JNEWS – Jakarta Operations Region Head JNE, Yoshi Sapto, menegaskan komitmen perusahaan untuk dalam menjaga ketepatan waktu pengantaran kiriman paket-paket yang masuk ke kota Jakarta (inbound), baik untuk layanan kiriman dalam-kota (intracity), antar-kota (intercity) maupun domestik. Kiriman yang masuk ke area Jakarta akan diantarkan di hari yang sama (H+0) ke alamat akhir pelanggan sesuai dengan batas waktu terakhir pengantaran masing-masing produk atau servis. Misalnya, produk Regular hingga pukul 17.00 WIB dan YES hingga pukul 21.00 WIB.
Untuk layanan FTL dan Cargo, JNE melayani kebutuhan khusus pelanggan korporasi, seperti pindahan atau proyek besar, dengan dukungan armada operasional yang tersedia. Saat ini, JNE Region Jakarta memiliki sekitar 2.700 karyawan di bagian inbound delivery, dengan 80 persen di antaranya bertugas langsung di lapangan secara bergantian selama 24 jam, 7 hari seminggu.
“Dengan arahan manajemen, kami memastikan kiriman inbound pada H+0 diantar sesuai cut off time. Hal ini penting agar pelanggan menerima paket tepat waktu,” ujar Yoshi, yang sebelumnya menjabat Kepala Cabang Utama JNE Bekasi.
Khusus untuk Region Jakarta, kiriman yang masuk dan keluar Jakarta tercatat sudah puluhan juta shipment empat bulan pertama tahun ini. Untuk menjaga kepuasan pelanggan, JNE terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi operasional maupun sumber daya manusia. Kolaborasi aktif dilakukan dengan tim sales, pickup, prime hub, last mile, hingga regulator, agar target kinerja tercapai.
Selain itu, pengawasan internal dan eksternal diperkuat. Salah satu langkah terbaru adalah mempercepat penanganan kiriman ritel yang masuk sebelum pukul 12.00 WIB, sehingga paket bisa tiba lebih awal di tujuan.
Baca juga: Roket Indonesia Hadirkan Layanan Kurir Instan yang Cepat dan Akurat
“Kami bekerja keras agar setiap paket sampai dengan cepat, aman, dan tepat. Jika ada kendala atau komplain, kami segera mencari solusi. Dukungan konsultan eksternal juga membantu menciptakan budaya penyelesaian masalah yang sistematis, sehingga kendala tidak berulang,” tambah Yoshi.
Saat ini, JNE Region Jakarta memiliki 5 SPC, 21 SP, dan 5 ASP yang tersebar di lima wilayah Jakarta. Infrastruktur tersebut setiap hari menangani ratusan ribu kiriman outbound maupun inbound, menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas logistik di ibu kota.












