Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Karawang untuk Buah Tangan

JNEWS – Karawang sering dikenal sebagai daerah industri dan lumbung padi, tapi urusan makanan dan camilan, daerah ini juga punya cerita sendiri. Kalau kebetulan main ke daerah ini, ada beragam pilihan oleh-oleh khas Karawang yang bisa dijadikan buah tangan.

Dari jajanan tradisional sampai camilan yang lebih kekinian, banyak di antaranya masih dibuat dengan cara sederhana. Jenisnya pun tidak melulu makanan berat, tapi juga camilan ringan yang mudah dibawa dan cocok untuk berbagai situasi.

Jadi, mencari buah tangan dari Karawang tidak harus ribet atau mahal. Tinggal sesuaikan saja dengan selera orang yang akan menerima.

Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Karawang

Sebagian besar oleh-oleh khas Karawang ini punya karakter rasa yang cenderung aman di lidah. Tidak terlalu ekstrem, tidak berlebihan, dan mudah dinikmati oleh berbagai usia. Beberapa jenis bahkan sudah dikenal sejak lama dan masih bertahan sampai sekarang.

Karena itu, tak perlu bingung. Salah satu atau beberapa produk dalam daftar rekomendasi oleh-oleh dari Karawang berikut ini mungkin bisa jadi ide.

Oleh-Oleh Khas Karawang untuk Buah Tangan

1. Bolu Kijing

Bolu kijing termasuk oleh-oleh khas Karawang yang bentuknya unik dan gampang dikenali. Disebut “kijing” karena cetakannya mirip kerang atau perahu kecil, bukan bolu kotak biasa. Teksturnya lembut, tapi tidak terlalu rapuh, jadi aman dibawa bepergian. Rasa manisnya ringan, tidak bikin enek meski dimakan beberapa potong sekaligus.

Bolu ini cocok untuk semua umur, termasuk orang tua. Banyak orang memilih bolu kijing sebagai oleh-oleh karena daya tahannya cukup baik untuk ukuran kue basah.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Karawang yang Cocok untuk Healing di Akhir Pekan

2. Rengginang Ketan

Rengginang ketan adalah camilan kering yang berasal dari beras ketan yang dimasak, dibentuk, lalu dijemur hingga kering sebelum digoreng. Saat digoreng, rengginang akan mengembang dan menghasilkan tekstur renyah yang khas.

Rasanya gurih, dengan aroma ketan yang cukup kuat. Karena bentuknya pipih dan kering, rengginang mudah dikemas dan awet. Karena itu, produk khas ini sering dijadikan oleh-oleh, terutama untuk perjalanan jauh.

3. Kerupuk Gendar

Kerupuk gendar dibuat dari adonan nasi atau tepung beras yang dikukus, lalu dijemur sampai benar-benar kering. Setelah digoreng, teksturnya ringan dan renyah. Rasanya cenderung gurih ringan. Kerupuk gendar enak banget dimakan sebagai pelengkap nasi, tapi sering juga dimakan langsung.

Di Karawang, kerupuk ini cukup mudah ditemukan dan sering dijadikan oleh-oleh karena harganya terjangkau.

4. Kerupuk Bontot

Kerupuk bontot punya karakter yang berbeda dibanding kerupuk gendar. Teksturnya lebih padat, dibuat dari campuran tepung dan bumbu khas, sehingga aromanya lebih kuat saat digoreng.

Kerupuk bontot sering dijadikan lauk pendamping nasi, bukan sekadar camilan. Banyak orang mencari kerupuk bontot sebagai oleh-oleh khas Karawang karena rasanya tidak umum ditemukan di kerupuk pabrikan.

5. Telur Asin Batik

Telur asin batik adalah salah satu oleh-oleh khas Karawang yang paling unik dari segi tampilan. Cangkangnya dihias motif batik, sehingga terlihat menarik.

Proses pengasinannya tetap sama seperti telur asin biasa. Rasa telurnya gurih, dengan kuning telur yang cenderung lebih masir. Telur asin ini sering dipilih sebagai oleh-oleh karena sangat khas dari Karawang.

6. Gandasturi

Gandasturi adalah kue tradisional berbahan dasar kacang hijau yang dihaluskan. Adonannya dibentuk pipih, diisi, lalu digoreng hingga bagian luarnya kecokelatan. Saat digigit, teksturnya lembut di dalam dan sedikit renyah di luar. Rasa manisnya tidak terlalu kuat, lebih ke manis alami dari kacang hijau.

Kue ini disukai karena punya aroma khas yang mengingatkan pada jajanan pasar tempo dulu. Di Karawang, gandasturi sering dijadikan oleh-oleh meski daya tahannya tidak terlalu lama seperti halnya keripik dan kerupuk.

6. Opak Ketan

Opak ketan merupakan camilan tipis yang dibuat dari beras ketan. Proses pembuatannya cukup panjang, mulai dari memasak ketan, mencetak, sampai memanggang atau menjemur. Teksturnya tipis dan renyah, dengan rasa gurih yang ringan. Berbeda dengan kerupuk, opak ketan tidak terlalu berminyak.

Opak ini sering dimakan sebagai teman minum teh atau kopi. Bentuknya pipih, biasanya dikemas rapi kalau mau dibawa sebagai oleh-oleh khas Karawang.

7. Gonjing

Gonjing adalah jajanan tradisional yang sekilas mirip pancong. Teksturnya lembut di bagian tengah dengan pinggiran yang sedikit kering. Rasanya manis gurih, dari campuran tepung dan santan.

Gonjing paling enak dimakan saat masih hangat, tapi tetap bisa dinikmati setelah dingin. Di Karawang, gonjing sering ditemukan di pasar tradisional atau penjual jajanan lokal. Bisa juga duibawa sebagai oleh-oleh untuk perjalanan jarak dekat.

8. Kue Semprong

Kue semprong dikenal sebagai kue tipis yang digulung, dengan tekstur sangat renyah. Rasanya manis ringan, tidak terlalu kuat. Kue ini mudah hancur, tapi sudah sering dijadikan oleh-oleh karena tahan lama. Banyak orang menyukainya sebagai teman minum teh. Kesan klasik dari kue semprong membuatnya tetap relevan sampai sekarang.

9. Tape Singkong

Tape singkong adalah oleh-oleh khas Karawang berupa hasil fermentasi singkong yang rasanya manis sedikit asam. Teksturnya lembut dan basah, dengan aroma khas tape. Selain dimakan langsung, tape juga bisa diolah lagi jadi camilan lain.

Tape dari Karawang banyak disuka karena manisnya pas. Kemasannya sederhana, umumnya ditempatkan dalam kotak anyaman dan dialasi daun pisang.

10. Lumpia Karawang

Lumpia Karawang punya kulit yang tidak terlalu tebal, sehingga tidak mendominasi isi. Lumpia ini bisa digoreng kering atau disajikan dengan sedikit kuah. Sebagai oleh-oleh, ada versi lumpia Karawang yang lebih tahan lama. Rasanya cenderung gurih dengan sentuhan manis ringan.

11. Ali Agrem

Ali agrem adalah kue tradisional berbentuk cincin, mirip donat. Teksturnya renyah di luar, tapi sedikit empuk di dalam. Rasanya manis, dengan aroma gula merah yang khas. Kue ini biasanya digoreng hingga warnanya cokelat keemasan.

Ali agrem sering dijual di pasar atau acara tradisional. Kalau mau, kuliner ini juga bisa dibawa jadi oleh-oleh khas Karawang selain dimakan di tempat.

12. Brownies Durian

Brownies durian adalah versi modern dari oleh-oleh khas Karawang. Tekstur browniesnya lembap, dengan aroma durian yang cukup terasa. Rasa cokelat dan durian berpadu tanpa saling menutupi.

Brownies ini biasanya disukai pencinta durian. Sebagai oleh-oleh, brownies durian memberi alternatif selain jajanan tradisional. Dikemas rapi dan praktis, daya tahannya cukup baik untuk beberapa hari.

13. Serabi Hijau

Serabi hijau dikenal dari warna dan aromanya yang khas. Warna hijau biasanya berasal dari daun  suji. Teksturnya lembut dengan pinggiran yang sedikit kering. Rasanya manis gurih, apalagi jika dimakan hangat.

Serabi ini sering disajikan polos atau dengan kinca. Sama halnya dengan ali agrem ataupun gonjing, kue serabi ini bisa dijadikan buah tangan ke lokasi yang tidak terlalu jauh.

Baca juga: 11 Oleh-Oleh Khas Bekasi yang Unik dan Tempat Terbaik untuk Membelinya

Ragam pilihan oleh-oleh khas Karawang di atas menunjukkan bahwa Kota Jaipongan ini punya sisi kuliner yang beragam, meski sering luput dari perhatian. Dengan gambaran ini, wisatawan yang ingin membeli buah tangan sepulang berkunjung ke kota ini bisa lebih yakin menentukan oleh-oleh yang praktis, aman, dan sesuai tujuan.

Exit mobile version