Pemotor Wajib Tahu, Ini Cara Simpel Rawat Jas Hujan Supaya Awet

Nonthaburi: Motion Blurred panning photo of Unidentified name people riding motorcycle in the rain on road at Nonthaburi, Thailand.

Jas hujan menjadi salah satu kebutuhan di musim hujan yang tak bisa dinomorduakan. Sebab, benda ini berfungsi untuk meminimalisir masuknya air yang mengenai bagian tubuh dan pakaian.

Umumnya, jas hujan dibuat dengan warna terang agar memudahkan pemakainya tetap terlihat meski di saat hujan lebat. Karena itu, agar tetap mampu melindungi tubuh dengan maksimal, kamu harusnya merawatnya dengan baik. Supaya jas hujan tidak bocor dan menyebabkan pakaian basah.

Baca juga: Fitur Promosi Berbayar E-Commerce Bantu Pelaku Usaha Kembangkan Bisnis

Berikut cara sederhana merawat jas hujan agar tetap awet dipakai saat musim hujan.

Pilih jas hujan berkualitas tinggi

 

Ada banyak merek jas hujan yang bisa jadi pilihan, mulai dari yang harga murah hingga mahal. Namun, sebaiknya kamu memilih jas hujan dengan kualitas terbaik sebagai prioritas. Sebab, kualitas terbaik menentukan lama atau usia pakainya.

Biasanya jas hujan berkualitas mempunyai pilihan bahan yang elastis, ringan, tidak mudah sobek dan retsleting berkualitas.

Jangan langsung dilipat setelah dipakai

 

Kebanyakan orang langsung melipat jas hujan setelah digunakan. Kemudian jas tersebut disimpan di bagasi sepeda motor. Nah, agar tetap awet, sebaiknya hindari kebiasaan lama ini sebab bisa menyebabkan jas hujan cepat rusak. Di samping itu, memungkinkan bakteri tumbuh dan menyebabkan masalah kulit.

Agar hal tersebut tak terjadi, usai dipakai jas hujan sebaiknya diangin-anginkan dulu sampai kering. Setelah itu, lipat dan simpan di tempat biasa.

Baca juga: Kemnaker Gelar Job Fair di JCC, Ada 22 Ribu Lebih Info Loker

Hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung

 

Menjemur di bawah terik matahari pasti membuat jas hujan cepat kering. Namun, tahukah kalau cara ini malah berisiko sebabkan jas hujan cepat rusak?

Karena paparan sinar matahari dapat merusak elastisitas jas hujan, sehingga serat bahannya rapuh dan mudah sobek.

Seperti langkah sebelumnya, pastikan hujan digantung sambil diangin-anginkan lebih dulu sampai kering.

Jangan simpan terlalu lama di bagasi

 

Saat musim hujan, benda satu ini pasti selalu ada di dalam bagasi motor. Tujuannya agar bisa digunakan saat hujan turun. Namun, agar jas hujan tetap awet, sebaiknya hindari menyimpan terlalu lama di dalam bagasi.

Baca juga:  Mudah Dilakukan, Ini 3 Kunci Jaga Performa Motor

Pasalnya, udara panas di dalam bagasi berpotensi membuat hujan cepat rusak dan sobek. Saat tak digunakan, sebaiknya simpan jas di dalam ruangan dengan suhu normal.

Exit mobile version