19 Pilihan Oleh-Oleh Khas Pangandaran untuk Buah Tangan Liburan

JNEWS – Liburan ke pantai rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas Pangandaran untuk keluarga di rumah. Pilihannya cukup beragam, tetapi yang paling menonjol memang produk hasil olahan laut. Wajar saja, karena Pangandaran dikenal sebagai daerah pesisir dengan tangkapan ikan yang melimpah. Selain itu, ada juga camilan tradisional dan hasil bumi yang melengkapi variasinya.

Menariknya, sebagian besar oleh-oleh ini sudah dikemas praktis sehingga aman dibawa dalam perjalanan jauh. Produk kering seperti ikan asin, udang kering, atau kerupuk menjadi favorit karena tahan lama dan mudah disimpan.

Di sisi lain, camilan manis dan buah segar memberi pilihan berbeda bagi yang tidak terlalu menyukai aroma laut. Kombinasi antara hasil laut dan produk lokal inilah yang membuat buah tangan dari Pangandaran terasa khas dan tidak membosankan.

Pilihan Oleh-Oleh Khas Pangandaran

Berikut ini beberapa pilihan oleh-oleh khas Pangandaran yang bisa dipertimbangkan sebelum menentukan mana yang paling cocok dibawa pulang. Daftarnya didominasi oleh produk olahan laut yang menjadi ciri kuat Pangandaran, dan tetap ada camilan dan hasil bumi lokal sebagai pelengkap.

1. Ikan Asin Jambal Roti

Ikan asin jambal roti hampir selalu masuk daftar belanja oleh-oleh khas Pangandaran untuk dibawa pulang. Dagingnya tebal dan aromanya khas. Setelah dimasak, cita rasanya gurih dan bikin tambah nasi.

Sebagai oleh-oleh khas Pangandaran, biasanya sudah dijual dalam kemasan plastik atau vakum sehingga lebih praktis dibawa pulang. Saat memilih, perhatikan warna dagingnya yang cerah dan tidak terlalu kusam. Jika perjalanan cukup jauh, menyimpannya di kulkas setibanya di rumah akan membantu menjaga kualitasnya.

Oleh-Oleh Khas Samarinda Wajib Dibawa Pulang

2. Abon Ikan Tuna

Abon ikan tuna jadi pilihan oleh-oleh khas Pangandaran yang lebih ringan dibanding abon daging. Teksturnya kering dan tidak terlalu berminyak, dengan rasa gurih yang lembut. Praktis untuk stok lauk di rumah atau taburan nasi hangat.

Umumnya abon tuna dikemas dalam botol atau plastik kedap udara sehingga aman selama perjalanan. Sebelum membeli, ada baiknya mengecek tanggal produksinya.

Baca juga: Daftar Oleh-Oleh Khas Bogor yang Selalu Jadi Favorit Wisatawan

3. Ikan Teri

Ikan teri dari kawasan pesisir Pangandaran banyak disukai karena rasanya segar dan tidak terlalu amis. Ukurannya beragam, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masakan di rumah. Produk ini relatif awet selama kering sempurna.

Pilih teri yang tampak bersih dan tidak lembap agar tidak cepat apek. Dengan penyimpanan yang tepat, teri bisa bertahan cukup lama sebagai stok dapur.

4. Udang Kering

Udang kering atau ebi dari Pangandaran memiliki aroma yang lebih kuat dan rasa gurih khas laut. Cocok untuk campuran sambal atau tumisan.

Warnanya pilih yang tampak cerah alami, bukan pucat atau kusam. Karena aromanya cukup tajam, biasanya orang membungkusnya lagi sebelum dimasukkan ke tas. Disimpan dalam wadah tertutup, udang kering bisa tahan lama.

5. Kepiting Soka

Kepiting soka termasuk oleh-oleh yang sedikit lebih premium. Teksturnya lunak sehingga bisa dimakan seluruhnya setelah digoreng. Umumnya dijual dalam kondisi beku atau sudah dibumbui.

Jika ingin membawanya pulang sebagai oleh-oleh khas Pangandaran, pastikan kondisinya benar-benar beku saat dibeli. Untuk perjalanan beberapa jam, penggunaan tas pendingin bisa membantu menjaga kesegarannya.

6. Noga Kelapa Aroma Jahe

Noga kelapa menawarkan perpaduan manis dan hangat dari jahe. Teksturnya renyah dengan rasa legit yang tidak berlebihan. Camilan ini cocok untuk teman minum teh sore. Saat memilih, pastikan teksturnya masih kering dan tidak lengket berlebihan agar tetap nikmat saat sampai di rumah.

7. Noga Suuk

Noga suuk berbahan kacang tanah yang dipadukan gula karamel. Rasanya manis gurih dan cukup mengenyangkan. Potongannya kecil sehingga mudah dibagikan. Pilih yang kacangnya masih utuh dan tidak berbau tengik supaya kualitasnya tetap terjaga meskipun harus dibawa dalam perjalanan jauh.

8. Sale Pisang

Sale pisang punya rasa manis alami dengan tekstur kenyal atau kering, tergantung jenisnya. Versi goreng biasanya lebih renyah di luar dan lembut di dalam.

Oleh-oleh khas Pangandaran satu ini cukup awet dan tidak memerlukan penyimpanan khusus. Sebelum membeli, perhatikan permukaannya agar tidak ada bercak yang menandakan kelembapan berlebih.

9. Keripik Cau

Keripik cau atau keripik pisang menjadi pilihan yang lebih ringan dan renyah dibanding sale. Irisannya tipis dengan rasa manis atau asin. Produk ini mudah dibawa dan jarang bermasalah selama kemasannya rapat. Pastikan keripik tidak melempem agar tetap renyah saat dinikmati.

10. Keripik Pakis

Keripik pakis termasuk camilan unik khas daerah Sunda, termasuk Pangandaran. Rasanya gurih dengan aroma khas daun pakis muda. Teksturnya ringan dan tidak terlalu berminyak. Karena cukup jarang ditemukan di kota besar, camilan ini sering jadi buah tangan yang berbeda dari biasanya. Pastikan produk benar-benar kering agar tidak cepat melempem.

11. Kerupuk Kulit Ikan

Kerupuk kulit ikan memiliki tekstur lebih tebal dan rasa gurih kuat. Cocok untuk camilan atau pelengkap makan. Pilih yang warnanya tidak terlalu gelap agar tidak terasa pahit. Disimpan dalam wadah tertutup, kerupuk ini cukup tahan lama sebagai oleh-oleh khas Pangandaran.

12. Kerupuk Ikan Tenggiri

Berbahan daging ikan tenggiri, kerupuk ini punya rasa gurih yang khas dan lebih padat dibanding kerupuk biasa. Ada yang dijual mentah maupun sudah digoreng. Jika memilih versi mentah, pastikan benar-benar kering agar tidak berjamur saat disimpan.

13. Rengginang Terasi

Rengginang terasi menawarkan perpaduan gurih ketan dengan aroma khas udang fermentasi. Teksturnya tebal dan renyah saat digigit. Camilan ini cukup awet dan cocok untuk stok di rumah. Hindari yang terlalu berminyak agar tidak cepat tengik.

14. Opak Ketan

Opak ketan termasuk camilan tradisional yang cukup dikenal di Pangandaran. Teksturnya tipis, ringan, dan renyah, rasanya gurih. Produk ini merupakan salah satu unggulan dari Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Berbahan dasar ketan yang sudah dikeringkan sempurna sebelum digoreng, opak cukup tahan lama jika disimpan di tempat kering. Pilih yang tidak terlalu banyak patah agar tetap menarik saat disajikan.

15. Jus Honje

Jus honje dibuat dari buah honje atau honje laka yang dihaluskan, lalu disajikan dengan tambahan gula pasir dan es batu. Rasanya segar dengan aroma khas yang sedikit asam dan wangi. Minuman ini cukup unik karena tidak mudah ditemukan di luar daerah.

Di Pangandaran, jus honje sering dijajakan di sekitar area wisata sebagai pelepas dahaga. Secara tradisional, honje diklaim dapat membantu meningkatkan stamina, menurunkan demam, membersihkan lambung, dan membantu menurunkan kolesterol.

Jika ingin membawanya pulang dalam kemasan botol, pastikan segelnya rapat dan perhatikan tanggal produksinya agar kualitasnya tetap terjaga.

16. Petai

Petai banyak dijual di pasar sekitar Pangandaran sebagai hasil bumi lokal. Aromanya kuat dan khas, sehingga biasanya dibungkus rapat sebelum dibawa pulang. Pilih biji yang masih hijau cerah dan tidak keriput agar rasanya tetap segar. Karena termasuk bahan segar, sebaiknya segera diolah dalam beberapa hari setelah dibeli.

17. Sawo

Sawo menjadi pilihan oleh-oleh khas Pangandaran bagi yang ingin membawa hasil kebun lokal. Rasanya manis dan teksturnya lembut saat matang. Pilih yang tidak terlalu lembek saat ditekan dan tidak memiliki memar di kulitnya. Saat dibawa, sebaiknya tidak ditumpuk dengan barang berat agar tidak rusak.

18. Gula Merah

Gula merah dari daerah sekitar Pangandaran memiliki aroma karamel yang kuat. Cocok untuk campuran minuman tradisional atau masakan. Pilih yang padat dan tidak menunjukkan tanda-tanda jamur. Disimpan di tempat kering, gula merah bisa bertahan cukup lama.

19. Terasi Udang

Terasi udang dari Pangandaran cukup terkenal, terutama yang berasal dari daerah Kalipucang. Aromanya kuat dan khas.

Agar tidak mengganggu selama perjalanan kalau ingin dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas Pangandaran, terasi sebaiknya dibungkus tambahan sebelum dimasukkan ke tas. Disimpan di wadah tertutup, produk ini bisa bertahan lama dan tetap mempertahankan aromanya.

Baca juga: 6 Daya Tarik Pantai Pangandaran yang Tetap Memukau dari Dulu Hingga Sekarang

Demikian beberapa pilihan oleh-oleh khas Pangandaran yang bisa dipertimbangkan sebagai buah tangan setelah menikmati liburan di pesisir selatan Jawa Barat. Dengan dominasi produk olahan laut serta camilan dan hasil bumi lokal, pilihannya cukup beragam untuk disesuaikan dengan selera dan kebutuhan.

Exit mobile version