JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Makanan dari Bunga Teratai: Kuliner Unik dari Bunga yang Eksotis

by Penulis JNEWS
22 September 2023
Makanan dari Bunga Teratai
Share on FacebookShare on Twitter

Bunga teratai sering digunakan sebagai tanaman hias karena bentuknya unik dan cantik. Sementara, bagi umat Hindu, bunga ini melambangkan kesucian, dan untuk umat Buddha sebagai simbol kemurnian. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, ternyata bunga ini juga bisa diolah menjadi beragam menu makanan.

Bunga yang hidup di air tenang ini sudah ada sejak zaman Mesir kuno. Bahkan di berbagai bahasa, jenis bunga ini memiliki namanya sendiri seperti water lily di bahasa Inggris dan dalam bahasa Sansekerta disebut bunga padma.

Oleh masyarakat Tionghoa, bunga teratai telah menjadi food culture dan sering dikonsumsi di berbagai perayaan seperti saat tahun baru Tiongkok. Bahkan sejak dulu, bunga ini dijadikan dalam berbagai pengobatan karena memiliki manfaat yang baik bagi tubuh karena mengandung antioksidan tinggi dan mempunyai sifat antiinflamasi dalam melawan peradangan.

Penggunaan Bunga Teratai dalam Kuliner

Bunga teratai memiliki helai daun yang lebar dan bulat. Warnanya pun ada putih dan merah muda. Daun lebar tersebut disanggah oleh tangkai berbentuk bulat dengan diameter 0,5-1 cm dan panjangnya dari 75-150 cm. Permukaan daunnya berlilin dengan warna hijau keputihan di bagian tepi. Sedangkan di bagian tengah agak mencekung dan tulang daun yang tersebar dari pusat daun ke arah tepi berdiameter 30-50 cm.

Bagian-bagian dari bunga ini memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan makanan dengan khasiat tinggi. Mulai dari tangkai bunga diolah menjadi sayur karuh hingga biji menjadi beragam olahan pangan.

Di masyarakat Indonesia sendiri bagian dari bunga ini yang banyak dimanfaatkan untuk pengolahan makanan adalah biji. Begitu juga oleh masyarakat Tionghoa, umumnya mereka menghidangkan makanan khas saat tahun baru Cina dengan menggunakan bahan baku dari biji dan juga akarnya.

Dalam kepercayaan Tionghoa, lotus root melambangkan keberuntungan dan juga keberkahan. Sedangkan bijinya memiliki makna harapan dilimpahi anak laki-laki.

Lantas apa saja kegunaannya dalam kuliner?

1. Sumber Pangan Alternatif

Biji teratai dimanfaatkan untuk digunakan sebagai olahan tepung. Tepung yang dihasilkan dari biji ini dibuat ke dalam beragam kue tradisional seperti dodol, pais, kue cincin, pupudak, dan lain sebagainya.

Di negara lain seperti India dan Filipina, masyarakatnya memanfaatkan tepung biji untuk dijadikan olahan roti. Sedangkan masyarakat Tionghoa menggunakan tepung tersebut untuk diolah menjadi bubur.

Kandungan karbohidrat dalam biji teratai sangat besar yakni 92,35%, pati 3,106%, lemak 0,11%, protein 2,49%, air 4,56% dan abu 0,49%. Melihat kandungan tersebut, wajar jika biji teratai dijadikan sumber pangan alternatif pengganti beras.

2. Diolah Menjadi Sayuran

Kandungan nutrisi baiknya cocok untuk diolah menjadi aneka masakan. Bahkan di Negeri Tirai Bambu, juga sering digunakan sebagai bahan makanan untuk konsumsi sehari-hari.

Tak hanya bisa diolah jadi tepung saja, tetapi bisa juga dikonsumsi sebagai sayuran lebih tepatnya dalam bentuk sup. Ada beragam sup yang menggunakan bahan utama bunga teratai seperti sup asam pedas teratai, sup akar teratai, sup teratai, dan ikan kakap teratai.

Baca juga: Daftar Sup Terenak di Dunia, Indonesia Punya yang Ke-4

3 Resep Unik Bunga Teratai

Makanan dari Bunga Teratai

1. Sup Bunga Teratai

Bahan:

  • 1 kg bunga teratai
  • 1 buah bawang bombay
  • 50 gram butter
  • 1 sdt kaldu ayam
  • 1 sdt biji pala, kayu manis bubuk, garam, dan lada
  • 200 ml air

Cara Membuat:

  1. Rebus bunga teratai ke dalam air mendidih yang sudah diberikan garam secukupnya. Rebus kurang lebih 2-3 menit.
  2. Tumis bawang bombai dengan butter, lalu tambahkan biji pala, masukkan bunga tertai dan tumis sebentar hingga harum.
  3. Masukkan air, lalu tuang kaldu, didihkan kurang lebih 10 menit.
  4. Tuang kayu manis bubuk, garam dan lada. Koreksi rasa.
  5. Matikan kompor, angkat dan sajikan.

2. Tumis Kembang Tahu Teratai Air

Bahan:

  • 1 ikat teratai air
  • 1 siung bawang putih
  • 5 lembar kembang tahu mentah
  • 1 ruas jahe, cincang kasar atau digeprek saja
  • 2 buah cabai diiris memanjang
  • Merica, garam dan kaldu jamur

Cara Membuat:

  1. Potong teratai air kurang lebih seruas jari.
  2. Potong kembang tahu sesuai selera. Rendam di air kurang lebih 10 menit agar tidak keras.
  3. Tumis bawang putih, jahe dan cabe, masukkan kembang tahu dan teratai air.
  4. Masukkan garam, lada, kaldu sesuai selera. Koreksi rasa.
  5. Angkat dan sajikan.

Tip: untuk menu ini tidak perlu lama-lama menumisnya, agar masih terasa renyahnya teratai air.

Makanan dari Bunga Teratai

3. Sayur Bunga Teratai Udang

Bahan:

  • 10 tangkai bunga teratai
  • 200 gr udang, bersihkan
  • 200 ml santan kental
  • 1 siung bawang putih, iris tipis
  • 1 siung bawang merah, iris tipis
  • 1 buah tomat
  • 3 cabai rawit utuh
  • Garam dan kaldu jamur

Bumbu halus:

  • 2 siung bawang putih
  • 4 siung bawang merah
  • 3 cabai merah

Cara Membuat:

  1. Bersihkan tangkai bunga teratai dengan buang kulit ari, bersihkan juga bunga dari kelopak. Rebus kurang lebih 5 menit dengan menambahkan ½ sdm asam jawa.
  2. Tumis bawang merah dan bawang putih yang diiris tipis hingga harum, lalu masukkan bumbu halus. Tumis hingga matang.
  3. Masukkan udang, masak hingga berubah warna.
  4. Masukkan tangkai bunga teratai, tomat dan sedikit air.
  5. Lalu tuangkan santan kental. Aduk-aduk agar santan tidak pecah hingga mendidih.
  6. Masukkan garam, kaldu. Koreksi rasa.
  7. Masak hingga matang.
  8. Angkat dan sajikan.

Baca juga: Resep Autentik Mie Aceh: Mengungkap Rahasia Kombinasi Bumbu dan Cara Memasak yang Tepat

Sajian aneka menu dari bunga teratai memang masih belum populer. Tapi, dengan segudang nutrisi baik di dalamnya, tidak ada salahnya mencoba alternatif bahan dengan menggunakan bunga ini. Apalagi bagi yang hobi membuat kue, tepung dari biji teratai bisa dijadikan alternatif pengganti tepung beras.

Tags: akar bunga terataibiji bunga terataimanfaat bunga terataisup bunga teratai
Share214Tweet134
Next Post
kurir teladan jne tasikmalaya

Kurir Teladan dari Priangan Timur, Cerita Ucu Sopiana

TERKINI

Desa Ketapanrame: Pesona Wisata Alam di Lereng Gunung Welirang

Desa Ketapanrame: Pesona Wisata Alam di Lereng Gunung Welirang

25 March 2026
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Bengkulu Populer

11 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Bengkulu yang Banyak Dicari Wisatawan

25 March 2026
Gubernur DKI Pramono Anung (kanan) saat mengaduk dodol Betawi. Foto: Istimewa

Pemprov DKI Dorong Pengembangan UMKM Dodol Betawi

25 March 2026
Hutan Lindung Wehea: Surga Keanekaragaman Hayati di Kalimantan Timur

Hutan Lindung Wehea: Surga Keanekaragaman Hayati di Kalimantan Timur

25 March 2026
Hj. Nuraini Soeprapto saat open house Hari Raya Idul Fitri di Yatuna tahun lalu.

Doa Untuk Kesembuhan Hj. Nuraini Soeprapto

24 March 2026
direksi jne apresiasi karyawan

Sukses Lewati Peak Season Kiriman Ramadan, Direksi JNE Ajak Karyawan/ti Tidak Berpuas Diri

24 March 2026

POPULER

Mengenal Monyet Makaka Jepang, Si “Snow Monkey”

Mengenal Monyet Makaka Jepang, Si “Snow Monkey” yang Sedang Viral

by Penulis JNEWS
11 March 2026

Resep Takjil Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan

12 Resep Takjil Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan

by Penulis JNEWS
1 March 2026

Tempat Paling Misterius di Dunia yang Belum Ada Penjelasan Ilmiahnya

Daftar Tempat Paling Misterius di Dunia yang Masih Menyimpan Rahasia

by Penulis JNEWS
6 March 2026

Resep Kue Lebaran selain Nastar dan Kastengel

10 Resep Kue Lebaran selain Nastar dan Kastengel

by Penulis JNEWS
10 March 2026

11 Rekomendasi Tempat Bukber di Jakarta yang Populer dan Nyaman

11 Rekomendasi Tempat Bukber di Jakarta yang Populer dan Nyaman

by Penulis JNEWS
3 March 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal