JNEWS – Sebagai kota terbesar keempat di Jawa Timur, Probolinggo memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan mempunyai wisata alam yang memukau. Bagi yang berencana mengunjungi kota ini, rekomendasi oleh-oleh khas Probolinggo menarik untuk diketahui.
Probolinggo merupakan salah satu daerah yang berada di kawasan jalur Pantura. Tak hanya itu saja, dikutip dari website Kabupaten Probolinggo, berdasarkan letak geografisnya, kabupaten ini ada di lereng pegunungan yang membentang dari barat ke timur yaitu Gunung Semeru, Lamongan, Tengger, dan Argopuro.
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Probolinggo yang Terbuat dari Olahan Buah dan Hasil Laut
Kabupaten Probolinggo dikelilingi oleh gunung-gunung besar dan sering dijadikan tujuan pendakian. Salah satunya adalah Gunung Bromo. Selain gunung, di kabupaten ini juga terdapat Sungai Pekalen, Pantai Bentar hingga Pulau Gili Ketapang yang terkenal dengan taman lautnya.
Kondisi geografis inilah yang berpengaruh besar terhadap kuliner khas Probolinggo yang memiliki cita rasa gurih dan kaya akan lauk dari hasil laut. Sebut saja rawon dengan kuah hitam yang kaya rempah, nasi campur dengan lauk pauk lengkap hingga rasa pedas dari soto ayamnya.
Dari kuliner tersebut, lahir juga beragam oleh-oleh khas Probolinggo yang memanfaatkan bahan pangan lokal seperti kentang, hasil laut hingga buah-buahan.
Agar perjalanan ke kota yang terkenal dengan sebutan Kota Mangga lebih berkesan, berikut ini daftar oleh-oleh khas Probolinggo dari kuliner hingga produk lokal.
1. Mangga
Ada alasan kuat mengapa kota ini mendapat julukan Kota Mangga. Jadi, di Probolinggo ada 12 kecamatan yang terkenal sebagai sentra produksi mangga.
Mangga Probolinggo dikenal dengan rasanya yang manis dan segar. Musim mangga dimulai dari bulan Mei sampai Oktober. Di bulan-bulan tersebut, seluruh sudut kota hingga pasar dibanjiri penjual mangga.
Adapun varietas mangga yang dikembangkan di Probolinggo adalah gadung, manalagi, dan arumanis. Khusus varietas arumanis sangat populer dan kerap menjadi incaran para wisatawan. Menariknya lagi, mangga varietas arumanis Probolinggo dipasarkan hingga ke luar negeri seperti Singapura.
Tip membeli mangga di Probolinggo adalah sebaiknya jangan memilih yang sudah matang khususnya jika akan menempuh perjalanan jauh. Karena khawatirnya, tiba di kota tujuan, mangga sudah ada yang busuk. Jangan lupa untuk minta packing rapi agar aman selama perjalanan.
Baca juga: 8 Rekomendasi Tempat Wisata di Probolinggo Favorit Wisatawan

2. Anggur
Selain mangga, Probolinggo juga dikenal sebagai Kota Anggur. Buah ini tumbuh subur di seluruh tanah di Probolinggo. Pemandangan tanaman anggur di pekarangan rumah pun lazim ditemui di kota ini.
Namun, anggur yang dihasilkan di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan merupakan salah satu favorit karena memiliki kualitas terbaik. Adapun jenis anggur yang dikembangkan dengan baik di Probolinggo adalah varietas Prabu Bestari. Varietas ini merupakan hasil pengembangan jenis anggur Probolinggo Super dengan bentuk sedikit lebih besar dan rasa yang lebih manis.
3. Keripik Kentang
Beralih ke kuliner, ada keripik kentang yang banyak dicari sebagai oleh-oleh khas Probolinggo. Keistimewaan keripik kentang ini ada di teksturnya yang renyah dan cita rasa gurih. Dikemas dalam kemasan berbagai ukuran, keripik ini memang cocok dijadikan buah tangan.
Perbedaan keripik kentang Probolinggo dengan yang sering dijumpai di pasaran adalah irisannya yang tipis, berwarna putih susu alami, dan rasa gurih. Proses pembuatannya dimulai dari pemilihan kentang kualitas baik, pengirisan dengan alat potong khusus, perendaman di larutan garam, digoreng dan dikemas.
3. Abon Tongkol
Biasanya bahan baku utama pembuatan abon adalah daging sapi dan ayam, tapi di Probolinggo abonnya menggunakan ikan tongkol.
Abon tongkol Probolinggo bertekstur lembut dan kering. Dengan proses yang cukup lama hingga menjadi kering, abon ini memiliki ketahanan cukup lama di suhu ruang. Varian yang dijual ada original dan pedas.
Beberapa UKM yang menjual abon tongkol di Probolinggo dan terkenal adalah Abon Tongkol Pedas Lily Wien dan Abon Si Tong Tong. Harganya relatif terjangkau mulai dari Rp15.000.
4. Bawang Goreng
Probolinggo terkenal dengan bawang merah dengan ciri khas lebih mengilap dan rasa agak pedas dibandingkan dengan daerah lainnya. Melimpahnya pasokan bawang merah membuat para pelaku UKM menghasilkan sebuah produk turunannya yakni bawang goreng.
Salah satu UKM terkenal yang menjual bawang goreng adalah CV Dua Putri Sholehah dari Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu. UKM ini memiliki produk bawang goreng Hunay dalam bentuk kemasan. Dengan kualitas terbaik, Bawang Goreng Hunay pun berhasil menembus pasar global dan kerap dijadikan oleh-oleh khas Probolinggo.
5. Sirup Pokak
Sirup Pokak adalah minuman herbal khas Probolinggo yang segar dan menyehatkan. Sirup ini lahir dari tangan pelaku UKM rumahan yang menggunakan bahan herbal seperti kayu manis, cengkih, jeruk purut, kapulaga, jahe, dan daun serai sebagai bahan pembuatannya.
Cara pembuatannya tidak jauh berbeda dengan wedang dari Surakarta dan Yogyakarta. Seluruh rempah yang sudah dicuci bersih ditumbuk halus. Khusus jahe, dibakar lalu dipotong kecil-kecil. Semua bahan dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan air secukupnya. Untuk menambah rasa manis, dicampurkan gula jawa atau gula pasir cair.

6. Rengginang Ikan Tenggiri
Rengginang merupakan camilan tradisional renyah dari Jawa Barat. Namun, di Probolinggo, rengginang tersebut dibuat dengan mencampurkan ikan tenggiri segar.
Pembuatan rengginang ini menggunakan beras ketan dan ikan tenggiri lalu diolah dengan bumbu rempah tanpa ada bahan pengawet. Cita rasa camilan ini gurih dan bikin ketagihan. Selain ikan tenggiri, ada juga yang menggunakan ikan jenggelek.
7. Kerupuk Cumi
Hasil laut yang kerap dibuat kerupuk selain ikan adalah cumi. Di Probolinggo, ada banyak UKM lokal yang menjual produk kerupuk cumi ini. Dijual dalam beragam varian ukuran kemasan dan memiliki daya tahan lama, kerupuk ini pun favorit untuk dijadikan oleh-oleh khas Probolinggo.
Camilan ini terbuat dari daging cumi segar, tepung tapioka dan bumbu. Cita rasa yang dihasilkan adalah gurih khas cumi dengan tekstur renyah.
8. Sambal Ebi
Terletak di daerah pesisir, masyarakat setempat begitu kreatif memanfaatkan hasil laut untuk membuat aneka kuliner dan camilan. Adalah sambal ebi (udang kering), kuliner khas Probolinggo yang disukai banyak orang.
Biasanya sambal ini sering disajikan sebagai pendamping lauk. Kini sambal ebi bisa dibawa pulang untuk perjalanan jauh karena sudah tersedia dalam bentuk kemasan stoples plastik berbagai ukuran. Salah satu UKM yang menjual sambal ini adalah Giwang.
9. Sirup Mangga
Melimpahnya produksi buah mangga di Probolinggo, membuat pelaku UKM memanfaatkannya untuk menghasilkan produk turunan seperti sirup mangga.
Sirup ini terbuat dari daging mangga kualitas terbaik, diolah dengan menambahkan air. Tidak ada bahan pengawet dalam proses pembuatannya. Sirup ini memiliki ciri khas yakni aroma mangga segar dan tekstur kental.
Salah satu produk sirup mangga yang terkenal adalah Sirup Mangga Meme Manise. Produk ini menjual sirup mangga dalam ukuran 250 ml dan 500 ml.
10. Olahan Mangrove
Barangkali tidak ada yang menduga kalau mangrove bisa dijadikan berbagai macam olahan camilan hingga minuman. Di Kota Bahari ini, olahan dari mangrove merupakan salah satu oleh-oleh khas Probolinggo yang banyak diburu wisatawan.
Olahan mangrove ini lahir dari tangan kreatif UKM setempat yang berhasil mengembangkan produk dengan bahan dasar mangrove. Mulai dari sirup mangrove, stik mangrove, brownies mangrove, kue tok mangrove hingga aneka kue kering tersedia di Probolinggo. Olahan tersebut dibuat dari tepung mangrove yang berasal dari bunga mangrove.
Keunikan dari olahan mangrove seperti produk sirup, ternyata dibuat dengan menambahkan rasa mangga dan anggur sesuai ciri khas dari Probolinggo. Rasanya lebih manis dan menyegarkan khas buah-buahan tersebut.
11. Prol Tape
Beberapa daerah di Probolinggo dikenal sebagai penghasil tape seperti Bondowoso dan Situbondo. Dengan hasil tape yang melimpah, maka dibuatlah aneka olahannya seperti prol tape yang terkenal.
Pembuatan camilan ini menggunakan tape dan dicampur dengan bahan lain seperti keju, mentega, susu, telur, dan tepung terigu. Prol tape ini memiliki cita rasa manis dan pulen yang menjadi ciri khasnya.
12. Snack Ulat Sutra
Snack ulat sutra adalah camilan ringan dengan bentuk memanjang seperti ulat sutra. Camilan ini terbuat dari campuran tepung ketan, rempah-rempah, telur, dan keju. Cita rasa keju yang gurih sangat dominan di camilan ini sehingga membuatnya banyak disukai oleh berbagai kalangan.

13. Kopi Khas Probolinggo
Dari daerah pegunungan, ada oleh-oleh khas Probolinggo yang tidak boleh dilewatkan yakni kopi. Tepatnya di Kecamatan Krucil yang berada di lereng Gunung Argopuro, ada perkebunan kopi.
Oleh petani kopi lokal, mereka menanam dua varietas unggulan yaitu robusta dan arabika cobra (Columbia Brazil). Produk kopi ini pun dinamakan Kopi Krucil. Kopi dari Probolinggo ini memiliki aroma khas yang tidak didapati di produk kopi daerah lainnya.
14. Keripik Jahe
Jahe, rempah aromatik dengan rasa sedikit pedas dan menyegarkan, oleh masyarakat setempat diolah menjadi keripik. Keripik jahe ini bisa dikatakan sebagai inovasi terbaik oleh UKM lokal Probolinggo karena masih sedikit yang mengadopsi ide ini.
Pembuatan keripik ini menggunakan jenis jahe tua agar menghasilkan rasa dan aroma yang kuat, serta tekstur yang pas untuk digoreng. Setelah dibersihkan, jahe diiris tipis lalu direndam dalam campuran gula dan garam untuk menyeimbangkan rasa pedas alami khas jahe. Kemudian, irisan tersebut dijemur di bawah matahari sampai kering dan sedikit keras, lalu digoreng. Biasanya, keripik yang sudah digoreng ditaburi gula atau dibalut dengan karamel tipis.
Baca juga: Belanja Oleh-Oleh Khas Jember yang Enak, Murah, dan Tahan Lama
Oleh-oleh khas Probolinggo lahir dari kreativitas masyarakat setempat dalam mengolah bahan pangan dan buah menjadi camilan serta minuman kualitas terbaik. Daftar di atas bisa menjadi panduan bagi wisatawan yang bingung mencari buah tangan khas dari Kota Bahari ini.












