JNEWS – Lonjakan kiriman atau peak season selama bulan Ramadan hingga Lebaran 1447 H kemarin menyisakan cerita dari para Ksatria JNE, terutama mereka yang bekerja di bagian operasional demi mengantarkan kiriman paket dari para pelanggan. Salah satunya di gudang operasional JNE HUB Poglar, Muara Angke, Jakarta Barat. Ratusan karyawan JNE HUB Poglar di hari Lebaran pun, baik itu hari Lebaran ke 1, 2 dan 3 tetap masuk kerja demi kepuasan pelanggan.
Di momen peak season, JNE HUB Poglar merupakan titik transit tersibuk dengan tingkat kiriman yang tinggi. Ada sekitar 200 karyawan lebih di hari Lebaran yang bergantian bekerja.
Hal tersebut diutarakan oleh Hadi Kusmanto selaku Kepala JNE HUB Poglar, saat ditemui JNEWS. “Alhamdulillah, saat peak season kemarin semuanya berjalan dengan lancar. Ada penambahan SDM dan juga armada kendaraan operasional. Para karyawan pun di hari Lebaran, baik itu Lebaran hari ke 1, 2 dan ke 3 tetap masuk kerja. Mereka rela tidak pulang kampung dan merayakan Lebaran dengan sanak saudaranya, demi memberikan hal terbaik kepada perusahaan,” ujarnya.
Berikut cerita karyawan JNE HUB Poglar yang di hari Lebaran lalu tetap masuk bekerja:
Muldichiam – Kurir Inbound
Tidak masalah di hari Lebaran tetap masuk kerja. Justru saya merasa bangga, apalagi saya asli Betawi tidak mudik, he-he-he. Tapi tetap saja ada rasa rindu juga, merayakan Lebaran bersama keluarga dan bersilaturahmi ke sanak saudara.
Saya sudah beberapa kali Lebaran masuk kerja menggantikan teman yang mudik dan ingin berlebaran di kampung halaman. Saat mengantarkan paket, banyak customer yang selama ini sudah lama saya kenal sedang merayakan Lebaran bersama keluarganya. Mereka menawari saya makanan khas Lebaran, bahkan ada beberapa customer yang membungkus makanan tersebut dan diberikan kepada saya untuk dibawa pulang. Ucapan terima kasih JNE dan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari customer membuat saya bangga dan seolah mengobati kerinduan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Eman Permana – Checker Inbound
Saya bergabung di JNE sudah sejak 2009 silam dan sudah tak terhitung lagi berapa kali masuk kerja di hari Lebaran, termasuk hari Lebaran kemarin. Itu semua demi pengabdian kepada JNE tempat saya belasan tahun mencari nafkah.
Saya perantau asal Sukabumi, Jawa Barat. Untuk mengobati kerinduan saat momen Idul Fitri, terkadang saya melakukan video call dengan orangtua atau sanak saudara yang ada di kampung. Kebetulan masuk kerja di hari Lebaran kemarin agak siangan sedikit, jadi bisa shalat Ied terlebih dahulu dan bersalam-salaman dengan tetangga, termasuk menyantap makan khas Lebaran ketupat dan opor. Alhamdulillah peak season Lebaran tahun ini berjalan lancar dan sukses dengan peningkatan kiriman yang cukup banyak. Semoga JNE ke depanya semakin maju dan berkembang pesat.
Ridwan Tabar – Checker POD
Memang, kumandang suara takbir pada Hari Raya Idul Fitri kemarin dari masjid yang tidak jauh dari JNE HUB Poglar, membuat kerinduan saya akan kampung halaman di Tasikmalaya, Jawa Barat, semakin bertambah.
Meski demikian demi pengabdian kepada JNE, kerinduan tersebut bisa saya pendam dan terus fokus menyortir paket yang akan dikirimkan oleh para kurir di malam takbir ataupun pas hari Lebaran.
Kalau bicara kampung halaman, saya kangen suasana Lebaran di Tasikmalaya termasuk makanan khas seperti opak, wajit, rengginan dan lain sebagainya. Karena saya nggak mudik, biasanya terobati oleh saudara saya yang mudik dan kembali ke Jakarta membawa makanan tersebut. *
Baca juga: Semangat Kebersamaan Warnai Lebaran di JNE