JNEWS – Para pengguna moda transportasi umumnya, khususnya LRT, kini bisa menikmati perjalanan LRT untuk rute Kelapa Gading dan Manggarai dalam waktu dekat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau kesiapan akhir menjelang peresmian LRT Jakarta sekaligus melakukan uji coba jalur Velodrome-Manggarai.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan, pembangunan infrastruktur LRT Jakarta sepanjang 12,2 kilometer ini telah rampung 100 persen dan siap beroperasi secara penuh. “Secara keseluruhan untuk pembangunan ataupun penyelesaian LRT ini, yang pertama yang berkaitan dengan rel dan juga jalur layang, ini sudah selesai 100 persen,” ujar Pramono, di Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Jakarta Selatan baru-baru ini.
Saat ini, proyek dengan total investasi senilai Rp 12,1 triliun tersebut telah memasuki tahapan terakhir, yakni pengujian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Pengecekan dilakukan berulang kali untuk memastikan LRT Jakarta hingga Stasiun Manggarai telah siap beroperasi.
Pramono melanjutkan, setelah LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai beroperasi, pembangunannya akan langsung dilanjutkan hingga Dukuh Atas. Total nilai investasi yang akan disiapkan Pemprov DKI untuk pembangunan LRT Manggarai hingga Dukuh Atas ini sebesar Rp 2,7 triliun. “Ternyata harus ada investasi untuk train set-nya yang jumlahnya kurang lebih 16, sehingga totalnya menjadi Rp 2,7 triliun,” kata Pramono.
Pemprov DKI pun telah mengajukan penerbitan obligasi daerah ke DPRD DKI Jakarta untuk mendanai proyek lanjutan LRT hingga Dukuh Atas, sekaligus pembangunan rumah sakit internasional di eks lahan Sumber Waras. Selain itu, Pemprov DKI juga akan mengembangkan konektivitas LRT dari Velodrome menuju Stasiun Whoosh serta dari Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium.
Jika seluruh rute tersebut telah terbangun, Pramono meyakini LRT Jakarta akan menjadi backbone transportasi utama Jakarta baik di Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat. “Dan kalau itu sudah terkoneksi, maka mudah-mudahan transportasi di Jakarta menjadi jauh lebih baik,” tandas Pramono. *
Baca juga: Museum Taman Prasasti: Jejak Sejarah di Tengah Kota Jakarta
