JNEWS – JNE meluncurkan Learning Management System Human Connect (LMS Human Connect), sebuah platform pembelajaran berbasis web yang memungkinkan karyawan/ti JNE di seluruh tanah air meningkatkan kompetensi dan keilmuannya secara mandiri sekaligus lebih mudah dan fleksibel dalam mengaksesnya, Rabu (02/09/2026), di Learning Center JNE, Jakarta.
Dalam acara peluncuran sekaligus sosialisasi LMS Human Connect yang disiarkan secara online ini, Human Capital Development Division Head Fikri Alhaq mengungkapkan bahwa sebagai sebuah perusahaan besar dengan puluhan ribu karyawan dan mitra yang tersebar di seluruh tanah air, JNE harus terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusianya secara berkelanjutan agar bisa beradaptasi dengan lingkungan bisnis dan masyarakat yang senantiasa dinamis, khususnya di era digital seperti sekarang.
“Learning Management System diharapkan bisa menumbuhkan budaya belajar karyawan secara mandiri. Platform ini, mudah-mudahan juga menjadi alat bantu bagi para leader atau atasan untuk develop timnya,” ungkapnya saat memberikan pengantar saat Launching.
Dari segi infrastruktur, Human Capital Information System (HCIS) Department Head JNE Ayat Setiawan mengungkapkan bahwa infrastruktur platform ini sudah cukup memadai untuk mengakomodir kebutuhan pengguna platform. Platform pembelajaran digital besutan tim HCIS ini akan bisa diakses secara bertahap oleh seluruh karyawan Kantor Pusat dan Cabang JNE, maupun yang di bawah pengelolaan JNE, di seluruh tanah air pada tanggal 7 September 2026.
“Yang menarik dari LMS ini, nanti yang berbeda adalah journey-nya. Jadi nanti user, mulai dari pengisian pre-test, kegiatan training, sampai post-test dan evaluasi, itu semua bisa dilakukan di LMS. Dalam satu sistem,” jelasnya memberi kisi-kisi.
Dengan cakupan 65 kota cabang di seluruh Indonesia dan populasi sumber daya manusia yang mencapai 50 ribuan, baik yang langsung di bawah JNE maupun mitra, LMS Human Connect menjadi salah satu inovasi dan solusi untuk mendorong sistem pembelajaran yang massif dan mempercepat standarisasi kompetensi karyawan di seluruh jaringan JNE, baik kompetensi inti maupun penunjangnya.
Hal ini diungkapkan Learning and Development (LDD) Department Head JNE Dwi Sariwati. “Kita butuh sistem pembelajaran yang massif. Kita sudah punya learning business partner, trainer di cabang-cabang, dan dengan adanya LMS ini, cakupannya secara bertahap akan semakin menjangkau karyawan lebih banyak lagi,” terangnya.
Tim LDD sendiri secara bertahap sudah menyiapkan modul-modul dan konten-konten pembelajaran bagi pengembangan diri dan kompetensi karyawan yang ke depan akan bisa diakses secara mandiri. “Kami terus memproduksi modul-modul buat peningkatan kompetensi inti karyawan, dan juga peningkatan role competency karyawan yang melekat untuk setiap jenjang jabatan. Kami harapkan semangat dan budaya belajar karyawan di semua level semakin meningkat dan semakin merata di seluruh jaringan JNE,” tutupnya.
Baca juga: Gali Suara Pelanggan, JNE Gelar JLC Member Gathering di Bogor
