JNEWS – Kiriman kargo, baik itu FTL (Full Truckload) maupun LTL (Less-than Truckload), sepanjang Januari – September 2026, mendorong kenaikan penjualan JNE Cabang Utama Bogor. Bahkan capaian segmen ini melebih target yang sudah ditentukan sebelumnya.
Geliat aktivitas komersial di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat dari awal tahun hingga 2026 terus mengalami tren peningkatan yang positif. Di antaranya dengan adanya kawasan atau sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru. Hal ini membawa berkah tersendiri bagi JNE Bogor.
Menurut Kapala Cabang Utama JNE Bogor, Ade Kurniawan, selain kiriman express, kiriman kargo juga terus meningkat, bahkan capaiannya melebihi target yang sudah ditentukan sebelumnya. “Segmen kiriman kargo dan FTL ini peluangnya masih cukup besar. Kami terus memaksimalkannya agar tergarap dengan baik. Alhamdulillah penjualan dari kargo ini meningkat, bahkan sampai September 2026 sudah melebihi target. Itu artinya, kiriman kargo JNE semakin diminati oleh pelanggan,” ujarnya saat berbincang dengan JNEWS.
Segmen kargo, dituturkan pimpinan cabang yang mengawali kariernya dari staff accounting ini, mendekati penghujung tahun akan terus digenjot. Hal itu guna memenuhi target tahunan secara keseluruhan.
Selain kiriman kargo, JNE Bogor juga memaksimalkan potensi kiriman dari para pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Bogor, baik itu produk kuliner maupun kerajinan, terlebih JNE saat ini sudah mendapat sertifikat halal.
“Sangat bersyukur JNE sudah memiliki sertifikat halal. Ini akan menjadi nilai tambah yang bisa kami tawarkan kepada pelanggan. Kami bekerja sama dengan lembaga zakat yang mengelola UMKM di kawasan Ciampea yang memproduksi kuliner maupun kerajinan, mereka semakin percaya dengan JNE untuk pengiriman produk-produknya,” jelasnya.
Baca juga: Urutan Pengiriman JNE: Mengenal Proses Paket dari Pengirim hingga Tujuan
Hal lainnya yang masih menjadi fokus dari JNE Bogor adalah memperkuat dan memperluas jaringan. Sebab, sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta, Bogor terus berkembang, baik kawasan pemukiman maupun sentra-sentra ekonomi baru.
“Target 1 agen 1 kecamatan masih terus akan kita wujudkan. Sebab, jaringan agen yang tersebar baik di wilayah Kota maupun Kabupaten Bogor akan membantu peningkatan volume kiriman selama ini. Dengan kerja keras seluruh tim JNE Bogor yang solid, kami yakin dan optimis menutup akhir tahun dengan pencapaian yang manis,” tandas Ade. *
