JNEWS – Membahas mie khas Korea sebenarnya selalu menarik karena ragamnya jauh lebih luas dari yang sering terlihat di drama-drama atau restoran populer.
Korea memang dikenal punya tradisi mi yang kuat, dengan bentuk, tekstur, dan cara penyajian yang sangat beragam. Ada mi yang disajikan panas dengan kuah ringan, ada yang pedas menyengat, ada juga mi dingin yang sering jadi andalan saat cuaca panas.
Setiap jenis mi lahir dari kebiasaan makan, kondisi alam, hingga sejarah di daerah asalnya. Itu sebabnya, satu hidangan mi bisa punya karakter yang benar-benar berbeda satu dengan yang lainnya.
Mie Khas Korea, Populer sampai ke Mana-Mana
Artikel ini akan mengajak mengenal berbagai mie khas Korea yang populer sekaligus unik, dari yang sederhana sampai yang terasa “tidak biasa” bagi lidah orang Indonesia. Buat yang penasaran dengan kuliner Korea atau sekadar ingin tahu, info ini penting banget lho. Kita jadi tahu mi mana yang rasanya paling mendekati selera sendiri.
1. Japchae
Japchae adalah mie khas Korea yang terbuat dari dangmyeon, yakni mi yang terbuat dari ubi jalar. Mi ini biasanya ditumis dengan kecap asin, gula, minyak wijen, bawang putih, dan aneka sayuran seperti bayam, wortel, jamur, serta bawang bombay.
Teksturnya kenyal dan agak licin, mirip soun di Indonesia. Saat bumbu sudah meresap, rasanya cenderung manis-gurih dan tidak pedas. Japchae sering disajikan saat acara besar atau hari raya, tapi juga umum sebagai lauk sehari-hari.

2. Bibim Guksu
Bibim guksu adalah mi yang dimasak dengan metode tumis, mirip japchae. Sajiannya tanpa kuah dan diaduk dengan saus pedas-manis berbasis gochujang. Biasanya ditambah irisan mentimun, kol, telur rebus, dan kadang apel atau pir Korea.
Rasanya segar, pedas, sedikit asam, dan manis. Hidangan ini populer saat cuaca panas. Sangat ringan tapi “nendang” di lidah.
Baca juga: 5 Jajan Korea Paling Populer dan Cara Membuatnya di Rumah
3. Jjolmyeon
Jjolmyeon adalah sajian dengan mie khas Korea yang sangat kenyal dan tebal, bahkan lebih kenyal dari mi biasa. Sausnya mirip bibim guksu, tapi biasanya lebih pedas dan asam. Topping-nya melimpah, seperti kol, taoge, mentimun, dan telur. Sensasinya lebih “ramai” dan teksturnya kuat. Banyak orang suka jjolmyeon karena rasanya lebih “medok” khas Korea sehingga bikin nagih.
4. Jjapaguri (Ram-don)
Jjapaguri adalah hidangan modern hasil gabungan dua mi instan populer Korea. Rasanya gurih, agak manis, dan kaya karena saus kacang hitam instan.
Versi rumahan bisa disajikan simpel saja, sementara versi “mewah” dari mie khas Korea satu ini sering ditambah daging sapi. Teksturnya tebal dan mengenyangkan. Hidangan ini makin dikenal luas setelah muncul di film Korea terkenal.

5. Janchi Guksu
Janchi guksu adalah mi kuah ringan yang sering disajikan saat pesta atau perayaan. Kuahnya bening dan gurih, biasanya dibuat dari kaldu ikan teri dan rumput laut. Mi gandumnya lembut dan tipis. Topping-nya sederhana seperti telur dadar iris, zucchini, dan rumput laut. Banyak yang suka karena hidangan ini ringan tapi comforting.
6. Kalguksu
Kalguksu menggunakan mi gandum pipih yang dipotong dengan pisau. Kuahnya bisa dari kaldu ayam, seafood, atau anchovy. Tekstur mi-nya lembut tapi padat.
Mie khas Korea ini biasanya disajikan hangat, dengan porsi yang cukup mengenyangkan. Kalguksu cocok banget dimakan saat musim hujan atau cuaca dingin.
7. Gomguksu
Gomguksu adalah mie khas Korea dengan kuah kaldu tulang sapi yang direbus lama. Kuahnya putih seperti susu, kaya rasa, dan sangat gurih.
Hidangan ini memang cenderung terasa “berat” dibandingkan jenis mi yang lain, sehingga cocok dikonsumsi di saat-saat yang dibutuhkan, misalnya habis sakit dan butuh pemulihan tenaga. Mirip konsepnya dengan seolleongtang, tapi versi mi.
8. Jjamppong
Jjamppong adalah mi kuah pedas dengan isian seafood dan sayuran. Kuahnya merah, pedas, dan beraroma kuat. Pengaruh Tiongkok cukup terasa di hidangan ini. Biasanya porsinya besar dan sangat mengenyangkan. Cocok buat yang suka rasa berani dan pedas.

9. Naengmyeon
Naengmyeon adalah mi dingin khas Korea dengan kuah kaldu dingin atau versi campur saus. Mi-nya panjang, kenyal, dan biasanya dari soba atau ubi jalar. Disajikan dengan es batu, irisan daging, telur, dan pir Korea. Rasanya asam, segar, dan ringan. Hidangan ini banyak dikonsumsi saat musim panas.
10. Makguksu
Makguksu berasal dari daerah Gangwon dan menggunakan mi soba. Biasanya disajikan dingin dengan saus pedas-asam atau kuah ringan. Rasanya lebih earthy karena unsur soba. Hidangan ini sering dipadukan dengan daging panggang.
11. Milmyeon
Milmyeon mirip naengmyeon, tapi mi-nya dari gandum, bukan soba. Hidangan ini khas Busan. Tekstur mi di milmyeon lebih lembut dan mudah dikunyah, sementara kuahnya dingin dan segar. Menariknya, milmyeon lahir dan berkembang karena keterbatasan bahan soba di Korea dulu.
12. Kongguksu
Kongguksu adalah mie khas Korea yang disajikan dengan kuah kedelai yang dihaluskan. Kuahnya putih, kental, dan rasanya gurih, dengan cita rasa kacang yang agak pekat. Mi-nya adalah yang dibuat dari gandum.
Hidangan ini disajikan dingin dan mengenyangkan meski tanpa daging. Cocok untuk yang mencari makanan ringan tapi bergizi.
13. Jatguksu
Jatguksu mirip kongguksu, tapi kuahnya berbasis kacang pinus. Rasanya lebih lembut dan creamy, dengan aroma kacang yang khas. Teksturnya halus dan terasa “mahal”. Hidangan ini tidak terlalu umum dan biasanya dinikmati di daerah tertentu. Tidak terlalu populer juga di Indonesia.

14. Dongchimi Guksu
Dongchimi guksu menggunakan kuah dari kimchi lobak dongchimi yang bening dengan cita rasa asam segar. Disajikan dingin dengan mi tipis, olahan satu ini cita rasanya ringan, segar, dan tidak pedas. Cocok sebagai penetral setelah makan makanan berat.
Baca juga: Eksplorasi Kuliner 5 Makanan Khas Batak serta Tradisi dan Budaya yang Menyertainya
Mengenal mie khas Korea seperti di atas dapat membantu kita melihat bahwa satu bahan sederhana bisa diolah dengan begitu banyak cara dan karakter. Menariknya, tak hanya “memamerkan” kekayaan rasa saja, keragaman hidangan mi di Korea menjadi bukti kayanya kebiasaan makan, musim, dan latar budaya penduduk Negeri Ginseng.
Bagaimana? Mi yang mana yang bikin penasaran pengin mencoba?












