JNEWS – JNE dan Inisiatif Zakat Indoensia (IZI) berkolaborasi mengadakan program ‘Lapak Berkah’ bagi para karyawan JNE yang akan pensiun. Mereka diberi bekal materi berjualan, pelatihan, pemberian modal usaha hingga pemantauan kala berjualan sehingga mereka lebih optimis akan masa depannya setelah tidak lagi bekerja di JNE.
Program Lapak Berkah pembiayaannya di antaranya berasal dari zakat tahunan perusahaan JNE. Dan saat ini sudah memasuki jilid ke-2. Untuk Lapak Berkah jilid ke-1 sudah bergulir sejak 2024. Pesertanya menyasar 8 pedagang kaki 5 di lingkungan kantor JNE Tomang. Program tersebut cukup berhasil, di mana omset dan keuntungan peserta yang mendapat bimbingan dan permodalan mengalami peningkatan. Dari sisi spiritual juga terjadi peningkatan bagi mereka yang mengikuti program ini.
Menurut Ferdi, selaku penanggung jawab Pengembangan Ekonomi IZI, untuk program Lapak Berkah jilid ke-2, penerimanya terdiri dari beberapa karyawan JNE yang akan pensiun. “Mereka sudah sejak 6 bulan lalu mendapat pembekalan ilmu berjualan, permodalan hingga pendampingan dengan berbagai usaha yang sudah berjalan,” ujarnya saat ditemui JNEWS di sela-sela acara penutupan program Lapak Berkah jilid ke-2 di kantor perwakilan IZI Jakarta, kawasan Condet, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026).
“Alhamdulillah, setelah mendapat pembekalan ilmu berjualan, pendampingan dan permodalan, usaha jualan mereka semakin meningkat, baik dari segi omset maupun keuntungan. Mereka juga kini sudah mahir berjualan online, promosi di medsos dan lain sebagainya,” jelas Ferdi.

Selain peningkatan omset dan keuntungan dari berjualan, anggota Lapak Berkah juga dari segi ibadah menjadi meningkat, seperti salat 5 waktu secara tepat waktu dan juga amalan ibadah lainnya. Hal itu karena dari segi ilmu keagamaan juga mendapat pembekalan.
“Harapan kami, kolaborasi dengan JNE ini terus berlanjut dengan Lapak Berkah jilid ke-3. Tujuannya, karyawan yang akan pensiun sudah lebih siap, karena mereka nantinya akan memiliki usaha yang semakin berkembang ke depannya,” Ferdi menambahkan.
Baca juga: Cerita Kurir JNE Ciamis, Pelintas di Jembatan Cirahong yang Bersejarah
Sementara itu, salah satu peserta, Zainal, yang bertugas sebagai satpam di JNE Tomang 3 mengaku sangat beruntung. “Saya bersama istri memang sudah berjualan makanan ringan rengginang. Sejak ikut program Lapak Berkah ini jualan rengginang saya semakin meningkat, karena sekarang tahu bagaimana jualan secara online dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Usahanya yang semakin meningkat usai bergabung di Lapak Berkah IZI, juga diutarakan oleh Wahyu Basori. Karyawan yang bertugas sebagai satpam di JNE Puri Kembangan, Jakarta Barat, ini sebentar lagi pensiun. “Saya dan istri jualan pempek. Alhamdulillah, omsetnya terus meningkat sejak gabung di Lapak Berkah. Kami juga mendapat permodalan dan juga peralatan untuk membuat pempek. Nanti pas pensiun sudah punya pegangan untuk usaha. Terima kasih JNE dan juga IZI. Meski akan pensiun saya dan teman-teman yang lain masih tetap diperhatikan oleh JNE,” tandasnya sambil tersenyum. *