JNEWS – Sejak Juni 2026 silam, Mochamad Syahrizal diamanahi tugas sebagai Kepala Cabang Utama JNE Ternate, Maluku Utara. Ia menggantikan pejabat sebelumnya yakni Cristoper. Bagi Syahrizal, yang mulai bergabung di JNE sejak 2016, diamanahi untuk membawa JNE di Kota Ternate tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengirimkan paket merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan yang harus ditunaikan.
“Saya melihat amanah ini sebagai tantangan besar bagi saya pribadi sekaligus kesempatan untuk bisa berbuat lebih baik dan maksimal lagi bagi perusahaan JNE. Tentu, menjadi kepala cabang bukan hanya soal memimpin, tapi bagaimana kita berani mengambil keputusan, membenahi hal-hal yang belum sesuai, dan membawa tim bergerak ke arah yang sama. Bersama semua tim di JNE Ternate, saya akan bekerja keras, melanjutkan apa yang sudah ada dan meningkatkannya agar JNE Ternate terus bisa tumbuh dan berkembang lebih maju lagi,” ungkap Syahrizal.
Sebelum dipercaya menjadi kepala cabang, Syahrizal pernah bertugas di tim operasional dan juga mengepalai tim internat audit. “Ada beberapa hal yang menjadi fokus di JNE Ternate saat ini. Dari sisi operasional, kami ingin memastikan proses kontrol monitoring atas performa pelayanan terhadap customer lebih terukur dan konsisten. Untuk fokus perbaikan operasional ini sebetulnya akan berdampak juga pada penguatan fungsi sales, karena operasional menjadi fondasi untuk memperkuat sales. Sebab ketika SLA, kualitas layanan, dan handling kiriman semakin baik, tim sales punya value yang lebih kuat untuk ditawarkan kepada customer,” sambungnya.
Berbagai strategi telah dilakukan selama Syahrizal menjabat. Di antaranya, membuka rute ke jalur di daratan Halmahera. “Dengan cara ini kualitas SLA menjadi lebih konsisten. Tujuannya agar potensi arus distribusi barang di koridor tersebut bisa kita serap lebih optimal. Dan yang tidak kalah penting juga membangun tim yang lebih solid dan punya sense of ownership. Bagi saya, pertumbuhan tidak cukup hanya dengan mengejar angka. Kita harus tumbuh dengan operasional yang sehat, kontrol yang kuat, dan tim yang mampu mempertahankan hasilnya,” paparnya.
Syahrizal berharap JNE Ternate tidak hanya menjadi perusahaan yang mengirimkan paket, tetapi benar-benar bisa menjadi partner utama dan memberikan solusi untuk para pelanggan dalam distribusi antar pulau. “Dengan karakter geografis kepulauan seperti ini, kita ingin hadir untuk menjawab kebutuhan distribusi masyarakat dan pelaku usaha sekitar, terutama untuk menghubungkan Ternate dengan pulau-pulau dan pusat ekonomi lainnya di wilayah Maluku Utara. Ke depan, kami ingin JNE Ternate punya posisi yang lebih kuat dan terus menjadi pilihan masyarakat maupun para pelaku usaha di Maluku Utara,” pungkas Ksatria yang hobi berenang dan traveling ini. *
Baca juga: Tekad JNE Solo Pertahankan Kinerja Apik di Paruh Pertama Tahun 2026
