Perkuat Jaringan dan Bantu UMKM Lokal, Cerita JNE di Kota Badak

JNEWS, Pandeglang – JNE Cabang Pandeglang terus menambah titik jaringan di Kabupaten Pandeglang, khususnya di area-area di mana para pelaku UMKM lokal sedang berkembang pesat untuk mengangkat potensi ekonomi daerah.

Jumlah Pelaku UMKM di Kabupaten Pandeglang, Porvinsi Banten, pasca pandemi Covid-19 terus tumbuh pesat. Menurut catatan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) jumlah para pelaku UMKM yang sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di Pandeglang sudah menyentuh 32 ribu UKM. Sedangkan nilai transaksi perdagangan hasil produk UMKM mencapai Rp 2,1 triliun.

Anyaman dari bambu dan rotan, pembuatan emping melinjo, sepatu, ikan asin, cindera mata, sampai hasil bumi di Pandeglang dari mulai  kencur, teh, kopi, dan kue-kue tradisional merupakan produk unggulan para pelaku UMKM di kota yang dijuluki Kota Badak ini.

Menurut Kapala Cabang JNE Pandeglang, Ari Sutrisno, potensi dari para pelaku UMKM di Pandeglang memang cukup besar, terutama setelah pandemi Covid-19 berlalu. Dalam hal ini JNE Pandeglang terus bersinergi dengan para pelaku UMKM tersebut.

“Kami melakukan berbagai kerjasama agar para pelaku UMKM usahanya meningkat.  Yang berjalan saat ini, antara lain, dengan pelaku UMKM yang punya produk emping maupun hasil bumi berupa kencur, teh, kopi dan kue-kue tradisional serta produk lainnya,” ujar Ari, saat berbincang dengan JNEWS, Jumat (8/9/2023).

Baca juga: JNE Garap Pasar Sektor Industri dan UMKM di Kota Bontang

Kapala Cabang JNE Pandeglang, Ari Sutrisno.

Menurut pimpinan cabang yang hobi mendengarkan musik ini, dengan tumbuhnya kawasan-kawasan perekonomian baru di Pandeglang, pihaknya juga akan menambah titik-titik jaringan atau layanan. “Dengan banyaknya titik jaringan JNE di Pandeglang, kami akan memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi. Selain itu kami juga berfokus menjalin kerjasama dengan beberapa instansi yang ada di sini,” tambahnya.

“JNE Pandeglang akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat Pandeglang. Di sini kami bekerja keras menggali potensi-potensi yang ada dan terus berusaha memberikan pelayanan maksimal kepada para pelanggan baik itu pelanggan retail, pelaku UMKM maupun corporate, agar JNE tetap menjadi pilihan utama di tengah persaingan yang ketat,” tandas Ksatria yang mulai bergabung di JNE sejak September 2020 tersebut.

JNE Cabang Pandeglang sendiri berdiri sejak November 2011 silam. Sejak berdiri sampai sekarang operasionalnya berada di bawah Kantor Cabang Utama JNE Cilegon, dengan jumlah karyawan saat ini mencapai 89 orang karyawan.

Adapaun area operasional mencakup 35 kecamatan, yang terdiri dari 13 kelurahan dan 326 desa. Sedangkan kantor cabangnya beralamat di Jalan Raya Serang – Pandeglang KM 03 Kadulawang, Cigadung, Karangtanjung, Pandeglang, Banten. *

Baca juga: Memasarkan Kain Songket dengan Kekinian ala Agus Muhammad Aditia

 

Exit mobile version