JNEWS ONLINE
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2
No Result
View All Result
JNEWS Online
No Result
View All Result
Home Logistik & Kurir

Penataan Ekosistem Logistik Nasional Perlu Kolaborasi Antar Pelaku

by Redaksi JNEWS
22 August 2020
Ekosistem Logistik Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Guna meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu resmi menandatangi Inpres Nomor 5 Tahun 2020 perihal penataan ekosistem logistik nasional. Penataan ini pun dinilai harus dilakukan secara bersama-sama.

Pendapat ini diutarakan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Agung Kuswandono. Pendapat Agung ini merujuk pada sejumlah target Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, salah satunya penurunan biaya logistik.

“Permasalahan terkait penataan ekosistem logistik nasional harus dikerjakan bersama secara holistik. Pengembangan maritim termasuk yang mencakup banyak sektor dalam membangun (keterpaduan logistik di) Indonesia,” ujar Agung dalam keterangan resmi.

Baca Juga: Penting! Kenali 3 Jenis Kemasan Barang Berikut Ini

Salah satu contoh yang dipaparkan oleh Agung terkait pengembangan pelabuhan yang musti terhubung dengan akses jalan, layanan trucking, dan juga adanya fasilitas pendukung, seperti cold storage untuk komoditas pangan.

Bukan cuma itu, pelabuhan dengan manajemen digital yang efektif juga perlu dikembangan untuk operasional yang efisien. Agung pun menilai pelabuhan juga harus memiliki konsep greenport, karena pelabuhan bukan cuma milik industri, tapi juga milik masyarakat di lingkungan sekitarnya.

“Salah satu yang sudah baik dan relatively berstandar internasional ialah Terminal Teluk Lamong yang dikelola Pelindo III (di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya). Jadi memang harus dikerjakan bersama oleh para pelaku bisnis logistik. Tidak bisa sektoral,” imbuhnya.

Kapal dan Kereta Api Tekan Biaya Logistik

kereta api logistik

Senada dengan Agung, Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan, Cris Kuntadi mengatakan jika perlu adanya terobosan yang dilakukan bersama oleh para pemangku kepentingan logistik. Salah satunya adalah dengan menghidupkan kembali atau membangun jalur kereta api sebagai akses ke pelabuhan.

Dengan membangun menggunakan moda kereta api, hal ini bisa mengurangi konsumsi BBM untuk truk, di mana masih menjadi kendaraan yang mendominasi moda angkutan di Indonesia. Cris mengatakan perlu ada perimbangan porsi angkutan logistik di Indonesia.

Baca Juga: Trik Packing Aman Sampai ke Tangan Pembeli

“Saat ini angkutan logistik masih terlalu mengandalkan angkutan jalan (darat) dengan presentase 90,4 persen. Sementara (angkutan) laut hanya 7 persen dan penyeberangan (ferry) hanya 2 persen. Kemudian kereta api malah hanya 0,6 persen,” paparnya.

Hal tersebut menurut Cris menjadi salah satu penyebab tingginya biasa logistik di Tanah Air. Dengan menggunakan angkutan laut, penyeberangan, dan kereta api maka dapat meningkatkan efisiensi, karena kapal dan kereta api menjadi moda angkutan dengan biaya terendah jika dibandingkan dengan kemampuan angkutnya.

“Pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi yang mengatur keterpaduan angkutan multimoda. Mulai dari Peraturan Presiden, Peraturan Pemerintah, hingga Peraturan Menteri Perhubungan. Sehingga diharapkan bisa mendorong partisipasi dan kolaborasi yang lebih selaras dari banyak pihak,” kata Cris Kuntadi.

Baca Juga: Tingkatkan Kepuasan Konsumen dengan Kecepatan Pengiriman Barang

Tags: #jne #connectinghappiness #ekspresekosistem logistik nasionallogistikpengiriman
Share189Tweet118
Next Post
Petugas Gugus Tugas Covid-19 JNE dari Departemen HSE saat melakukan rapid test kepada karyawan JNE

Ksatria dan Srikandi JNE Melakukan Rapid Test Covid-19

TERKINI

Wisata Paralayang Terbaik di Indonesia untuk Pemula hingga Profesional

8 Wisata Paralayang Terbaik di Indonesia untuk Pemula hingga Profesional

3 April 2026
jakarta festive wonders

Transaksi Jakarta Festive Wonders 2026 Tembus Rp 67,5 Triliun

3 April 2026
lebaran tanpa mudik

Kisah-kisah dari Lapangan: Lebaran tanpa Mudik, demi Kiriman Pelanggan

2 April 2026
Naik Paralayang untuk Pemula agar Lebih Nyaman dan Percaya Diri

Tips Naik Paralayang untuk Pemula agar Lebih Nyaman dan Percaya Diri

2 April 2026
tren fashion muslim

Indonesia Jadi Pusat Tren Fashion Muslim Global

2 April 2026
Cara Menghemat Energi yang Sederhana di Tengah Ancaman Krisis

Cara Menghemat Energi yang Sederhana tapi Efektif

2 April 2026

POPULER

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

7 Jenis Bisnis yang Cocok untuk Generasi Sandwich

by Penulis JNEWS
24 March 2026

Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat se-Indonesia

6 Alasan Mengapa Bubur Tinutuan Adalah Menu Sarapan Paling Sehat di Indonesia

by Penulis JNEWS
17 March 2026

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

Candi Kalasan: Candi Buddha dari Abad ke-8 di Yogyakarta dan Sejarahnya

by Penulis JNEWS
13 March 2026

Mengenal Monyet Makaka Jepang, Si “Snow Monkey”

Mengenal Monyet Makaka Jepang, Si “Snow Monkey” yang Sedang Viral

by Penulis JNEWS
11 March 2026

Resep Takjil Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan

12 Resep Takjil Mudah Dibuat dan Cocok untuk Jualan

by Penulis JNEWS
1 March 2026

JNEWS Online

©2020 - Your Trusted Logistic Portal

Navigate Site

  • About
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • JONI
    • Aksi JONI
    • Hobi JONI
    • Inspirasi JONI
    • Lokasi JNE
    • Program JNEWS Online
      • Fun Writing
      • Kuis JNEWS Online
      • Kuis Kalender JNE
    • JLC Race 2025
    • Video
    • E-Rekrutmen
  • Logistik & Kurir
  • Infografik
  • e-Commerce
  • UKM
    • Komunitas
    • Golaborasi 2023
  • Lifestyle
    • Tekno
    • Traveling
  • Liputan Khusus
    • JNE Content Competition
      • Content Competition 2025
      • Content Competition 2023
      • Content Competition 2024
      • Pemenang Content Competition 2023
    • HUT JNE
      • HUT 32 Tahun JNE
      • 33 Tahun
      • 34 Tahun JNE
    • JNE x Slank
    • Cosmo JNE FC
    • Gelitik
    • Pekan Kartini
    • Top Side Banner
    • Side Banner 1
    • Side Banner 2

©2020 - Your Trusted Logistic Portal