JNEWS – Sepanjang tahun 2025 wilayah Sukabumi, khususnya Kabupaten Pelabuhan Ratu, Jawa Barat dilanda beberapa kali bencana, seperti tanah longsor dan banjir. Meski cukup menantang, tahun ini pencapaian JNE di Pelabuhan Ratu cukup baik.
Masuk ke tahun 2026, JNE Pelabuhan Ratu semakin penuh optimisme seiring bangkitnya pariwisata sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat pesisir selatan tersebut. Hal tersebut diutarakan Kepala Cabangnya, Yayat Junayatulloh. “Memasuki tahun 2026 kami optimis bahwa kiriman baik itu inbound (yang masuk ke Pelabuhan Ratu) maupun outbond (yang keluar dari Pelabuhan Ratu) akan kembali naik, karena perekonomian nasional sepertinya juga terus membaik. Dengan perekonomian yang semakin membaik, maka wisatawan kembali memenuhi Pelabuhan Ratu yang efek dominonya terhadap perekonomian di Pelabuhan Ratu sangat signifikan,” ujar Yayat, saat berbincang dengan JNEWS, Selasa (30/12/2025).
Diungkapkannya, mengingat sekarang cuaca sedang tidak bersahabat ditambah ada himbauan dari BMKG, bahwa gelombang akan tinggi, pada libur Natal kemarin jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pelabuhan Ratu agak menurun dibandingkan dengan Natal tahun 2024. Meski demikian dampaknya terhadap kiriman, baik itu inbound maupun outbound tidak terlalu berpengaruh.

“Alhamdulillah, kalau untuk jumlah kiriman JNE di Pelabuhan Ratu stabil. Di sini ada beberapa toko elektronik yang jualan secara online dan pengiriman melalui JNE Pelabuhan Ratu. Di antaranya mesin cuci, TV dan barang elektronik lainnya, mereka puas dengan pelayanan JNE,” terang Yayat.
Stabilnya jumlah kiriman, tambahnya, juga ditopang oleh kiriman barang-barang e-commerce, di mana banyak warga lokal yang sudah terbiasa belanja secara online. Begitu juga para pelaku UMKM sudah sejak lama berjualan online, baik itu melalui medsos maupun platform e-commerce.
Baca juga: Gerak Cepat JNE Surabaya buat Tumbuh di Tahun 2026
“Kalau untuk kiriman inbound sepanjang tahun 2025 didominasi belanjaan online, yang di antaranya pakaian, kosmetik, barang-barang elektronik dan juga yang lainnya. Sedangkan untuk kiriman outbound yang merupakan produk para pelaku UMKM lokal di sini, di antaranya kerajinan gelas mug yang terbuat dari bambu dan diukir, sale pisang dan oleh-oleh lainnya,” jelas Yayat.
Untuk mengejar target dan pertumbuhan di tahun 2026, seluruh tim JNE di Pelabuhan Ratu akan memberikan pelayanan yang sebaik mungkin kepada para pelanggan serta menggarap semua potensi yang ada. “Kami lebih semangat menatap Tahun Baru 2026. Adapun kenaikan target yang diberikan, tentu saja kami optimis nanti akan bisa terpenuhi dengan baik,” tandasnya.
Di Pelabuhan Ratu sendiri manajemen operasionalnya berada di bawah JNE Cabang Utama Sukabumi, dan saat ini mempekerjakan sekitar 34 karyawan dengan area operasional mencakup seluruh wilayah Kabupaten Pelabuhan Ratu yang terdiri dari 6 kecamatan. *