JNEWS – Selepas Lebaran, JNE Cabang Utama Tangerang membidik peningkatan pada kiriman Intracity (kiriman dalam kota). Sebab, sebagai kota satelit dan penyangga Jakarta, perekonomian di kawasan Tangerang Raya terus bertumbuh, sehingga potensi kiriman Intracity cukup besar. Hal ini jelas menjadi peluang bagi JNE Tangerang untuk memaksimalkan kiriman Tangerang to Tangerang tersebut.
Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Cabang Utama JNE Tangerang, Teddy Apriadi, saat ditemui JNEWS. Menurutnya, JNE Tangerang di tahun 2026 diberi kenaikan target revenue cukup besar dari JNE Pusat, sehingga berbagai peluang yang ada harus dimaksimalkan sebaik mungkin.
“Kami dipatok peningkatan target cukup besar di tahun ini. Salah satu yang menjadi fokus adalah kiriman Intracity yang potensinya di wilayah Tangerang Raya cukup besar, terutama di kawasan-kawasan pusat perkonomian baru yang ada di Kabupatan Tangerang,” ujar Teddy.
Teddy menjelaskan, wilayah Tangerang Raya cukup luas yang terdiri dari Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang dengan jumlah penduduk yang juga terus bertambah. “Beberapa tahun terakhir, banyak kawasan perumahan plus pusat perekonomian baru berdiri. Ini menjadi peluang tersendiri di mana kiriman Intracity meningkat,” ucapnya.
“Seluruh tim JNE Tangerang akan bekerja keras agar kiriman Intracity sampai dengan cepat dan tepat waktu sesuai dengan SLA. Biasanya para customer memilih layanan Sameday yang pada hari itu juga sampai,” tambah Teddy.
Selain kiriman Intracity, JNE Tangerang juga akan memperluas kiriman obat dari rumah sakit ke rumah pasien, di mana sampai saat ini sudah menjalin kerja sama dengan 25 rumah sakit.
Baca juga: Ramadan dan Lebaran Dongkrak Kiriman JNE di Region Jawa Barat
“Kerja sama dengan rumah sakit untuk pengiriman obat akan diperluas. Di Tangerang Raya ada sekitar 90 rumah sakit. Bila sekarang baru 25 rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan kami, maka ke depannya optimis rumah sakit-rumah sakit lainnya akan menyusul,” beber Teddy.
UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat juga tak lepas dari bidikannya, di mana selain untuk kiriman retail, sekarang banyak UMKM memerlukan layanan FTL (Full Truckload). FTL adalah pengiriman barang di mana satu truk disewa secara eksklusif oleh satu customer untuk satu tujuan.
“Jelas potensi kiriman FTL seperti dari kawasan-kawasan industri cukup besar. Begitu pun UMKM sekarang ini banyak yang menggunakan layanan FTL selain JTR dan layanan Reguler. Intinya kami optimis dengan program kerja yang sudah dibuat dan potensi serta peluang yang ada di Tangerang Raya untuk kami maksimalkan,” pungkasnya. *
