Kecelakaan Arus Mudik 2026 Turun 5,3 Persen

kecelakaan arus mudik lebaran 2026 turun

Foto: Istimewa

JNEWS – Arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 sudah selesai. Berdasar pemaparan dari pemerintah, terjadi penurunan untuk angka kecelakaan lalu lintas nasional selama periode arus mudik-balik Lebaran 2026 sebesar 5,3 persen dibanding periode sama tahun lalu. Kecelakaan di jalan arteri masih didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Data tersebut dipaparkan dalam peninjauan di Command Center KM 29, Cikarang Utara, Bekasi baru-baru ini. “Berdasarkan data yang kami himpun bersama Korlantas, kami dari Jasa Raharja melaporkan bahwa jumlah kecelakaan secara nasional peristiwanya turun 5,3%, dan jumlah korban meninggal dunia atau fatalitas turun 30,4%,” Ujar Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin.

Ia menilai efektivitas rekayasa lalu lintas yang diawasi Korlantas Polri menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan arus mudik tahun ini. Strategi seperti one way hingga contraflow dinilai ampuh meminimalkan risiko di jalur mudik.

“Dominasi peristiwa kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua. Dan hal-hal yang berkaitan dengan peristiwa kecelakaan di area non-tol ini juga masih menjadi satu hal yang perlu pengaturan,” tambahnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengkonfirmasi data penurunan fatalitas sebesar 30,4 persen sudah tervalidasi melalui pengecekan lapangan.

“Kami sampaikan bahwa hasil analisa dan Kamseltibcarlantas, jumlah kecelakaan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 ada penurunan fatalitas korban sebanyak 30,4%. Jadi ini sudah firm kita lakukan cek kejadian peristiwa kecelakaan. Untuk fatalitas korban yang meninggal dunia ini ada penurunan 30,4%,” jelasnya. *

Baca juga: Resmi Dibuka, Tarif Transjakarta Blok M-Bandara Soetta Hanya Rp 3.500

Exit mobile version