Pelaku UMKM Sukabumi Andalkan JNE Untuk Kiriman Jelang Lebaran

Tim JNE Regional Jawa Barat dan JNE Sukabumi saat berkunjung ke UMKM kerajinan bambu.

JNEWS – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, lonjakan kiriman terjadi di JNE Cabang Utama Sukabumi, Jawa Barat. Peningkatan kiriman berkisar 20 sampai dengan 40 persen. Pelaku UMKM seperti pembuat kerajinan dari bambu, pembuat kuliner khas lokal turut kecipratan berkah Ramadan karena permintaannya naik cukup tinggi.

Para pelaku UMKM di Sukabumi pada Ramadan tahun ini tampak sumringah. Mereka banyak menerima pesanan dari luar kota setelah melakukan penjualan via online, baik lewat medsos maupun marketplace atau e-commerce. Mereka mengaku sangat terbantu karena urusan pengiriman produk yang mereka hasilkan bisa mengandalkan JNE sebagai perusahaan pengiriman dan logistik terdepan di Indonesia dengan jaringan paling luas di seluruh Nusantara.

Menurut Kepala Cabang Utama JNE Sukabumi, Tri Hery Suprihantono, peningkatan kiriman di JNE Sukabumi sudah terjadi sejak 2 minggu sebelum Lebaran, atau biasanya sudah masuk fase awal terjadinya peak season. Ia memprediksi, kiriman Ramadan-Lebaran tahun ini kenaikannya 20 sampai dengan 40 persen dibandingkan dengan hari normal di luar bulan puasa.

“Sangat bersyukur. Sebenarnya kenaikan volume kiriman sudah terjadi sejak H-7 Ramadan, bahkan kenaikannya lebih dari 40 persen, terutama di area-area di mana banyak online seller,” ujar Tri Hery kepada JNEWS, Rabu (11/3/2026)

Diungkapkan pimpinan cabang yang memulai kariernya sebagai kurir ini, paket yang mendominasi berupa fashion, seperti baju untuk Lebaran, kerudung, gamis dan juga yang lainnya. Selain fashion paket makanan juga tidak kalah banyaknya. Adapun service yang dipilih pelanggan didominasi layanan Reguler dan JTR.

Baca juga: Kiriman Fesyen dan Ritel Dominasi Lonjakan Paket JNE di Ramadan 2026

“Di Sukabumi, momen Ramadan dan Lebaran juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Produk  yang menjadi favorit seperti souvenir bambu, makanan mochi, keripik singkong dan kerupuk katana. Permintaan kuliner khas Sukabumi tersebut selama Ramadan apalagi mendekati Lebaran terus melonjak,” jelasnya.

Kepala Cabang JNE di Sukabumi, Tri Herry Suprihantono

Sementara terkait destinasi tujuan kiriman, yang paling tinggi adalah kota-kota yang ada di Jawa Barat seperti Bandung dan juga wilayah Jabodetabek. “Untuk kiriman intracity dalam wilayah Sukabumi sendiri juga cukup tinggi sampai saat ini,” tambah Tri Hery.

Agar semua potensi yang ada tersebut tergarap dengan maksimal, jauh-jauh hari tim JNE Sukabumi sudah turun ke lapangan melakukan pendekatan kepada para seller seperti seller busana Muslim, hijab, sandal/sepatu, hampers dan kuliner khas Sukabumi. Kemudian melakukan mapping area potensial menjalin kerja sama dengan brand owner.

“Kami juga melakukan monitoring khusus customer major account pada saat peak season oleh team CCC. Kemudian penetrasi agen dengan joint visit, maintenance customer agen dan member JLC. Kemudian aktivasi program/promo, digital canvasing, penetrasi pasar lokal hingga melakukan kegiatan seperti bagi-bagi takjil untuk meningkatkan brand awareness. Kami optimis dengan kerja keras semua tim, peak season kiriman Ramadan – Lebaran 1447 H di JNE Sukabumi akan berlangsung sukses,” Tri Hery mengakhiri. *

 

Exit mobile version