JNEWS – Sebanyak 1.600 karyawan JNE diberangkatkan umrah ke Tanah Suci sepanjang 2025-2026. Mereka mendapat reward dari perusahaan atas masa pengabdian lebih dari 12 tahun. Dan, kloter terakhir yakni kloter 15 bersama El Atieq Tour and Travel dilepas keberangkatannya, Rabu (7/1/2026) dini hari.
Suasana haru mewarnai pelepasan 92 peserta umrah karyawan JNE di Ballroom Hotel Anara Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, saat acara doa dan pembacaan kalimat talbiyah yang dipimpin oleh Ustad Jajang Al Hajj dan diucapkan secara bersamaan oleh seluruh calon para tamu Allah tersebut.
Dari 92 peserta, terdapat Kang Maman dan Kartunis Mice, yang mendapat fasilitas umrah dari JNE sebagai apresiasi atas sumbangsihnya selama ini kepada JNE, terutama dalam penguatan branding perusahaan.
Pada kloter terakhir, tidak hanya mereka yang berasal dari Kantor Pusat JNE Jakarta, akan tetapi banyak juga yang berasal dari kantor cabang JNE berbagai daerah, seperti dari JNE Yogyakarta, Batam, Makassar dan juga lainnya.
Baca juga: Bermula dari Mimpi Jadi “Hepi”
Pelepasan dipimpin langsung oleh Fikri Al Haq selaku Head of Human Capital Development Division JNE yang didampingi Direktur Operasional El Atieq Tour and Travel. Selama di Tanah Suci, Ustadz Jajang Al Hajj akan bertindak sebagai pendamping dan pembimbing.

Dadih, seorang peserta dari Megahub JNE, mengaku bangga dan bersyukur bisa mewujudkan mimpinya. “Alhamdulillah, saya dari dulu yakin dan berdoa bahwa perusahaan akan tetap memberangkatkan umrah para karyawan. Dan sekarang sudah menjadi nyata. Ibaratnya mimpi yang sudah menjadi menjadi kenyataan,” ujar Ksatria yang menjabat sebagai Koordinator Satpam di Megahub dan Bulkhub ini kepada JNEWS.
Diungkapkannya, begitu dirinya dikabari akan umrah dengan keberangkatan kloter terakhir, berbagai persiapan telah dilakukan. Mulai dari searching di Google seputar tata cara umrah yang mabrur, kemudian mengikuti manasik hingga menjaga pola hidup sehat agar ketika waktunya tiba tubuhnya benar-benar fit.
“Sejak dapat info akan berangkat umrah, niat dalam hati hanya fokus untuk ibadah, meminta ampunan akan semua dosa dan kesalahan, berdoa untuk diri sendiri, keluarga dan juga tentunya JNE,” ucapnya.
Rasa syukur juga diutarakan oleh Wiwit, Srikandi dari EGD JNE Tomang. “Saya dari EGD biasanya menjadi panitia untuk mengurus teman-teman yang akan umrah, akan tetapi sekarang saya sendiri bisa berangkat umrah. Terima kasih JNE,” ujarnya tersenyum kecil.
Baca juga: Keharuan Dua Driver Lintas Kota JNE dari Tanah Suci
Ibadah umrah baginya merupakan kesempatan yang ditunggu selama ini. “Semoga diberikan kelancaran dan kesehatan serta pulang umrah menyandang predikat mabrurah, sehingga saya kemudian menjadi pribadi yang lebih baik,” tandas Wiwit. *












