JNEWS – Memilih oleh-oleh khas Qatar itu seru karena pilihannya tidak berhenti pada makanan. Ada produk kerajinan dan barang khas Timur Tengah juga yang cocok dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Kurma, cokelat, parfum, sampai berbagai produk untuk rumah tersedia dengan karakter dan kisaran harga yang beragam.
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Qatar

Beberapa oleh-oleh khas Qatar ini punya kaitan erat dengan budaya negeri Arab ini. Ada yang berasal dari tradisi perdagangan lama, kerajinan masyarakat lokal, sampai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Pilihannya pun bisa disesuaikan dengan siapa yang akan menerima buah tangan dan seberapa banyak ruang yang tersedia di koper. Berikut rekomendasi selengkapnya.
1. Kurma Premium
Kurma premium di Qatar tidak hanya menawarkan kualitas buah, tetapi juga kemasan yang dibuat untuk bingkisan. Pilihannya bisa berupa kurma plain dengan tekstur lembut dan juicy, atau filled dates yang diberi isian kacang panggang, kulit jeruk, maupun karamel.
Jenis kurma yang populer di antaranya adalah kurma Medjool. Ukurannya besar, dagingnya tebal, dan teksturnya empuk. Rasanya manis dengan sentuhan karamel sehingga sering dipilih untuk sajian atau bingkisan premium. Selain itu, ada juga kurma Ajwa memiliki warna hitam pekat dengan bagian luar sedikit kenyal dan daging yang lembut.
Untuk kemasan yang lebih eksklusif, ada Qinwan Premium Dates, merek lokal Qatar yang menawarkan kemasan eksklusif seperti Velvet Box dan Brocade Box. Produknya dapat ditemukan di Villaggio Mall dan Gate Mall.
Baca juga: 15 Oleh-Oleh Khas Uni Emirat Arab, dari Kurma hingga Parfum Arab
2. Cokelat Susu Unta
Cokelat susu unta menawarkan pengalaman rasa yang cukup berbeda dari cokelat susu pada umumnya. Campuran susu unta memberi sedikit sentuhan gurih, dengan rasa karamel dan madu yang ikut muncul setelahnya.
Al Nasma adalah salah satu merek pelopor cokelat berbahan susu unta di Qatar. Ada juga beberapa varian dengan rempah khas Arab. Kemasan premium membuatnya cocok dibawa sebagai buah tangan.
3. Madu Sidr
Madu Sidr bisa menjadi pilihan oleh-oleh khas Qatar untuk dibawa pulang. Madu ini berasal dari nektar bunga pohon Sidr yang tumbuh di kawasan tersebut. Teksturnya kental, aromanya kuat, sementara rasa manisnya khas dan tidak terlalu menusuk.
Di Doha tersedia madu Sidr lokal yang dipanen dari peternakan lebah di wilayah utara negara tersebut. Ada pula madu Sidr Maliki Yaman yang didatangkan dari Lembah Wadi Do’an, Yaman.
Salah satu tempat untuk mencari madu Sidr Yaman ialah di Ma’rib Center for Yemeni Honey di Souq Waqif. Toko ini menyediakan berbagai madu asal Yaman dan memungkinkan pembeli mencicipinya sebelum membeli.
4. Wewangian Oud
Oud berasal dari resin pohon gaharu dan memiliki aroma kayu yang pekat, manis, serta tahan lama. Bahan ini banyak digunakan dalam parfum dan minyak wangi Timur Tengah.
Untuk mencari produk oud, Ajmal Perfumes menawarkan koleksi Dehn Al Oud dengan pilihan kualitas dan harga yang beragam. Gerainya dapat ditemukan di beberapa pusat perbelanjaan Doha, termasuk City Center Doha dan kawasan Souq Waqif.
5. Bakhoor dan Mabkhara
Bakhoor dan mabkhara bisa menjadi pasangan oleh-oleh untuk membawa aroma khas rumah Arab. Bakhoor berupa campuran bahan aromatik yang dibakar untuk menghasilkan wangi, sedangkan mabkhara menjadi wadah pembakarannya. Selain digunakan sehari-hari, mabkhara dengan ukiran atau detail logam juga dapat dipajang sebagai dekorasi rumah.
Souq Waqif menjadi salah satu tempat untuk mencari bakhoor dalam jumlah besar serta mabkhara kuningan bergaya tradisional. Sebelum membeli, coba sampel bakhoor dibakar terlebih dahulu agar aromanya bisa dicium langsung.
6. Teko Dallah dan Cangkir Gahwa
Teko Dallah dan cangkir gahwa (Finjan) lekat dengan tradisi penyajian kopi Arab di Qatar. Dallah digunakan untuk menuangkan kopi kepada tamu, sedangkan Finjan berupa cangkir kecil untuk menyajikannya.
Set ini bisa digunakan di rumah sekaligus menjadi dekorasi. Bentuk dan detail ukirannya juga membuatnya menarik sebagai buah tangan.
Oleh-oleh khas Qatar ini bisa didapatkan di Souq Waqif. Ada yang bergaya vintage dengan ukiran yang menonjolkan sisi dekoratifnya. Sementara cangkir Finjan tersedia secara eceran maupun dalam jumlah banyak. Harga sejumlah produk di pasar ini juga masih dapat ditawar.
7. Shisha atau Hookah
Shisha atau hookah lekat dengan budaya bersantai di Qatar dan kerap dijumpai di kafe atau tempat berkumpul di Doha. Bentuknya pun beragam, mulai dari perangkat tradisional dengan ukiran khas Timur Tengah sampai model modern bergaya minimalis.
Sebagai oleh-oleh khas Qatar, satu set shisha dapat dipilih untuk koleksi atau pajangan. Beberapa toko khusus perlengkapan shisha di pusat perbelanjaan seperti Doha Festival City menawarkan model modern dengan material kaca atau serat karbon.
8. Tenun Al-Sadu
Tenun Al-Sadu merupakan kerajinan tekstil tradisional masyarakat Badui di Qatar yang telah masuk daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Motifnya berkaitan dengan kehidupan masyarakat nomaden di kawasan gurun dan banyak menggunakan pola geometris khas.
Secara tradisional, Sadu dibuat menggunakan alat tenun horizontal yang diletakkan di tanah. Benangnya berasal dari bahan alami seperti bulu domba, bulu unta, dan rambut kambing. Hasilnya dapat berupa kain, aksesori, maupun dekorasi rumah.
Untuk mencari produknya, wisatawan bisa datang ke Sadu Center di Katara Cultural Village. Tempat ini menyediakan ruang untuk mengenal kerajinan tersebut sekaligus mencari produk buatan pengrajin lokal.
9. Syal Pashmina dan Abaya
Syal pashmina dan abaya praktis dijadikan buah tangan karena mudah dimasukkan ke dalam koper dan bisa digunakan kembali setelah perjalanan. Pashmina tersedia dalam bahan seperti sutra dan kasmir, sedangkan abaya hadir dalam beragam model dan detail khas busana Timur Tengah.
Di Souq Al-Dira, yang berada di sekitar Souq Waqif, ada deretan toko tekstil dan butik yang menawarkan pashmina, kain sutra, kasmir, serta abaya siap pakai. Beberapa toko juga menjual kain per meter, sehingga pembelian dapat disesuaikan dengan kebutuhan jahit.
10. Perhiasan Emas dan Mutiara
Perhiasan emas dan mutiara menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Qatar yang bernilai tinggi. Negara ini memang memiliki sejarah panjang dalam perdagangan mutiara alami di Teluk Arab, jauh sebelum industri minyak berkembang. Jejak tradisi tersebut masih terlihat di pasar-pasar perhiasan Doha.
Jika ingin berburu perhiasan, tempat terbaiknya ada di Gold Souq, yang berada di kompleks khusus sekitar Souq Waqif. Deretan tokonya menawarkan berbagai perhiasan emas dan mutiara, mulai dari cincin dan gelang hingga kalung dengan desain khas Timur Tengah. Harga emas mengikuti harga pasar yang berlaku, sedangkan biaya pembuatannya dapat berbeda antara satu produk dan toko.
11. Gerabah dan Lampu Mozaik
Gerabah tanah liat dan lampu mozaik dapat menjadi pilihan untuk dibawa pulang juga. Ukuran dan desainnya beragam, sehingga tersedia pilihan untuk pajangan kecil maupun elemen dekorasi ruangan.
Untuk mendapatkannya, Souq Waqif masih jadi tempat terbaik untuk berbelanja. Di bagian dalam pasar terdapat toko-toko dengan koleksi gerabah, lampu mozaik, dan dekorasi rumah. Deretan lampu yang dipajang di depan toko juga menjadi salah satu pemandangan khas area tersebut.
12. Selimut, Karpet, dan Sarung Bantal Bermotif Khas
Selimut, karpet, dan sarung bantal dengan motif khas dapat menjadi buah tangan untuk mempercantik rumah. Salah satu motif yang sering dijumpai ialah Al-Sadu, dengan pola geometris dan perpaduan warna yang identik dengan tradisi tenun masyarakat Badui.
Wisatawan juga bisa berburu beragam karpet, selimut, dan berbagai barang ini di Souq Waqif. Pilihannya mencakup beragam ukuran, desain, bahan, dan harga.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata di Qatar yang Wajib Dikunjungi
Oleh-oleh khas Qatar banyak pilihannya. Kalau hanya ingin membawa pulang satu-dua benda yang benar-benar khas, pilih produk yang punya hubungan kuat dengan Qatar. Seperti mutiara, Al-Sadu, kopi Arab, oud, atau kurma premium.