketika karet sudah keras, maka saat wiper dinyalakan gerakannya saat menyapu air bakal tersendat-sendat. Bahkan dapat membuat bilah wiper patah akibat terlalu sulit bergerak.

Sama dengan ciri-ciri lainnya, sapuan wiper tidak akan maksimal sehingga mengganggu pandangan dan membuat kaca mobil rusak kalau didiamkan.

Exit mobile version