JNEWS – Tegal, kota yang terletak di jalur Pantura ini terkenal dengan sajian kuliner ala pesisir yang lezat dan disukai banyak orang. Bahkan sebagian besar kuliner tersebut yang berupa camilan, menjadi oleh-oleh khas Tegal yang selalu dicari oleh wisatawan saat berkunjung ke kota dengan julukan Kota Bahari ini.
Letak dari kota ini yang berada di jalur perlintasan Pulau Jawa yang sibuk, membuat Tegal selalu ramai oleh wisatawan dan masyarakat yang singgah lalu melanjutkan kembali perjalanan.
14 Oleh-Oleh Khas Tegal, Bahan Pangan Lokal Menjadi Primadona
Warung Tegal dan logat khas ngapak adalah dua hal yang selalu diingat oleh masyarakat apabila menyebut nama kota ini. Terlebih seiring maraknya warteg yang muncul di seluruh pelosok Indonesia, masyarakat pun mulai terbiasa dengan cita rasa gurih dari kuliner Tegal.
Agar kunjungan ke Kota Bahari semakin lengkap, berikut ini rekomendasi oleh-oleh khas Tegal yang patut dicicipi dan bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.

1. Latopia
Dikutip dari website Visit Jawa Tengah, latopia di Tegal banyak diproduksi oleh masyarakat etnis Tionghoa. Asal usul camilan ini, konon dibawa oleh perantau dan pedagang keturunan yang awalnya dijual di pasar juga toko-toko kecil di kawasan Pecinan Tegal.
Dari bentuknya, memang mirip dengan pia, tapi ada perbedaan mencolok terkait rasa yang membedakan kedua camilan ini. Kalau bakpia, mempunyai tekstur basah dan empuk, sedangkan latopia, tekstur kulit luarnya putih, tebal, lebih kering sehingga renyah saat digigit.
Bahan utama pembuatan latopia cukup sederhana seperti minyak goreng, tepung terigu, vanili untuk bahan kulit, sedangkan untuk isian menggunakan olahan kacang hijau. Tertarik membeli camilan ini, bisa mengunjungi sentra kue latopia di Jalan Paweden, Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal.
Baca juga: 9 Tempat Wisata di Tegal, dari Air Panas hingga Pantai
2. Kacang Bogares
Kacang bogares merupakan oleh-oleh khas Tegal yang banyak diburu oleh wisatawan. Terbuat dari kacang tanah, camilan ini memiliki cita rasa gurih, kaya akan rempah dengan tekstur renyah. Fakta menarik dari camilan ini adalah nama Bogares diambil dari nama Desa Bogares, Pangkah, Tegal yang merupakan desa pertama kali memproduksi kacang ini.
Dalam pembuatan kacang bogares, kacang tanah akan disangrai terlebih dahulu dengan pasir dalam wajan lempung. Hal ini dilakukan agar rasa gurih kacang lebih dominan. Setelah disangrai, kacang tersebut kemudian dicampur dengan bumbu untuk menambah kekayaan rasa.
3. Telur Asin
Telur asin memang mudah ditemui di berbagai daerah, tapi ada yang berbeda dari telur produksi Kota Tegal. Ciri khas telur asin kota Tegal adalah cenderung lebih asin. Menariknya, telur asin ini tersedia dalam berbagai varian seperti telur asin bakar, telur asin panggang, telur asin rebus, dan telur asin bumbu pindang.
Salah satu penjual telur asin yang populer adalah Telur Asin Rasa Sari. Di toko ini, tersedia dalam berbagai paket seperti paket isi 6 dan 10, lalu ada pilihan reguler, super dan premium. Harga telur asin dibanderol mulai dari Rp32.000.
4. Dodol Tegal
Dodol memang selalu menjadi camilan paling banyak diproduksi di tiap daerah, begitu pun di Tegal. Oleh-oleh khas Tegal ini dibuat dengan bahan dasar seperti santan kelapa, gula merah, garam, dan tepung ketan. Cita rasa manis yang dominan dan sedikit gurih, membuat camilan ini cocok disantap di berbagai suasana.
Selain menjual dodol original, dodol khas Tegal juga terkenal dengan campuran buah seperti sirsak yang membuat cita rasanya lebih kompleks tapi tetap lezat.
5. Kue Tempel
Ingin mencari kuliner tradisional yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu? Maka, wajib mencicipi kue tempel.
Kue tempel hadir pertama kali sekitar tahun 1940-an. Di masa tersebut, kue tempel sangat populer dan disukai warga Belanda dan Jepang. Sayangnya, sekarang ini makin sedikit yang membuat kue ini.
Kue ini dibuat dari adonan tepung beras ketan yang kemudian dipanaskan di atas wajan tanpa menggunakan minyak goreng. Di atas adonan tersebut ditaburi gula Jawa halus. Setelah matang, pisang raja kemudian dilumatkan dalam adonan hingga merata. Adonan tersebut kemudian ditutup dengan daun dan dimasak lagi hingga matang.
6. Keripik Tahu
Keripik tahu menjadi salah satu oleh-oleh khas Tegal yang disukai dan kerap dijadikan buah tangan. Kota Tegal populer sebagai sentra penghasil keripik tahu.
Bahan utama dari keripik tahu ini adalah tahu kuning yang lebih padat daripada tahu putih biasa. Kepadatan inilah yang membuat tahu tidak hancur saat dijadikan keripik. Rasa renyah dan tekstur asli yang lembut membuat camilan ini cocok dijadikan pendamping lauk atau bisa disantap kapan saja.
7. Batik Tegal
Pulau Jawa memang terkenal dengan kerajinan kain batik. Di tiap kota pun memiliki motif dan corak khas yang membedakan antar daerah. Di Tegal, motif batik yang terkenal adalah motif flora dan fauna yang menggambarkan keindahan serta kekayaan alam kota ini.
Selain motif flora dan fauna, ada juga motif kontemporer yang dibuat dengan teknik cipratan malam dan memiliki warna cerah. Umumnya motif kontemporer ini terinspirasi dari cerita rakyat Tegal dan dari alam.
8. Kerupuk Antor
Selain keripik, ada juga kerupuk antor yang menjadi oleh-oleh khas Tegal. Hal menarik dari pembuatan kerupuk ini adalah tidak menggunakan minyak goreng. Jadi, penjual menggunakan medium pasir yang bersih untuk membuat kerupuk jadi matang.
Adapun bahan dasar dari kerupuk antor adalah ubi kayu. Prosesnya tidak terlalu rumit, ubi kayu dihaluskan kemudian dipotong tipis-tipis. Setelah itu dijemur sampai kering lalu ‘digoreng’ dengan pasir.
9. Teh Khas Tegal
Pencinta teh wajib mencoba teh khas Tegal yakni Teh Poci. Pokoknya berkunjung ke kota ini tidak afdal kalau tidak minum teh ini.
Dinamakan Teh Poci, karena penyajiannya bukan dengan gelas biasa melainkan teko tanah liat khas Tegal sehingga menambah aroma teh yang lebih harum dan alami. Bahkan di Tegal, ada tradisi nyipok (moci karo ndopok) yang artinya menikmati teh poci sambil santai bersama keluarga atau teman-teman.
10. Poci Tanah Liat
Oleh-oleh khas Tegal tak hanya kuliner dan minuman saja, tapi ada souvenir berupa poci tanah liat. Hampir semua toko oleh-oleh menjual set poci dari tanah liat.
Biasanya, poci ini digunakan sebagai wadah menikmati Teh Poci khas Tegal. Namun, bisa juga untuk dijadikan pajangan rumah khas tradisional yang estetik.
11. Tahu Aci
Selain keripik tahu ada juga tahu aci atau biasa disebut tahu pletok yang merupakan camilan khas dari kota Tegal. Seperti tahu pada umumnya, tapi ada isian aci atau tepung tapioka. Tahu aci ini memiliki tekstur kenyal dan padat. Biasanya tahu ini dinikmati bersama cabai rawit atau sambal kecap.
Memang tahu aci ini sangat cocok disantap saat setelah selesai digoreng, tapi tidak perlu khawatir bagi yang ingin membawanya pulang karena para penjual menyediakan tahu aci vacum yang tahan beberapa hari di perjalanan.
12. Pilus
Tidak banyak yang tahu bahwa pilus merupakan salah satu oleh-oleh khas Tegal. Memiliki bentuk bulat dengan ukuran kecil dan berwarna putih, pilus sering dijadikan pendamping makanan bakso maupun mi goreng atau camilan sepanjang perjalanan.
Pilus terbuat dari tepung kanji, daun kucai, tepung terigu dan bawang putih. Memiliki tekstur renyah dan cita rasa asin, pilus bisa dibeli di pusat oleh-oleh.
13. Kue Kamir
Kue kamir merupakan camilan tradisional Kota Tegal yang dipopulerkan oleh masyarakat keturunan Arab. Sekilas kue ini bentuknya menyerupai kue apem atau serabi, tapi kue kamir lebih tebar dan ukurannya bervariasi.
Ukuran bervariasi ini biasanya tergantung pesanan dari pembeli, tapi umumnya penjual menjual kue kamir ukurang sedang. Bahan pembuatan kue kamir adalah tepung terigu, mentega dan telur, lalu sering juga ditambahkan kelapa maupun cokelat.
Baca juga: 13 Oleh-Oleh Khas Subang yang Terkenal Enak dan Cocok untuk Buah Tangan
14. Olos
Olos adalah camilan ringan yang terbuat dari tepung, bentuknya seperti bola, berukuran kecil, memiliki isian kol dan cabai rawit lalu digoreng. Umumnya pembuatan olos ini menggunakan tepung terigu dan tepung kanji.
Camilan ini mulai terkenal sejak tahun 1995 dan telah mengalami berbagai modifikasi isian. Jadi tidak hanya irisan kol dan cabai tapi ada juga isi ayam suwir, sosis, bakso, telur puyuh, dan keju serta dilengkapi taburan berbagai macam bumbu seperti bumbu balado, keju, dan lain-lain.
Oleh-oleh khas Tegal sangat bervariasi tapi umumnya menggunakan bahan baku tepung. Tapi, menariknya ada camilan yang bisa dikatakan sehat karena menggunakan bahan pangan lokal dan melalui proses sangrai saja bukan digoreng. Pokoknya kalau ke Kota Bahari ini, jangan sampai lewatkan untuk mencicipi dan membeli deretan buah tangan di atas.