JNEWS – Sebagai pulau besar di Kepulauan Riau, Batam tidak pernah sepi akan kedatangan wisatawan baik lokal dan mancanegara. Selain terkenal sebagai surga belanja barang branded karena berdekatan dengan negara tetangga, Malaysia dan Singapura, berkunjung ke kota ini tidak boleh lupa membeli oleh-oleh khas Batam.
Oleh-oleh dari kota yang memiliki julukan Bandar Dunia Madani ini rata-rata didominasi oleh olahan hasil laut dan camilan berbahan dasar tepung. Tak hanya kuliner saja, Batam memiliki buah tangan berupa barang khas unik dari hewan laut dan hanya ditemukan di kota ini.
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Batam, dari Kue hingga Batik
Selama ini Batam memang dikenal sebagai Kota Industri karena letak geografisnya yang strategis menghubungkan Indonesia dengan beberapa negara tetangga. Industri di kota ini pun berkembang pesat. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum kalau mau membeli barang branded, Kota Batam adalah surganya.
Soal kuliner, Batam terkenal dengan olahan hasil laut yang segar dan memiliki cita rasa khas. Perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa pun terlihat dari ragam menu populer yang menjadi ciri khas kota ini. Sebut saja aneka cake, bingka, sup ikan segar, dan ragam varian mi.
Oleh karena itu, saat menginjakkan kaki di kota ini, tidak boleh melewatkan mencicipi kuliner dan membeli oleh-oleh khas Batam. Lantas apa saja oleh-oleh yang menarik untuk dibeli? Berikut ulasannya.
1. Luti Gendang
Luti gendang adalah camilan tradisional dari Anambas, Riau, dan terkenal di daerah Batam sekitarnya. Camilan berupa roti goreng ini terbuat dari tepung terigu, susu, telur dengan isian abon ikan dan aneka rempah khas Melayu. Roti ini memiliki cita rasa gurih, renyah di luar dan lembut di dalam.
Bentuk camilan ini lonjong dan enak disantap saat masih hangat. Sekilas, luti gendang ini mirip seperti panada dari Sulawesi Utara, hanya bentuknya saja yang berbeda.
Luti gendang populer tak hanya sebagai camilan teman ngopi saja tapi juga sebagai oleh-oleh khas Batam.

2. Bingka Bakar
Bingka (bika) merupakan kudapan tradisional yang bisa ditemui di Sumatra. Di Batam, ada bingka bakar yang terkenal sebagai kudapan di berbagai acara dan kerap dijadikan buah tangan.
Makanan khas Melayu-Riau ini dibuat dengan cara dibakar seperti namanya. Bentuknya menyerupai bunga, berwarna hijau dengan cita rasa manis dominan tapi tidak berlebih dan teksturnya lembut. Seiring perkembangan kuliner di Batam, bingka bakar pun mulai dijual dengan beragam varian rasa yang lebih modern seperti stroberi, moka, kacang, durian, wijen, keju hingga cokelat.
Baca juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Batam, dari Alam sampai Buatan
3. Layer Cake
Jika di Jawa Timur ada Lapis Surabaya yang terkenal, di Batam ada kue sejenis yang terkenal yaitu layer cake. Dari bentuknya layer cake adalah lapis legit tapi memiliki banyak varian rasa. Mulai dari original, pandan, nanas, moka, moccacino, keju pandan hingga menggunakan aneka buah lokal seperti cempedak, markisa, dan nangka.
Layer cake ini sering dijadikan oleh-oleh khas Batam yang populer. Dari sekian banyak merek layer cake, ada dua yang terkenal yakni Batam Layer Cakes dan Lamoist Layers.
4. Otak-Otak
Sebagai kota dengan hasil laut yang melimpah, camilan seperti otak-otak menjadi favorit masyarakat setempat dan wisatawan. Otak-otak terbuat dari ikan tenggiri yang dicampur dengan rempah dan santan kelapa. Lalu dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang hingga matang.
Cita rasa oleh-oleh khas Batam ini gurih dengan sedikit ada rasa pedas. Sedap disantap saat masih hangat, tapi bisa juga dibawa pulang untuk keluarga karena beberapa penjual menyediakan dalam bentuk mentah belum dibakar. Salah satu penjual otak-otak Batam yang legendaris adalah Otak-Otak Warisan Pak Agu yang sudah ada sejak tahun 1988.
5. Kek Pisang Villa
Masih kudapan berbahan dasar tepung dan menjadi oleh-oleh khas Batam, ada Kek Pisang Villa yang terkenal. Kek atau cake terbuat dari pisang yang memiliki varian rasa seperti buah naga, pandan, stroberi, blueberry, black forest, cokelat, kacang hingga keju.
Nama villa di kue ini terinspirasi dari nama daerah di mana kue ini dijual untuk pertama kali. Berawal dari industri rumahan, Kek Villa Pisang kini telah menjadi industri kue yang cukup besar. Kue ini pun selalu dicari oleh wisatawan lokal dan mancanegara tiap berkunjung ke Batam.
6. Kue Batang Buruk
Kue batang buruk adalah kudapan tradisional khas Kepulauan Riau yang kerap disajikan di berbagai acara besar seperti Idulfitri dan Iduladha. Cita rasanya manis, gurih, dan dominan susu, membuat kudapan ini disukai oleh berbagai kalangan.
Camilan ini terbuat dari tepung gandum, tepung beras, dan kelapa, lalu dilumuri susu bubuk atau gula halus. Di zaman dahulu, kue ini kerap disajikan sebagai hidangan untuk acara sebelum pelantikan sultan.
7. Bilis Molen
Mendengar kata molen, pasti yang terlintas di pikiran adalah pisang molen. Camilan favorit masyarakat Indonesia tersebut terbuat dari pisang yang dibungkus dengan adonan pastry lalu digoreng. Namun, di Batam ada molen lain yakni bilis molen.
Bilis molen tidak menggunakan pisang sebagai bahan isian tapi ikan bilis. Di Batam, ikan bilis sangat melimpah, jadi oleh masyarakat setempat dimanfaatkan untuk membuat aneka camilan yang sedap disantap kapan saja. Cara pembuatan bilis molen tidak jauh berbeda dengan pisang molen. Ikan bilis dibungkus dengan adonan kulit pastry, lalu digoreng sehingga renyah bagian luarnya. Cita rasa camilan ini sedikit gurih dan manis.
8. Keripik Gonggong
Selain ikan, Batam juga terkenal penghasil gonggong yang melimpah. Gonggong atau kerang laut terkenal sebagai kuliner khas Batam. Karena jumlahnya yang banyak, gonggong pun dimanfaatkan untuk dijadikan camilan seperti keripik.
Oleh-oleh khas Batam yang renyah ini dibuat dari daging siput laut. Kemudian diolah dengan bumbu rempah gurih, lalu digoreng hingga kering. Soal rasa, tenang saja, tidak amis, gurih, dan kaya akan protein.
9. Kek Buah Naga
Tak hanya kaya akan hasil laut, Batam juga dikenal sebagai kota budidaya buah naga. Pasokan buah naga yang melimpah dari petani lokal, membuat masyarakat setempat kreatif mengolahnya hingga menjadi kek buah naga.
Kek ini terbuat dari tepung dan buah naga yang dicampur hingga menjadi adonan lembut. Biasanya untuk topping ada cokelat dan keju.
10. Teh Bunga Rosella
Beralih ke minuman, oleh-oleh khas Batam yang populer dan wajib dibawa pulang adalah teh rosella. Teh dari bunga rosella ini memiliki wangi yang khas dan memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan.
Teh ini diproses menggunakan cara pengeringan bunga alami sehingga gizi di dalamnya pun masih terjaga. Tidak perlu menambah gula saat menyesap teh ini karena sudah ada rasa asam manis khas bunga rosella. Warna merah dari teh ini pun menambah nilai uniknya.
11. Batik Gonggong Batam
Batik gonggong adalah motif batik khas Batam yang terinspirasi dari ikon biota laut dari kota ini yaitu gonggong. Motif ini melambangkan kekayaan laut Kepulauan Riau dan identitas dari budaya pesisir Melayu.
12. Keripik Kari
Oleh-oleh khas Batam yang satu ini wajib dicicipi. Seperti namanya, keripik ini menggunakan bumbu kari yang kental dan aroma khas yang menggugah selera. Cita rasanya gurih dan sedikit asin khas kari.
Pembuatan keripik kari menggunakan tepung terigu, daun kari, dan ekstrak hasil laut seperti gonggong, sotong, udang, dan habbatus sauda. Keripik ini diolah oleh UMKM lokal dan selalu laris manis diborong wisatawan lokal hingga mancanegara. Beberapa UMKM yang terkenal menjual camilan ini adalah Fartiana dan Gedeko.
13. Kek Durian
Pencinta durian wajib mencicipi kek durian saat berada di Batam. Kue bolu ini berbahan dasar durian sehingga aromanya sangat khas dan cita rasa buah ini sangat pekat. Kek ini dijual dengan beragam topping seperti keju, cokelat, kacang hingga meses.
Kendati berbahan durian, aromanya tidak terlalu menyengat sehingga aman untuk dibawa masuk ke kabin pesawat.
14. Coklat Rocklate
Rocklate adalah camilan kekinian yang menjadi oleh-oleh khas Batam. Kudapan ini berbahan dasar cokelat dan dicampur marshmallow yang lembut. Agar teksturnya lebih kaya rasa, tersedia varian yang dicampur dengan potongan kacang, sehingga sensasi rasanya unik.
15. Miniatur Jembatan Barelang
Jembatan Barelang adalah ikon pariwisata Kota Batam. Jadi, membawa pulang oleh-oleh berupa miniatur jembatan ini bisa untuk hadiah bagi kerabat maupun hiasan di rumah. Kisaran harganya pun relatif terjangkau, mulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000.
16. Kaus T-Obenk
Kaus T-Obenk adalah brand kaus lokal yang populer. Kaos yang mirip Dagadu dari Jogja dan Joger Bali ini terbuat dari bahan premium dan uniknya ada tulisan-tulisan lucu yang berbeda di tiap desainnya. Brand ini berdiri sejak tahun 2010. Dalam perkembangannya, kaus ini makin banyak peminat.
Baca juga: Oleh-Oleh Khas Medan untuk Pencinta Kopi: Temukan Rasa Kopi Terbaik
Oleh-oleh khas Batam bervariasi mulai dari makanan, minuman, batik, kaus hingga miniatur ikon pariwisata. Ragam oleh-oleh tersebut tentunya membuat wisatawan lebih mudah memilih mana yang akan dibeli untuk dijadikan sebagai buah tangan.