JNE Optimistis Kiriman Kargo di Kawasan Industri Purwakarta Tumbuh Tahun Ini

kepala cabang jne purwakarta mengunjungi depo spil di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Pimpinan Regional JNE di Jawa Bawat dan Kepala Cabang Purwakarta mengunjungi Depo Spil di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara

JNEWS – Banyak berdirinya kawasan industri di wilayah Purwakarta, Jawa Barat, menjadi peluang yang cukup besar bagi JNE Cabang Utama Purwakarta dalam melayani kiriman kargo, baik FCL (Full Container Load) dan LCL (Less Container Load). JNE Purwakarta yakin, di tahun 2026 permintaan pelanggan terhadap kiriman jenis ini akan tumbuh.

Untuk itu, guna memastikan kiriman kargo tersebut terlayani dengan baik, aman, terukur dan sampai tepat waktu sesuai dengan SLA yang sudah dijanjikan, beberapa waktu lalu tim dari JNE Purwakarta dan JNE Regional Jawa Barat melakukan peninjauan langsung Depo Spil di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Turut dalam rombongan, Head Regional JNE Jawa Barat, Sebastian, Head Sales Regional JNE Jawa Barat, Hendra dan Iwan Ridwan selaku Kepala Cabang Utama JNE Purwakarta.

Menurut Iwan, JNE Purwakarta akan terus memperkuat perannya sebagai mitra logistik andalan bagi berbagai perusahaan manufaktur dan nonlogam yang ada di wilayah Purwakarta.

“Dengan layanan Full Container Load dan Less Container Load, kami memastikan setiap kiriman, baik itu yang skala besar maupun parsial ditangani secara aman, terukur dan tepat waktu,” ujarnya kepada JNEWS.

Iwan mengungkapkan, dengan didukung oleh tim operasional berpengalaman dan koordinasi di lapangan yang solid, JNE Purwakarta siap menjadi solusi logistik end-to-end untuk mendukung kelancaran rantai pasok industri.

“Alhamdulillah, kiriman FCL maupun LCL dari pabrik-pabrik industri yang ada di Purwakarta dengan tujuan seperti ke Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua setiap harinya selalu ada bahkan jumlahnya terus meningkat. Semoga ke depannya kami juga bisa menangani kiriman untuk ekspor ke luar negeri,” tutup Iwan. *

Baca juga: Bangun Jaringan, JNE Madiun Targetkan “Satu Desa Satu Agen”

Exit mobile version