JNEWS – Palu, ibu kota Sulawesi Tengah terkenal memiliki lanskap alam yang lengkap mulai dari lembah, teluk, sungai, pegunungan dan lautan. Destinasi wisata di kota ini pun didominasi oleh wisata alam. Apabila merencanakan berlibur di kota yang dilewati garis khatulistiwa ini, jangan lupa mencicipi sekaligus membeli ragam oleh-oleh khas Palu.
Dengan lanskap alam yang lengkap dan sering disebut lima dimensi tersebut, Palu menjadi kota yang menarik dikunjungi selain kota-kota besar lainnya di Pulau Sulawesi. Kendati sempat ambruk dihantam tsunami di tahun 2018, Kota Palu perlahan pulih. Bahkan bencana tersebut menyisakan sebuah masjid terapung yang kini kerap dikunjungi sebagai wisata religi.
Daftar Oleh-Oleh Khas Palu, dari Bawang Goreng yang Renyah hingga Kain Sarung Etnik
Berwisata di Palu, tidak boleh melupakan kuliner khas kota ini. Umumnya bahan dasar dari masakan tradisional Palu dari hasil laut, daging, dan sayur. Salah satu yang populer di kalangan pencinta kuliner adalah kaledo. Sup tulang sapi yang dimasak hingga empuk ini memiliki kuah bening dan rasa rempah yang kuat.
Untuk oleh-oleh khas Palu juga masih terbuat dari bahan dasar yang kurang lebih sama dengan masakan tradisionalnya. Selain kuliner, ada juga buah tangan berupa barang yang dihasilkan oleh pengrajin lokal. Berikut ini daftar oleh-oleh dari Kota Mutiara di Khatulistiwa yang bisa dibeli dan dicicipi langsung.
1. Bawang Goreng
Bawang goreng Palu tidak hanya terkenal sebagai pelengkap sajian masakan saja tapi sering dijadikan buah tangan. Berbeda dari bawang goreng pada umumnya, keistimewaan bawang goreng Palu terletak di cita rasa. Jadi, rasa bawang gorengnya sangat khas, yakni gurih, kepingan bawangnya renyah, tidak pahit yang tersisa di lidah dan wanginya tajam.
Oleh-oleh ini bisa bertahan hingga satu tahun dengan penyimpanan yang baik. Umumnya petani bawang di Palu menggunakan jenis bawang batu yang tumbuh subur di Lembah Kota Palu, Kabupaten Sigi dengan kualitas terbaik. Bawang batu ini memiliki kandungan air yang minim.
Baca juga: Danau Poso: Cerita Legenda dan Keindahannya di Bumi Sulawesi Tengah
2. Sambal Ikan Roa
Sambal ikan roa memang terkenal di daratan Pulau Sulawesi. Sambal ini dibuat dengan bahan baku utama ikan roa yang sudah diasap. Proses pembuatannya seperti sambal pada umumnya menggunakan bawang merah, cabai rawit, cabai merah, tomat, dan bawang putih. Sambal ini dimasak hingga berwarna kecoke`latan agar bisa tahan lama.
Biasanya sambal ini dijual dalam berbagai kemasan. Baik itu kemasan stoples plastik maupun plastik kedap udara. Harganya bervariasi menyesuaikan dengan kemasan.
3. Banua Cokelat
Pencinta makanan manis, oleh-oleh khas Palu yang satu ini tidak boleh dilewatkan, Banua Cokelat. Merek cokelat ini hadir sejak tahun 2010 dengan berbagai olahan cokelat yang cocok untuk berbagai suasana.
Menariknya, Banua Cokelat dibuat dari biji kokoa asli Sulawesi Tengah. Merek ini memiliki beberapa varian seperti Sagena Cokelat yang terbuat dari dark chocolate 100%, Sagena cheese dengan 60% kakao, Tabeki varian cabai, Sagena 60% dark chocolate, Cokelat PiyoPiyo, Tabeki Moringa, hingga Tabeki selai kacang.
4. Keripik Pisang Donggala
Pisang selalu menjadi bahan baku favorit pembuatan keripik. Di Palu, ada keripik pisang Donggala yang menggunakan pisang tanduk sebagai bahan utamanya. Keripik ini memiliki cita rasa manis, gurih, dan renyah. Varian lain yang dijual seperti rasa pedas, cokelat hingga keju.
Camilan ini sangat cocok untuk dinikmati selama perjalanan dan buah tangan bagi keluarga, sahabat maupun teman-teman. Harganya pun relatif terjangkau, mulai dari Rp10.000 untuk kemasan 100 gram.
5. Bagea Khas Palu
Bagea terkenal di Maluku, Papua, dan Sulawesi Utara. Camilan tradisional yang satu ini juga bisa ditemukan di Palu. Bahan baku pembuatan bagea khas Palu adalah tepung sagu yang dicampur dengan kacang tanah atau kenari.
Cita rasanya manis, gurih, dan teksturnya padat tapi renyah. Bentuknya bulat pipih atau kotak, berwarna cokelat muda. Untuk harganya mengikuti ukuran kemasan, varian, dan bentuk yang dipilih.
6. Sarung Donggala
Ingin menghadiahkan barang yang akan selalu dikenang dari Kota Palu? Maka, sarung Donggala adalah pilihan terbaik.
Sarung ini terbuat dari tenun Donggala dengan ciri khas motifnya yang unik dan memiliki tekstur halus. Sarung ini dibuat dengan cara tradisional menggunakan alat tenun. Berdasarkan namanya, sarung ini memang dihasilkan oleh masyarakat asli Kabupaten Donggala.
Oleh-oleh khas Palu yang satu ini harganya relatif mahal karena proses pembuatannya yang masih tradisional. Selembar sarung harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

7. Tenun Donggala
Masih dari Kabupaten Donggala, apabila tidak ingin membeli sarung, maka kain tenunnya bisa dijadikan alternatif oleh-oleh. Adapun sentra kerajinan kain tenun Donggala ada di Desa Salubomba, Towale, Watusampu, Limboro, Loli, Wani, Kolakola, Kabonga Kecil, dan daerah lainnya di Kabupaten Donggala.
Kain tenun ini sering digunakan pada saat upacara adat dan dibuat dari bahan sutra alami. Motif dan warnanya pun bervariasi dan dikerjakan menggunakan alat tenun tradisional. Beberapa motif yang terkenal seperti motif bayu bomba (motif bunga), kamboja, motif daun, kombinasi bunga subi, dan bomba, palekat hingga bunga subi dengan corak benang emas.
8. Dodol Palu
Hampir di setiap daerah di Indonesia menghasilkan dodol sebagai camilan tradisional. Di Palu, dodol menjadi oleh-oleh khas yang selalu dicari oleh wisatawan. Bahan dasar pembuatannya yakni gula merah, tepung ketan, dan santan kelapa. Teksturnya yang kental, aroma kelapa kuat membuat dodol Palu cocok disantap di berbagai suasana.
9. Kerajinan Tangan Kayu Hitam
Kerajinan tangan kayu hitam terbuat dari kayu Eboni. Jadi, kayu Eboni adalah flora endemik Sulawesi Tengah dengan ciri khas warna hitam pekat dan tekstur keras. Oleh warga lokal, kayu Eboni ini diolah menjadi berbagai kerajinan tangan.
Ada 5 produk populer yang menggunakan kayu Eboni. Mulai dari gantungan kunci berbentuk hewan, tumbuhan dan dijual dengan harga Rp5.000, lalu ada pajangan kerajinan dekoratif seperti patung, topeng, jam dinding, kotak perhiasan dan tas.
10. Kopi Khas Palu
Kondisi tanah di Palu yang terkenal subur dan iklim yang mendukung, membuat kebun kopi tumbuh subur. Produk kopi khas Palu pun banyak dihasilkan oleh petani lokal dengan cita rasa unik, aroma khas dan tingkat keasaman seimbang.
Salah satu kopi khas Palu yang terkenal adalah Kopi Bintang Harapan yang sudah ada sejak tahun 1981. Bintang Harapan memproduksi kopi dari biji kopi mentah, biji kopi sangrai, dan kopi bubuk.
11. Kacang Goyang
Kacang goyang adalah camilan tradisional khas Sulawesi Utara, tapi di Palu juga ada usaha rumahan yang membuatnya. Camilan ini cukup populer karena perpaduan cita rasa manis dan gurih.
Penamaan goyang di camilan ini menunjukkan proses pembuatan kacang ini yakni digoyang saat gulanya akan dibalur di kacang. Proses ini dilakukan di atas bara api. Hal unik lain dari kacang goyang adalah memiliki tampilan warna-warni.
12. Keripik Buah Naga
Keripik buah naga memang tidak sepopuler keripik pisang. Tapi, bagi yang ingin mencoba keripik cita rasa berbeda, maka keripik buah naga ini patut untuk dibeli.
Di Palu, buah naga sangat melimpah. Oleh karena itu, warga lokal pun memanfaatkannya sebagai bahan dasar pembuatan keripik. Oleh-oleh khas Palu ini tahan lama di suhu ruang, jadi cocok dijadikan buah tangan untuk perjalanan jauh.
13. Olahan Daun Kelor
Daun kelor tumbuh subur di tanah Sulawesi Tengah. Jadi, tidak mengherankan apabila kuliner dari Sulawesi Tengah ada yang menggunakan daun ini sebagai bahan utama. Bahkan, berkat kreativitas warga, lahirlah beragam olahan daun kelor dalam bentuk camilan dan kerap dijadikan oleh-oleh.
Seperti keripik dan tortila daun kelor. Dua produk tersebut diciptakan oleh kumpulan ibu rumah tangga di Kelurahan Talise. Menariknya, produk tersebut dibuat dengan cara manual dan tidak mengandung bahan pengawet.
Baca juga: 14 Pilihan Oleh-Oleh Khas Ternate untuk Keluarga di Rumah
Oleh-oleh khas Palu sangat beragam dan memanfaatkan bahan baku lokal untuk pembuatannya. Membeli oleh-oleh adalah salah satu cara untuk membingkai kenangan perjalanan di kota tersebut.