JNEWS – Kantor Perwakilan JNE di Motaain yang lokasinya dekat dengan PLNB (Pos Lintas Batas Negara) Indonesia – Timor Leste terus bekerja keras untuk menggali dan memaksimalkan berbagai potensi yang ada. Di antaranya komoditas ekspor-impor dengan Timor Leste.
Sejak diresmikan 21 Desember 2016 lalu, PLBN Motaain di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi simpul ekonomi dan perdagangan serta memiliki peran strategis dalam memastikan kelancaran mobilitas manusia, barang, dan aktivitas ekonomi lintas batas.
Letaknya yang terletak di jalur Atambua – Dili menjadikan PLBN ini sebagai simpul vital hubungan perdagangan. Memanfaatkan peluang tersebut, JNE Motaain yang operasionalnya di bawah JNE Cabang Atambua hadir guna memberikan pelayanan dalam hal kiriman paket kepada warga di perbatasan, tidak terkecuali warga Timor Leste.
Menurut karyawan JNE Motaain, Maria Matilde F. Berek, banyak potensi kiriman di pusat-pusat ekonomi dan perdagangan Motaain yang bisa dimaksimalkan guna mendongkrak peningkatan kiriman.
“Di antaranya itu ada komoditas ekspor-impor ke Timor Leste. Untuk komoditasnya sangat beragam. Mulai dari kebutuhan pokok, sayur mayur, tomat, kemudian bahan bangunan, kendaraan, spare part sepeda motor, furniture dari kayu jati, pakaian, peralatan rumah tangga dan ATK,” ujar Maria saat berbincang dengan JNEWS, Rabu (3/6/2026).
Selain itu, potensi produk lokal yang tak kalah besarnya di antaranya kerajinan anyaman dan kayu, kemudian olahan dari komoditas pertanian seperti keripik pisang hingga madu hutan yang berkualitas tinggi.
Baca juga: Nun di Pelosok Pulau Tambolaka, JNE Tumbuh Bersama Potensi Lokal
Terkait pengiriman paket yang dilakukan oleh warga Timor Leste, lebih didominasi oleh kopi asli Timor Leste, kain tenun, spare part kendaraan dan juga yang lainnya. “Mereka banyak yang datang langsung ke JNE Motaain atau dengan menggunakan jasa porter. Kami di sini juga terkadang melakukan pickup langsung ke Timor Leste. Banyak kiriman kopi asli Timor Leste, kain tenun dan juga yang lainnya dengan destinasi tujuan ke Surabaya dan kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa,” ucap Srikandi yang sudah bergabung di JNE sejak 2022 ini.
Sementara untuk proses delivery ke Timor Leste, kurir hanya bisa mengantar sampai garis kuning PLBN untuk selanjutnya diterima oleh penerima yang sudah menunggu atau bisa juga penerima langsung mengambil paketnya sendiri di JNE Motaain yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari pos PLBN.
“Bersyukur, JNE sudah dikenal luas termasuk oleh warga Timor Leste. Mereka sangat berterima kasih dengan kehadiran JNE, karena dianggap telah membantu barang-barangnya sampai ke seluruh pelosok Indonesia. Mereka juga mengaku selama ini belanjaan online dengan pengantaran oleh JNE cepat dan tepat waktu,” tandas Maria. *
