Kolaborasi untuk Budidaya Tambak yang Ramah Lingkungan

penyerahan aerator kepada petambak untuk mengembangkan budidaya tambak yang ramah lingkungan

(Kiri-Kanan) Luthfi Safitri Zein (Strategic Business Partnerships Division Head JNE) - Iyus Rustandi (Kepala Cabang Utama JNE Bandung)- Irawan Marhadi (President Director West Java Conservation Trust Fund) - Aries Muzakier (Ketua Koprasi Wanadri)-Achmad Jerry (CEO & Founder Venambak) - Feby Nugraha (Ketua Divisi Lingkungan Yayasan Wanadri) - Kurnia Nugraha (Head of Media Communication) berfoto bersama di acara kerjasama JNE, Wanadri & Venambak (16/01/24)

JNEWS, Bandung – Sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial dan lingkungannya, JNE menjalin kerjasama dengan perusahaan rintisan Indonesia di bidang Teknologi Akuakultur cerdas iklim, Venambak, dan Yayasan Wanadri, khususnya khususnya Unit Otonom West Java Conservation Trust Fund, yang aktif mendorong kampanye restorasi mangrove dan pemberdayaan masyarakat lewat programpengembangan kawasan pesisir terpadu.

Dalam kerjasama tersebut, JNE memberikan alat aerator VENJET dari Venambak untuk para petambak di wilayah Subang, Jawa Barat. Harapannya, alat aerator ini bisa meningkatkan kualitas budidaya tambak yang lebih produktif sekaligus ramah lingkungan.

Penandatanganan kerjasama dilakukan di Ekuator Hub, Jalan Cigadung Raya, Bandung, oleh Luthfi Safitri Zein selaku Strategic Business Partnerships Division Head JNE, Achmad Jerry selaku CEO & Founder Venambak, Irawan Marhadi selaku President Director West Java Conservation Trust Fund, serta dihadiri oleh Feby Nugraha selaku Ketua Divisi Lingkungan Yayasan Wanadri, Darto selaku Kepala Desa Mayangan, Kurnia Nugraha selaku Head of Media Communications JNE, Iyus Rustandi selaku Kepala Cabang Utama JNE Bandung), serta perwakilan petambak Subang, Jawa Barat (16/01/24).

Luthfi Safitri Zein menyambut baik kolaborasi antara dunia usaha, komunitas dan petambak ini. “Kerjasama ini merupakan langkah nyata JNE untuk dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan peningkatan kualitas Petambak Indonesia dengan menyediakan alat aerator VENJET dari Venambak untuk para Petambak di wilayah Subang, Jawa Barat,” sebutnya.

Baca juga: 10 Bahan Alami yang Bisa Menjadi Tabir Surya yang Ramah Lingkungan

Sedangkan CEO & Founder Venambak Achmad Jerry menyampaikan apresiasinya terhadap bantuan JNE bagi petambak di pesisir utara Subang. “Venambak mengembangkan sistem aerasi terintegrasi dengan mangrove guna meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi risiko-risiko yang merusak lingkungan. Saat ini fokus kami adalah para petambak individu dan tradisional, salah satunya di daerah pesisir. Kolaborasi bersama JNE dan Yayasan Wanadri merupakan langkah strategis kami untuk mencapai tujuan besar yang kami harapkan, yaitu membantu para petambak untuk meningkatkan kapasitas usaha tambak berdaya saing dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selaku fasilitator pendamping petambak, Irawan Marhadi, President Director West Java Conservation Trust Fund, menegaskan bahwa Yayasan Wanadri komit untuk memajukan, melestarikan, serta memaksimalkan pemanfaatan hasil alam. “Melihat potensi negeri bahari ini kita dituntut untuk dapat berkolaborasi dengan segala sektor dalam pemanfaatannya. Disini kami hadir untuk mewadahi para Petambak di Subang dengan berbagai program salah satunya dukungan dan kerjasama bersama JNE dan Venambak, semoga kedepannya langkah – langkah ini dapat bermanfaat bagi lingkungan, para penambak dan negara Indonesia tentunya,” tutup Irawan.

Dalam kesempatan ini JNE dan Venambak juga menawarkan kepada para Penambak seluruh Indonesia untuk dapat meningkatkan kualitas hasil tambak dengan menggunakan aerator Venjet, dengan memanfaatkan promo hemat ongkir ke seluruh Indonesia dari JNE untuk setiap pembelian aerator Venjet tanpa minimum pembelian. Produk dapat dibeli di Instagram venambak.id, website www.venambak.id dan store marketplace VENAMBAK di Tokopedia pada periode 16 Januari 2024 hingga 16 Februari 2024.

Exit mobile version